Jumat, 10 Agustus 2018 - 05:55:17 WIB
Truk Over Tonase Bebas Keluar Masuk Jalan Lubuk Basung ManinjauKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 143 kali

Baca Juga:Terlibat Kasus Narkoba, Ayahanda Julia Perez Jalani Sidang Perdana Asperator Biro Jasa yang Berbadan HukumKetua BKD Minta Pimpinan Dewan Panggil Anggota KPUDSTKIP Pontianak Pionir Terdepan dalam Prodi Sejarah

Agam, JAYAPOS - Truk berat dengan beban puluhan ton (over tonase) yang membawa pakan ikan, diduga dari Medan melintas di Jalan Raya Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung sampai di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Hal ini sudah berlangsung lama meskipun sudah ada rambu-rambu yang menegaskan soal beban kendaraan yang tidak dapat melintas di jalan tersebut.

Berdasarkan pantauan Jaya Pos di lapangan, rambu-rambu yang bertulis 8 ton dan panjang 9 meter yang dipasang Dinas Perhubungan Kabupaten Agam terbukti tidak efektif, karena setiap hari kendaraan berat yang over tonase melewati jalan tersebut.

Salah seorang masyarakat yang enggan disebut namanya ketika dikonfirmasi Jaya Pos mengatakan, Ia berharap agar instansi terkait lebih peka terhadap truk over tonase yang telah melanggar rambu rambu lalu lintas tersebut. Menurutnya ruas jalan antara Pasar Usang Lubuk Basung dan Pasar Akad kondisinya sudah mulai hancur.

Salah satu faktor yang mengakibatkan kerusakan jalan oleh truk berat yang membawa muatan pakan ikan tersebut dikarenakan lebih dari kemampuan jalan dan ini jelas melangar Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dimana di Pasal 287 ayat 1 disebutkan,

“Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu”.
Jaya Pos akan tetap melakukan kontrol sosial dan memberikan informasi tentang kendaraan yang leluasa melintas tanpa menghiraukan rambu rambu yang ada di pinggir jalan kepada instansi terkait baik Dinas Perhubungan setempat maupun pihak Lantas Polres Agam.

AKP Syafrizal, Kasat Lantas Polres Agam yang diinformasikan soal tersebut melalui whatsappnya, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Yosefriawan yang ditemui di ruangannya (31/7) lalu, ketika dikofirmasi Jaya Pos mengatakan “Kami akan tindak lanjuti laporan tersebut dan akan segera koordinasi dengan pihak Sat Lantas Polres Agam, karena yang berhak menindak nantinya kalau memang terjadi pelanggaran adalah Sat Lantas itu sendiri, “ ujarnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Kabupaten Agam, AKBP Ferry Suwandi S.Ik. yang ditemui di ruangannya (31/7) lalu, mengatakan akan menyampaikan hal ini ke jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Agam, “Kami ucapan terima kasih atas informasi yang diberikan ini,” jawabnya .

Anggota DPRD Kabupaten Agam, Arman J Piliang via ponselnya mengatakan, “Penyebab rambu rambu itu dipasang pasti ada persoalan, kelas jalan tidak sesuai reaksi terjadi kerusakan jalan kalau dibiarkan sama kita membiarkan orang merusak jalan bagi pengusaha biasa membawa over tonase sekarang tidak boleh lagi harus tonase itu diatur oleh pengusaha pakan ikan sendiri,” ujarnya

“Maka, diminta kepada pihak Polres Agam, Satuan Lalulintas bertindak tegas sesuai dengan rambu rambu yang terpasang kalau tidak ditindak untuk apa rambu itu dipasang sesuai hukum yang berlaku jelas itu,” ujarnya  (Tim)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59215)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51052)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19653)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14389)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13835)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13525)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13446)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8844)
Bedah JayaposSidang Putusan di PN BLB, Hanya Dibacakan Dua Orang HakimKab Bandung, Jaya Pos Sidang pembacaan putusan perkara Curanmor terhadap terdakwa Dicky Rahmad yang ...


Diduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanBermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung Jawab
Laporan KhususIlyas Panji Alam Ajak Warga OI Budayakan Gotong-RoyongIndralaya, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengajak warganya membudayakan gotong-royong (goro), ...


Sanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea Bulan