Rabu, 12 September 2012 - 06:52:06 WIB
Polres Labuhan Batu Tangkap 10 Orang Imigran GelapKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 495 kali

Baca Juga:HUT HARIAN JAYA POS KE-VSDN 4 Kamalu Butuh Bantuan Bangunan PerpustakaanParipurna DPRD, Anggota Dituntut Lebih Bijak dan KritisRehabilitasi Ruang Kelas SDN Tarisi Beraroma Korupsi

Rantauprapat, Jaya Pos

Satuan Patroli Polres Labuhan Batu mengejar mobil jenis kijang dengan nomor polisi BK 1012 LQ. Menurut petugas, gerak-gerik mobil tersebut sangat mencurigakan dan Polisi Satuan Patroli berhasil menghentikan mobil kijang tersebut.

Ternyata, mobil tersebut membawa penumpang 10 orang warga Negara Myanmar yang tidak mempunyai dokumen dari kantor imigrasi. Satuan Patroli Polres Labuhan Batu membawa mobil beserta penumpangnya ke Mapolres Labuhanbatu untuk diminta keterangan di Unit Intelkam.

Dari hasil pemeriksaan petugas, supir yang membawa mobil BK 1012 LQ adalah warga Negara Indonesia yakni Suria Bakti Siagian dan seorang temanya sebagai penunjuk jalan yaitu warga Tanjung Balai, dan 10 orang warga Myanmar yang tidak memiliki dokumen dari kantor imigrasi terdiri dari 3 orang laki-laki dewasa, 3 orang perempuan dewasa dan 4 orang anak-anak.

Menurut Suria Bakti Siagian, sang supir, penumpanganya didapat dari agen mobil rental di Tanjung Balai yang minta diantar ke Jambi dengan sewa kendaraan Rp 2,5 juta.

Suria Bakti mengaku tidak menaruh curiga kalau penumpang yang dibawanya tersebut adalah imigran gelap dari Myanmar, dan dalam perjalanan, penumpang yang dibawanya tidak ada yang bercerita, hanya salah satu dari mereka bisa berbahasa Malaysia campur-campur.

Menurut Muhammad Elias Bin Nuhanot, salah satu warga Negara Myanmar yang mengerti sedikit bahasa Malaysia kepada Jaya Pos menyampaikan bahwa mereka tidak mempunyai dokumen imigrasi masuk ke Indonesia, karena mereka lari dari Myanmar guna menyelamatkan diri karena di negara itu terjadi pembantaian terhadap umat Islam Myanmar Ruhingya.

Masih menurut keterangan imigran, mereka lari dari Myanmar ke Malaysia dan dari Malaysia menyewa kapal kayu ke Indonesia (Tanjung Balai) lalu menuju Jambi, karena disana ada agen penapungan bagi mereka.

Ketika ditanya kenapa warga Myanmar tersebut memilih Negara Indonesia menjadi tujuan mereka, menurut Elias bahwa Indonesia merupakan tempat aman bagi mereka.

Sementara selama berada di Mapolres Labuhanbatu, mereka diperlakukan baik oleh aparat kepolisian, misalnya dalam hal menyediakan makanan untuk mereka. “Kami tidak mau lagi pulang ke Myanmar karena takut dibunuh oleh tentara Burma,” katanya.AT


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59698)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52464)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14309)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12403)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9328)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik