Jumat, 14 September 2018 - 05:42:04 WIB
Pembangunan TRK Suntik SDN Cisauk Terkesan Asal Jadi Dan Terlepas Dari PengawasanKategori: Tangerang - Dibaca: 484 kali

Baca Juga:HUT HARIAN JAYA POS KE-VSDN 4 Kamalu Butuh Bantuan Bangunan PerpustakaanParipurna DPRD, Anggota Dituntut Lebih Bijak dan KritisRehabilitasi Ruang Kelas SDN Tarisi Beraroma Korupsi

Tangerang, JAYAPOS - Pemenang tender dalam proyek pembangunan SDN Cisauk, CV Tridaya dikomplain Aktivis Lembaga Peduli Bangsa (LSM-LPB) terkait teknis atau cara mengerjakan bangunan, yang dianggap tidak sesuai dengan setandar operasional prosedur (SOP) dan tidak sesuai spek. Pasalnya pekerjaan pengecoran cakar ayam (pootplet) dan pengecoran kolom badan bangunan dicoor secara manual.

Menurut Sukarno, teknis/cara kerja membuat campuran coor beton secara manual untuk kontruksi bangunan bertingkat kalau diaduk asal jadi. Hasilnya tidak maksimal dan ini sangat fatal. Bahan material semen- pasir-batu split. Untuk mendapatkan hasil adukan yang baik seharusnya menggunakan mesin molen yang pada umumnya digunakan untuk pengadukan/ mencampur material supaya hasilnya merata dan baik.

Sebagai kontrol sosial, CV Tridaya kami duga dengan sengaja menggunakan cara kerja yang gampang. Cara kerja yang asal, tidak mau membeli atau menyewa mesin molen.CV Tridaya seperti ini jelas tidak mengutamakan kualitas padahal TRK suntik SDN Cisauk, Kecamatan Cisauk ini dua lantai, yang sedang dikerjakan. Dua ruang kelas lantai bawah kontruksi suntik , dan lanjutan tambah satu ruang kelas lantai atas kontruksi bangunan bawah dikerjakan tahun 2016 lalu. Lanjutan pembangunan TRK SDN Cisauk biaya : 1.365.000.000. APBD 2018. Pembangunan ini program Pemerintah Kabupaten Tangerang yaitu Bupati Achmad Zaki Iskandar.

Guna mencukupi kebutuhan masyarakat, untuk belajar mengajar anak-anak generasi penerus bangsa. Dibangun TRK ini atas permohonan masyarakat sehingga untuk mewujudkan bangunan sekolahan seluruh kabupaten melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Tangerang melalui keputusan DPRD dibuat program untuk jangka panjang terlaksana bangunan-bangunan yang dibutuhkan masyarakat.

"Kami minta CV Tridaya dan Dinas Tata Ruang dan Bangunan, jangan membuat cara-cara kerja yang tidak benar. Karena kekuatan bangunan itu yang paling utama adalah campuran atau adukan bahan matrial. kalau campuran atau adukan tidak baik bangunan akan cepat rontok dan bisa ambruk. Apa yang terjadi terkait pe­kerjaan ini kami anggap menyimpang, dan segera diambil langkah-langkah yang baik sehingga tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Sukarno menambahkan, “Kami sering datang ke lokasi bangaunan, berharap ketemu dengan pengawas atau pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabuten Tangerang karena dinas yang punya tanggung jawab atau kewenangan soal teknis, alhasil satu dari beliau tidak pernah ketemu bahkan kami hubungi lewat telepon tidak bisa tersambung. Para tenaga kerja yang kami tanya mereka tidak kenal dengan pengawas maupun PPTK. Bahkan tenaga kerja sering tidak kerja dilokasi sekolahan sering kosong tidak ada yang kerja karena dipindah kerja dilokasi kerjaan yang lain oleh CV Tridaya. Kami aktivis selaku kontrol kinerja pemerintah khususnya di Kabupaten Tangerang. kami sangat kecewa apa yang terjadi TRK suntik SDN Cisauk Kecamatan Cisauk Tangerang. Karena CV Tridaya dan Dinas Tata Ruang dan Bangunan mengabaikan kualitas bangunan, apa pun alasannya jelas tidak berpedoman pada bangunan berkualitas untuk jangka panjang,” jelasnya.(Budi)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59567)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51426)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (44031)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14911)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14186)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14014)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13754)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13213)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11114)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9192)
Bedah JayaposPengelolaan Dana Pokir Desa Bojongkeding Diduga Sarat KKNSubang, Jaya Pos Kultur perilaku korup birokrasi di negeri ini kian hari semakin kompleks dan parah. Korupsi ...


Kantor Terbengkalai Rapat Malah Digelar di Rumah KadesAnggaran Pembelian Kendaraan Roda 4 Diduga Mark Up, Kades Ciawi Berdalih Sisa Lebihnnya DisilpakanGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaKetua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan Amburadul
Laporan KhususZAF International Semakin Diminati MasyarakatDepok, Jaya Pos ZAF International merupakan lembaga pendidikan yang berkomitmen dengan pengembangan Sumber ...


Pembangunan Tanggul Banjir Blok Pulo Direspon Positif MasyarakatApri Terima Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Wapres JKBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019