Kamis, 06 September 2012 - 07:23:05 WIB
Proyek Siluman di Dinas PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo Diduga Ada KongkalikongKategori: Jawa Timur - Dibaca: 628 kali

Baca Juga:Sungai Cikamangi Desa Leuweunghapit Siap DikerukDiduga Korupsi DAK Rp 150 Juta, Kejari Bantaeng Periksa Anak Buah Kr GodengPengerjaan Rehab dan RKB Sejumlah SDN Asal Jadi, Kepsek dan Konsultan Diduga Lakukan KonspirasiPasca Lebaran, Pasar Labuan Dikepung Tumpukan Sampah

Sidoarjo, Jaya Pos

Berdasarkan surat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sidoarjo yang dikirim kepada Komnas dan timnya yakni Kelompok Masyarakat Sadar Lingku­ngan (KMSL) bernomor 660/410/404.3.14/2012 merupakan surat tanggapan yang pernah dilayangkan kelompok LSM Komnas.

Intinya menyebutkan bahwa itu merupakan implementasi dari surat Dinas PU Binamarga Kabu­pa­ten Sidoarjo yang menyatakan bahwa sepanjang Jalan Dusun Sim­bang Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono sampai Dusun Luwmung Desa Sarirogo kurang-lebih 800 meter akan diadakan peninggian dan pelebaran jalan pada Tahun Anggaran 2013.

Jadi, pada dasarnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan hanya menyampaikan jawaban dari permintaan LSM Komnas terkait pengajuan penghijauan yang diajukan melalui kelompok KMSL kepada dinas dan instansi terkait, yang menerima surat dari Komnas adalah Bupati Sidoarjo, Inspektorat, Dinas PU Pengairan, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang dan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sidoarjo.

Namun secara tiba-tiba, kini jalan dimaksud telah ditinggikan dan dilebarkan. Menurut Ketua Komnas Suryanto, ini sangat aneh dan tidak masuk akal, proyek yang seharusnya dikerjakan tahun anggaran 2013 ternyata tanpa persetujuan dari pihak terkait telah dikerjakan oleh pihak PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2012. “Ini berarti proyek siluman, tidak jelas dananya bersumber dari mana dan tahun anggaran kapan,” katanya.

Bila mengacu pada surat yang diterima LSM Komnas, tentunya proyek ini patut dicurigai sebagai proyek permainan, sebab, nantinya akan menimbulkan kerugian pada keuangan negara.

Apalagi bila suatu ketika proyek tidak dapat berjalan karena terganjal legalitas, maka itupun akan merugikan kontraktor pelaksana.
Sebagai kontraktor yang hanya menjalankan atau kepanjangan tangan Dinas PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo, lanjut dia, jelas tidak bisa disalahkan. “Yang perlu dipersalahkan dan dimintai pertanggungjawaban adalah Kepala Dinas PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo Sigit,” katanya.

LSM Komnas berencana akan melakukan aksi dengan menggunakan masa kelompok masyarakat sadar lingkungan untuk memprotes pembangunan tersebut, karena menurutnya apabila jalan ditinggikan dan dilebarkan tentu akan mempunyai dampak lingkungan yang harus ditanggung oleh masyarakat di sepanjang jalan tersebut, terutama dampak debu dan banjir, sebab sebelumnya daerah ini kerap dilanda banjir.

Suryanto juga mengkritisi kebijakan pembangunan jalan yang tidak mempertimbangkan analisa mengenai dampak lingkungan. Karena, menurut dia, tujuan membangun adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Akan tetapi, bila tidak mempertimbangkan dampaknya rakyat kecil menjadi korbannya.Zein/Faiz


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66450)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16281)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing