Rabu, 12 September 2012 - 06:52:06 WIB
Polres Labuhan Batu Tangkap 10 Orang Imigran GelapKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 447 kali

Baca Juga:HUT HARIAN JAYA POS KE-VSDN 4 Kamalu Butuh Bantuan Bangunan PerpustakaanParipurna DPRD, Anggota Dituntut Lebih Bijak dan KritisRehabilitasi Ruang Kelas SDN Tarisi Beraroma Korupsi

Rantauprapat, Jaya Pos

Satuan Patroli Polres Labuhan Batu mengejar mobil jenis kijang dengan nomor polisi BK 1012 LQ. Menurut petugas, gerak-gerik mobil tersebut sangat mencurigakan dan Polisi Satuan Patroli berhasil menghentikan mobil kijang tersebut.

Ternyata, mobil tersebut membawa penumpang 10 orang warga Negara Myanmar yang tidak mempunyai dokumen dari kantor imigrasi. Satuan Patroli Polres Labuhan Batu membawa mobil beserta penumpangnya ke Mapolres Labuhanbatu untuk diminta keterangan di Unit Intelkam.

Dari hasil pemeriksaan petugas, supir yang membawa mobil BK 1012 LQ adalah warga Negara Indonesia yakni Suria Bakti Siagian dan seorang temanya sebagai penunjuk jalan yaitu warga Tanjung Balai, dan 10 orang warga Myanmar yang tidak memiliki dokumen dari kantor imigrasi terdiri dari 3 orang laki-laki dewasa, 3 orang perempuan dewasa dan 4 orang anak-anak.

Menurut Suria Bakti Siagian, sang supir, penumpanganya didapat dari agen mobil rental di Tanjung Balai yang minta diantar ke Jambi dengan sewa kendaraan Rp 2,5 juta.

Suria Bakti mengaku tidak menaruh curiga kalau penumpang yang dibawanya tersebut adalah imigran gelap dari Myanmar, dan dalam perjalanan, penumpang yang dibawanya tidak ada yang bercerita, hanya salah satu dari mereka bisa berbahasa Malaysia campur-campur.

Menurut Muhammad Elias Bin Nuhanot, salah satu warga Negara Myanmar yang mengerti sedikit bahasa Malaysia kepada Jaya Pos menyampaikan bahwa mereka tidak mempunyai dokumen imigrasi masuk ke Indonesia, karena mereka lari dari Myanmar guna menyelamatkan diri karena di negara itu terjadi pembantaian terhadap umat Islam Myanmar Ruhingya.

Masih menurut keterangan imigran, mereka lari dari Myanmar ke Malaysia dan dari Malaysia menyewa kapal kayu ke Indonesia (Tanjung Balai) lalu menuju Jambi, karena disana ada agen penapungan bagi mereka.

Ketika ditanya kenapa warga Myanmar tersebut memilih Negara Indonesia menjadi tujuan mereka, menurut Elias bahwa Indonesia merupakan tempat aman bagi mereka.

Sementara selama berada di Mapolres Labuhanbatu, mereka diperlakukan baik oleh aparat kepolisian, misalnya dalam hal menyediakan makanan untuk mereka. “Kami tidak mau lagi pulang ke Myanmar karena takut dibunuh oleh tentara Burma,” katanya.AT


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59556)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51413)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43427)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14903)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14179)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14004)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13741)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13201)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11022)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9180)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado