Kamis, 06 September 2012 - 07:23:05 WIB
Proyek Siluman di Dinas PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo Diduga Ada KongkalikongKategori: Jawa Timur - Dibaca: 524 kali

Baca Juga:Sungai Cikamangi Desa Leuweunghapit Siap DikerukDiduga Korupsi DAK Rp 150 Juta, Kejari Bantaeng Periksa Anak Buah Kr GodengPengerjaan Rehab dan RKB Sejumlah SDN Asal Jadi, Kepsek dan Konsultan Diduga Lakukan KonspirasiPasca Lebaran, Pasar Labuan Dikepung Tumpukan Sampah

Sidoarjo, Jaya Pos

Berdasarkan surat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sidoarjo yang dikirim kepada Komnas dan timnya yakni Kelompok Masyarakat Sadar Lingku­ngan (KMSL) bernomor 660/410/404.3.14/2012 merupakan surat tanggapan yang pernah dilayangkan kelompok LSM Komnas.

Intinya menyebutkan bahwa itu merupakan implementasi dari surat Dinas PU Binamarga Kabu­pa­ten Sidoarjo yang menyatakan bahwa sepanjang Jalan Dusun Sim­bang Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono sampai Dusun Luwmung Desa Sarirogo kurang-lebih 800 meter akan diadakan peninggian dan pelebaran jalan pada Tahun Anggaran 2013.

Jadi, pada dasarnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan hanya menyampaikan jawaban dari permintaan LSM Komnas terkait pengajuan penghijauan yang diajukan melalui kelompok KMSL kepada dinas dan instansi terkait, yang menerima surat dari Komnas adalah Bupati Sidoarjo, Inspektorat, Dinas PU Pengairan, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang dan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sidoarjo.

Namun secara tiba-tiba, kini jalan dimaksud telah ditinggikan dan dilebarkan. Menurut Ketua Komnas Suryanto, ini sangat aneh dan tidak masuk akal, proyek yang seharusnya dikerjakan tahun anggaran 2013 ternyata tanpa persetujuan dari pihak terkait telah dikerjakan oleh pihak PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2012. “Ini berarti proyek siluman, tidak jelas dananya bersumber dari mana dan tahun anggaran kapan,” katanya.

Bila mengacu pada surat yang diterima LSM Komnas, tentunya proyek ini patut dicurigai sebagai proyek permainan, sebab, nantinya akan menimbulkan kerugian pada keuangan negara.

Apalagi bila suatu ketika proyek tidak dapat berjalan karena terganjal legalitas, maka itupun akan merugikan kontraktor pelaksana.
Sebagai kontraktor yang hanya menjalankan atau kepanjangan tangan Dinas PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo, lanjut dia, jelas tidak bisa disalahkan. “Yang perlu dipersalahkan dan dimintai pertanggungjawaban adalah Kepala Dinas PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo Sigit,” katanya.

LSM Komnas berencana akan melakukan aksi dengan menggunakan masa kelompok masyarakat sadar lingkungan untuk memprotes pembangunan tersebut, karena menurutnya apabila jalan ditinggikan dan dilebarkan tentu akan mempunyai dampak lingkungan yang harus ditanggung oleh masyarakat di sepanjang jalan tersebut, terutama dampak debu dan banjir, sebab sebelumnya daerah ini kerap dilanda banjir.

Suryanto juga mengkritisi kebijakan pembangunan jalan yang tidak mempertimbangkan analisa mengenai dampak lingkungan. Karena, menurut dia, tujuan membangun adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Akan tetapi, bila tidak mempertimbangkan dampaknya rakyat kecil menjadi korbannya.Zein/Faiz


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59927)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54179)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51773)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15267)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14539)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14350)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14062)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13611)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13464)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9564)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik