Jumat, 14 September 2018 - 05:22:36 WIB
Rabat Jalan Senilai Rp 9,65 M Di Munjungan Diduga BermasalahKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 183 kali

Baca Juga:SDN 4 Kamalu Butuh Bantuan Bangunan PerpustakaanParipurna DPRD, Anggota Dituntut Lebih Bijak dan KritisRehabilitasi Ruang Kelas SDN Tarisi Beraroma KorupsiMasyarakat Galang Resah, PDAM Baru Diperbaiki Malah Mati Total

Trenggalek, JAYAPOS - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek gelar inspeksi mendadak (Sidak) pada salah satu pekerjaan rabat jalan di wilayah Kecamatan Munjungan. Dalam sidak tersebut, ditemukan beberapa catatan dan kejanggalan yang diindikasikan telah menyalahi perencanaan.

Komisi 3 DPRD Kabupaten Trenggalek, melalui Wakil Ketuanya, Mohammad Hadi mengungkapkan, dengan melihat kondisi bangunan di lapangan seperti itu pihaknya menilai bahwa pekerjaan dimaksud masih belum sesuai dengan perencanaan.

Salah satu temuan tersebut adalah campuran material yang dinilai masih kurang sesuai sebagaimana spek yang ada, selain juga masalah pada ketebalan cor atau ketebalan rabatannya. “Untuk material batu koral yang digunakan sebagai campuran cor, berdasarkan temuan sidak di lokasi tersebut masih banyak menggunakan batu polos atau utuh tapi dicampur dengan batu koral belah,” jelas M. Hadi saat dikonfirmasi, Kamis (6/9).

Padahal sesuai spek di perencanaan, batu yang digunakan seharusnya batu koral belah dengan ukuran tertentu. Dan ketebalan cor yang seharusnya dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) 20 cm, di beberapa titik bagian ketebalannya kurang dari itu. “Maka dari itu, Komisi III menekankan agar OPD terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera mengambil langkah tegas. Dengan harapan, kedepannya proses pembangunan bisa sesuai perencanaan yang ada,” tegasnya.

Diketahui bahwa proyek rabat jalan di daerah Nambak, Desa Craken, Kecamatan Munjungan, Trenggalek ini dibangun dengan nilai anggaran sebesar Rp 9,65 Miliar rupiah. “Dalam dokumen lelang LPSE, yang memenangkan tender kegiatan tersebut adalah PT. Ayem Mulya Indah yang menurut informasi masih rekanan dalam lingkar group Triple S, namun dalam pelaksanaannya kami menilai masih banyak kejanggalan karena diduga menyalahi spek perencanaan”, pungkas Politisi PKB asli Kecamatan Munjungan tersebut.

Lelang dimenangkan oleh PT. Ayem Mulya Indah dengan nominal Rp.9.652.182.044,23. Sedangkan HPS pekerjaan ini sebesar Rp.9.658.594.411,78. Dimana PT Ayem Mulya Indah, dimenangkan oleh panitia lelang dengan nilai penawaran tertinggi dibanding nominal yang ditawarkan rekanan lain yang turun 0.009%. (HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59645)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51490)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49331)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14073)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13804)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11848)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9273)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres