Selasa, 10 Juli 2018 - 22:23:24 WIB
Kisruh Konsumen Unit-Unit Toko, Bank Muamalat Disomasi Kategori: Jawa Barat - Dibaca: 227 kali

Baca Juga:Diduga Korupsi DAK Rp 150 Juta, Kejari Bantaeng Periksa Anak Buah Kr GodengPengerjaan Rehab dan RKB Sejumlah SDN Asal Jadi, Kepsek dan Konsultan Diduga Lakukan KonspirasiPasca Lebaran, Pasar Labuan Dikepung Tumpukan SampahKapolda Sulteng Serahkan Bantuan Banjir Bandang di Lokasi Bencana

Bandung,JAYAPOS - Bank Muamalat disomasi konsumen unit-unit toko melalui kuasa hukum Mendez Sinaga, SH. Surat Teguran (Somasi) yang dilayangkan  tanggal 25 Juni 2018  itu berisi agar pihak Bank Muamalat mengembalikan biaya-biaya Titipan Biaya Pajak Pembeli, Biaya Akta Jual Beli (AJB), Biaaaya APHT, Biaaya SKMHT, Biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), dan Biaya Asuransi kepada konsumen.

Dalam keterangan pers tertulisnya yang di terima Jaya Pos (10/7), Mendez menyebut pihak Bank Muamalat sudah melakukan tindak pidana penggelapan uang milik nasabah. Mendez menghimbau masyarakat berhati-hati agar tidak mengalami   pengalaman seperti yang dialami kliennya yang tadinya bermaksud mau berinvestasi malah nengalami kerugian baik secara materil maupun inmateril.

Somasi dilayangkan, kata Mendez, karena telah terjadinya pembatalan jual beli. “Klien saya minta pengembalian sebagian biaya akad yang telah dikeluarkan oleh klien saya, yang mana biaya-biaya tersebut diketahuibelum dipakai karena sertifikat induk belum di splitsing (dipecah/dipisahkan)”, kata Mendez.

Lebih jauh dipaparkan Mendez, sekitar tahun 2013 kliennya membeli unit-unit toko yang dipasarkan oleh PT. Hastuka yang bekerjasama dengan Bank Muamalat. “Programnya bebas uang muka fdan bebas 2 tahun angsuran atau sampai serah terima unit DP, dan dalam program tersebut konsumen dalam hal ini klien saya hanya membayar akad saja”, jelasnya.

Dilanjutkannya, setelah berjalan apa yang dijanjikan PT. Hastuka sebagai developer terkait dari selesainya bangunan, terhambat dan terlebih lagi free angsuran yang dijanjikan selama 2 tahun dan atau dengan unit diserah terimakan, baru dibayarkan sebagian dan selanjutnya terlambat dibayarkan.

“Hal ini membuat klien saya ditagih oleh pihak Namk Muamalat dan mendapatkan Black List (catatan hitam/ BI Checking) oleh semua bank.  Atas hal tersebut aaakhirnya dilakukan mediasi yang difasilitasi dan disetujui oleh pihak bank Muamalat, dengan kesepakatan bahwa unit-ubit tersebut dibatalkan jual-belinya dan developer harus mengambil alih unit-unit/buy back kepada nasabah dan terjadi kesepakatan antara klien saya dengan pihak developer PT. Hastuka wajib   melakukan membeli kembali dan klien saya diwajibkan melakukan pembatalan”, papar Mendez.

Bank Muamalat Cabang Induk Bandung ketika dikonfirmasi Jaya Pos (10/7) tak seorangpun pejabat bersedia memberikan keterangan. Jaya Pos disarankan untuk menghubungi  kuasa hukum Bank Muamalat,  Rohman Hidayat & Partner.

Rohman yang berhasil dikonfirmasi Jayapos di kantornya Lt. 6 Gedung Graha Pos Indonesia, Jl. Banda 30 Bandung (10/7) menyatakan sebagai kuasa hukum bank Muamalat akan menjawab semua akan saya sampaikan bahkan saya sudah bertemu dengan pengacaranya.  “Sebenarnya mediasi juga bukan jalan buntu saya akan memberikan jawaban secara resmi. Silakan upaya formalnya bagaimana rekan-rekan kuasa hukum konsumen itu mungkin mau mengambil langkah-langkah hukum. Kalau pengembalian uang ke konsumen itu diperintahkan oleh PT. Hastuka akan kami bayarkan. Karena semua slip setoran ke bank Muamalat bukan dari nasabah, tapi semuanya dari seseorang yang bernama Santi Melina dan Santi Melina ini adalah orang PT. Hastuka. Ada surat keterangan oleh Dirut PT. Hastuka, Andy Winarto, SE bahwa uang itu milik developer. Kalau ada bukti setoran atas nama nasabah langsung kita akan bayar”, tegas Rohman. @lf

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50354)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13445)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5325)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4815)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3941)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3613)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPenggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPandeglang, JAYAPOS - Hj Murtiningsih SE, mantan Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Mekar Jaya ...


Pungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di TrotoarDishub Labuhanbatu Lakukan Sidak di Empat Dermaga Penyeberangan
Laporan KhususSembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraBanjarnegara, JAYAPOS - Bantuan paket sembako dari Kodim 0704 Banjarnegara yang sebelumnya ...


Peringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 PasegeranBupati Lantik Direktur dan Badan Pengawas PDAM Tirta Bahalap Kuala Kurun