Jumat, 14 September 2018 - 05:22:36 WIB
Rabat Jalan Senilai Rp 9,65 M Di Munjungan Diduga BermasalahKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 121 kali

Baca Juga:SDN 4 Kamalu Butuh Bantuan Bangunan PerpustakaanParipurna DPRD, Anggota Dituntut Lebih Bijak dan KritisRehabilitasi Ruang Kelas SDN Tarisi Beraroma KorupsiMasyarakat Galang Resah, PDAM Baru Diperbaiki Malah Mati Total

Trenggalek, JAYAPOS - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek gelar inspeksi mendadak (Sidak) pada salah satu pekerjaan rabat jalan di wilayah Kecamatan Munjungan. Dalam sidak tersebut, ditemukan beberapa catatan dan kejanggalan yang diindikasikan telah menyalahi perencanaan.

Komisi 3 DPRD Kabupaten Trenggalek, melalui Wakil Ketuanya, Mohammad Hadi mengungkapkan, dengan melihat kondisi bangunan di lapangan seperti itu pihaknya menilai bahwa pekerjaan dimaksud masih belum sesuai dengan perencanaan.

Salah satu temuan tersebut adalah campuran material yang dinilai masih kurang sesuai sebagaimana spek yang ada, selain juga masalah pada ketebalan cor atau ketebalan rabatannya. “Untuk material batu koral yang digunakan sebagai campuran cor, berdasarkan temuan sidak di lokasi tersebut masih banyak menggunakan batu polos atau utuh tapi dicampur dengan batu koral belah,” jelas M. Hadi saat dikonfirmasi, Kamis (6/9).

Padahal sesuai spek di perencanaan, batu yang digunakan seharusnya batu koral belah dengan ukuran tertentu. Dan ketebalan cor yang seharusnya dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) 20 cm, di beberapa titik bagian ketebalannya kurang dari itu. “Maka dari itu, Komisi III menekankan agar OPD terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera mengambil langkah tegas. Dengan harapan, kedepannya proses pembangunan bisa sesuai perencanaan yang ada,” tegasnya.

Diketahui bahwa proyek rabat jalan di daerah Nambak, Desa Craken, Kecamatan Munjungan, Trenggalek ini dibangun dengan nilai anggaran sebesar Rp 9,65 Miliar rupiah. “Dalam dokumen lelang LPSE, yang memenangkan tender kegiatan tersebut adalah PT. Ayem Mulya Indah yang menurut informasi masih rekanan dalam lingkar group Triple S, namun dalam pelaksanaannya kami menilai masih banyak kejanggalan karena diduga menyalahi spek perencanaan”, pungkas Politisi PKB asli Kecamatan Munjungan tersebut.

Lelang dimenangkan oleh PT. Ayem Mulya Indah dengan nominal Rp.9.652.182.044,23. Sedangkan HPS pekerjaan ini sebesar Rp.9.658.594.411,78. Dimana PT Ayem Mulya Indah, dimenangkan oleh panitia lelang dengan nilai penawaran tertinggi dibanding nominal yang ditawarkan rekanan lain yang turun 0.009%. (HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59089)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50946)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14252)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13814)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13718)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13398)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13352)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12701)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8737)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8257)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani