Selasa, 10 Juli 2018 - 06:18:45 WIB
DPRD Trenggalek Ingatkan, Pemanfaatan Pasar Rakyat Harus MaksimalKategori: Jawa Timur - Dibaca: 94 kali

Baca Juga:Diduga Korupsi DAK Rp 150 Juta, Kejari Bantaeng Periksa Anak Buah Kr GodengPengerjaan Rehab dan RKB Sejumlah SDN Asal Jadi, Kepsek dan Konsultan Diduga Lakukan KonspirasiPasca Lebaran, Pasar Labuan Dikepung Tumpukan SampahKapolda Sulteng Serahkan Bantuan Banjir Bandang di Lokasi Bencana

Trengggalek, JAYAPOS - Komisi II yang membidangi anggaran dan ekonomi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek, mengingatkan pemerintah daerah sebagai otoritas pengelola serta pemanfaatan anggaran agar pasca direvitalisasi, kegiatan perekonomian Pasar Rakyat Bendorejo Kecamatan Pogalan dan Pasar Rakyat Panggul tidak boleh pasif harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Pasca direvitalisasi, Pasar Rakyat di Bendorejo Pogalan dan di Panggul kegiatan perekonomian tidak boleh pasif harus dimanfaatkan secara maksimal. Walau itu adalah program dari pusat, namun nantinya pihak daerah akan dilibatkan dalam pengelolaanya”, ungkap, Mugianto Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/7).

Berdasarkan pantauan dilapangan, secara fisik bangunan Pasar Bendorejo sudah baik. Namun kegiatan perekonomian masih belum berjalan maksimal. Selain itu beberapa fasilitas pendukung, dirasa masih kurang padahal pasar ini letaknya sangat strategis karena berlokasi di jalur utama yang menghubungkan antara Tulungagung-Trenggalek-Ponorogo. “Misal area parkir yang masih semrawut, belum lagi fasilitas lain yang belum tersentuh,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, Mugianto menambahkan jika sejumlah pedagang juga masih tampak menjajakan dagangannya di pinggir jalan, persis berhimpitan dengan batas trotoar. Sementara di dalam lokasi pasar tidak terlihat aktivitas mencolok. “Harusnya ada petugas yang secara terstruktur dan periodik bisa menertibkan para pedagang di bawah komando kepala pasarnya,” tegasnya.

Politikus Partai Demokrat itu khawatir bila setelah direvitalisasi nantinya kegiatan perekonomian dipasar rakyat tersebut terganggu bahkan semakin tidak tertata, pasalnya dibeberapa bagian pasar kondisinya tidak bertambah baik tapi semrawut. Padahal, semestinya kondisi tersebut tidak boleh terjadi karena bisa mengganggu pengendara lalu-lintas.

“Revitalisasi pasar kan sudah rampung, kemudian ditempati pedagang. Maka dari itu, kami sebagai pengemban amanah rakyat mengingatkan pihak pemerintah dalam hal ini pengelola pasar agar kegiatan perkonomian diatur juga ditata yang baik sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Gus Obeng, panggilan akrab dari Mugianto.

Demikian pula Pasar panggul yang telah digagas menjadi kota satelit dan pusat perdagangan dilintas selatan. Ini harus didorong menjadi pasar yang strategis untuk memberikan peluang wilayah Kabupaten Pacitan sebagai daerah terdekat agar bisa tersambung secara jalur strategis perekonomian.

“Walau masuk di wilayah Jalan Sirip Selatan (JLS) namun wilayah Panggul cukup strategis jika menjadi daya dukung daerah dengan ikon sebagai kota satelit dan pusat perdagangan alternatif, terkait tertumpunya alokasi anggaran dari pusat itu tidak masalah kok. Karena nantinya tetap dikawal dengan anggaran daerah sendiri selama berkesesuaian serta tetap mengacu kepada rencana tata ruang daerah,” pungkas politisi asli Kecamatan Panggul yang berangkat dari daerah pemilihan 3 ini.(HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50562)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (33671)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13806)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13335)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12965)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12215)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8278)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (5787)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5597)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5513)
Bedah JayaposKades Cimanis - Sobang Diduga Korup Dana DesaPandengglang, JAYAPOS - Berawal dari pengaduan warga Desa Cimanis, Kec, Sobang yang tidak mau ...


Proyek Jalan Usaha Tani Senilai Ratusan Juta di Desa Brayung Kecamatan Puri HancurDiduga Ada Konspirasi, Bantuan Hibah Ternak Sapi 2017 MencurigakanCinta Sejati Berakhir di Balik Jeruji, Pelaku Pengeroyokan Malah Tidak Terjamah HukumEmbung Tanpa AirCV. Dewi Lestari Ketapang Diduga Mark-Up Proyek Jalan Usaha TaniPolisi Kecolongan, Ribuan Potong Kayu Log Ilegal lolosAMP Milik PT AKI Disinyalir Tidak Mengantongi Izin
Laporan KhususMasuk DCT, Pande-Iroot Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat MiskinManado, JAYAPOS -  Rasa syukur diungkapkan oleh Steven Pande-iroot salah satu Calon ...


Bulan Dana PMI Banyumas Targetkan 1,25 MRaih WTP 7 Kali, Pemkab OKI: Dampaknya untuk MasyarakatApel Akbar dan Pawai Muharram Terbesar Diikuti Ribuan SantriDanrem 071/Wk Juara 3rd Place "U Grade" IPSC Level III Standard DivisionRibuan Santri Banyumas Ikuti Pawai Taaruf Sambut Tahun BaruDrs Klusen Ketua Timses Kab MelawiSambut Tahun Baru Hijriyah, Bupati Banyumas Tabuh Bedug