Minggu, 02 September 2018 - 06:22:31 WIB
Wartawan Menuntut KeadilanKategori: Tangerang - Dibaca: 236 kali

Baca Juga:Usut Tuntas Aliran Dana Pungli di SDN PuspitekWarga Kecamatan Sliyeg Mengeluh E-KTP Lama Belum JadiSertifikasi Prona 2012 Wali Nagari Lakitan Utara Lakukan PungliKejaksaan Diminta Segera Periksa Jajaran Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat

Tangerang, JAYAPOS - Dunia pers seharusnya bersuka cita menyambut kebebasannya dalam menuangkan ide, gagasan dalam tulisannya. Namun sebaliknya, pers mendapat tekanan dari pemerintah, tidak ada kebebasan menerbitkan berita miring sekitar pemerintah.

Masa pemerintahan BJ Habibie, Presiden Republik Indonesia ke 3, kebebasan pers terimplementasi dalam bentuk kodifikasi hukum nasional yaitu Undang Undang No 40 tahun 1999 tentang “Pers” khususnya pasal 8, berbunyi: Dalam menjalankan profesinya, wartawan mendapat perlindungan hukum. Pada Bab II mengenai Azas, Fungsi, hak Kewajiban dan Peran Pers diatur dalam pasal 4 yaitu: 1. Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak dan azazi warganegara. 2. Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan/pelarangan penyiaran. 3. Untuk menjamin kemerdekaan pers, Pers Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. 4. Dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan mempunyai hak tolak.

Senada dengan semboyan Kota Tangerang “Akhlakul Kharimah” tercermin adanya Perda Kota Tangerang No 8 tahun 2005 tentang “Pelarangan Pelacuran” diatur dalam Bab II pasal 2, sayangnya tidak dapat menekan penyakit “Aids” dan maraknya” Aborsi”, hanya saja memerlukan biaya tinggi untuk membuat perda tersebut yang digodok DPRD Kota Tangerang dan SatPol PP tidak profesio­nal dalam bekerja entah hal apa yang mempengaruhinya. Bahkan hotel-hotel seharga 80 ribu hingga 300 ribu, terang terangan memberikan izin untuk tempat mesum, maksiat atau hubungan intim tanpa ikatan perkawinan sah dimata agama dan negara.

Seperti di sekitar Jl Grendeng dekat pom bensin Kota Tangerang, seringkali menjadi tempat mangkalnya pelacuran dibawah umur, dewasa maupun tua. Padahal lokasi tersebut tidak jauh dari kediaman/rumah istirahat Walikota Tangerang.

Memulai bincang-bincang dengan Advokat Sakamuli Prentha SH di Pengadilan Negeri Tangerang, terkait atas adanya pemukulan dan pengeroyokan terhadap Iwan Krisman Halawa, wartawan online, kliennya. Awalnya kata Sakamuli, pada Kamis 5 Juli 2018 sekitar pukul 03.00 wib telah terjadi dugaan pemukulan dan pengeroyokan terhadap kliennya.

“Saat itu klien kami sedang meliput terkait maraknya tempat mangkal pelacuran. Tidak beberapa lama, muncul laki-laki bernama Entis dan Hans, yang tanpa kompromi melakukan pemukulan dan penendangan ke arah muka klien kami yang mengakibatkan hidung dan bibir bagian dalam sobek berdarah. Kejadian tersebut disaksikan Hendra Sofian. Hj Ade Sainah, Ica dan CCTV Pom bensin sebagai petunjuk. Setelah 30 menit, selanjut­nya mendatangi Polsek Karawaci, dengan bukti laporan Nomor:LP/B/261/VII/PMJ/Restro Tangerang Kota. Perbuatan tersangka melanggar pasal 170 KUHP,” beber Sakamuli.

Dalam kesempatan itu dirinya menyampaikan te­rimakasih kepada petugas Polsek Karawaci beserta jajarannya atas kesigapan dan reaksi cepat atas laporan klien­nya.

Selain itu, beberapa advokat dari Law Office Sakamuli Prentha & Rekan diantaranya Benemay SH MH, Widia Fice SH, Julkifli SH dan Tonny Simamora SH, yang kesemuanya berkantor di Kebayoran Baru Jakarta Selatan bersedia mendampingi korban apabila ada BAP tambahan, meminta hasil visum dan mengawal kasus ini hingga ke Pengadilan Negeri Tangerang dengan ancam pidana sebe­rat-beratnya. (Togun)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (50809)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50680)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13959)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13442)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13097)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12364)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8447)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7024)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6134)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6026)
Bedah JayaposPungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiBandung, Praktik pungutan liar (pungli) di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Gedebage, Kota ...


Diduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal PasangDiduga Korupsi DD Kades Cimanis Sobang Akan Dipolisikan
Laporan KhususIni Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Depok, Walikota Depok Mohammad Idris menegaskan, tema Hari Pahlawan kali ini adalah ...


Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMDKUA PPAS APBD Kota Padang Panjang Resmi Ditandatangani