Rabu, 12 September 2012 - 17:45:04 WIB
Direskrimsus Polda Sedang Lidik, Mobil Damkar Tempuling Diduga Kuat BodongKategori: Riau - Dibaca: 483 kali

Baca Juga:Partai Nasdem Cimahi Maksimalkan Pembesaran PartaiSTKIP PGRI Pontianak Terus Tingkatkan Kualitas dan KualitasRW Kelurahan Pasir Biru Bebaskan Lahan Tanah Untuk PemakamanPT Pos Jalin Kemitraan Dengan Merpati, Bappebti dan Pemprov Jabar

Pekanbaru, Jaya Pos

Kepala Direktorat Reserse Kriminal Khusus (direskrimsus) polda Riau, Komisaris Besar Polisi, Kennedi, S.H. MM, mengakui pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus proyek pengadaan mobil kebakaran bandara tempuling kabupaten Inhil, provinsi riau.

Ketika dikonfirmasi perkembangan kasus tersebut, Kennedi mengatakan “ yah, tapi belum dilakukan lidik” coba tanyakan sama AKBP Suratno dia yang lebih tahu, dia  belum melaporkannya  sama saya, maaf ya saya buru-buru ada tamu, “ ujarnya sambil meninggalkan Direskrimsus Polda Riau. Kennedi tidak menampik  adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya  terhadap sejumlah pejabat Dishub. Riau.  

Sejumlah saksi  dari dinas perhubungan Riau yang telah dimintai keterangan oleh Direskrimsus Polda Riau berkaitan dengan pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran, penyelesaian fisik dan elektrikal, bandara tempuling. Kegiatan itu dilaksankan pada tahun  anggaran 2010 lalu dimana  panitia lelang pada waktu itu memenangkan perusahaan BUMN PT Waskita Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp 17 miliar.

Berkaitan dengan kasus tersebut diatas sejumlah saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau adalah Vifi,  yang menjabat sebagai  Ketua Panitia Lelang, pengadaan barang jasa pemerintah Dinas Perhubungan Propinsi Riau tahun anggaran 2010. Bambang, sebagai ketua tim pemeriksa barang tahun 2010  Aritonang sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

Sejumlah saksi itu diperiksa  oleh Polda Riau pada bulan Juli lalu, namun sampai saat ini Direskrimsus Polda Riau belum menunjukkan prestasi perkembangan penangnan kasus tersebut. Seharusnya Polda Riau sudah dapat mentapkan tersangkanya.  Pelaksanaan proyek pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran, peyelesaian fisik dan elektrikal bandara Tempuling, diduga kuat sangat sarat dengan penyimpangan.
Panitia lelang sengaja menggabungkan tiga paket yang menurut sipatnya harus dipisahkan, dimana proyek tersebut terdiri dari tiga item yang berbeda.

Hal ini sangat bertentangan dengan Kepres 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah / dan perpres 54 tahun 2010 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang jasa pemerintah.

Hal yang mengejutkan adalah kedua unit Mobil Pemadam Kebakaran itu diduga kuat sebagai mobil “bodong” dimana sampai pada saat ini diketahui kedua unit kendaraan mobil pemadam kebakaran itu tidak memiliki dokumen, STNK dan BPKB.

Bambang selaku ketua Tim Pemeriksa barang, ketika dikonfirmasi jaya pos dikantornya belum lama ini, Ia menagukui kedua mobil pemadam kebakaran itu belum memiliki dokumen STNK dan BPKB. “Ya benar memang sampai saat ini belum ada  STNK sama BPKB nya, tapi saya dapat informasi dalam waktu dekat ini sudah selesai diurus.”

Ketika ditanya dokumen apa saja yang ada pada saat dilakukan pemeriksaan barang,  Bangbang mengatakan “ yang saya pada waktu iutu ada kwitansi bukti pembelian, memang pada waktu itu STNK dan BPKB belum keluar, karena katanya lama prosesnya jadi kwitansi itulah  kami anggap itu sebagai bukti kepemilikan asset pemerintah menunggu dikeluarkanya dokumen lengkap.”

Ditanya soal pemeriksaan yang dilakukan polda Riau terhadap dirinya, ia tidak menampik “benar saya diperiksa berhubungan dengan jabatan saya pada senagai ketua tim pemeriksa barang”
Kepala auditor BPKP Riau I Damsiwar Ade, SE,MM, Ak, ketika dikonpirmasi jaya pos dikantornya jumat (7/9/12) mengatakan,” masalah pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran bandara tempuling yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Riau, memang benar tidak memiliki dokumen yang lengkap. Kami sudah lakukan pemeriksaan dan itu sudah menjadi temuan kami, dan dinas perhubungan  berjanji akan melengkapi dokumen itu, kita lihat dulu, kalau tidak akan kami laporkan kepada kejaksaan atau kepolisian.” Ujarnya. Tun/Tam
 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60489)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (57958)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52277)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15794)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15079)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14874)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (14791)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14559)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14173)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (10094)
Bedah JayaposSDN Cilayang 1 -Cikeusal Diduga Pungli SiswaSerang, Jaya Pos Sekolah Dasar Nege­ri (SDN) Cilayang 1 Desa Cilayang Kecamatan Cikeusal Kabupaten ...


Pemilik Tanah 200 Hektar Melaporkan Khairuddin Pulungan ke Polda RiauKasektor Kecamatan Cakung Lindungi Bangunan Melanggar AturanTernyata Pembangunan RPS SMKN 3 Kuala Kapuas Sudah Molor 1 Bulan lebihGalian C Tidak Miliki Izin Marak di PasbarOknum PT Adira Pasaman Barat Tipu KonsumenDiduga Tidak Sesuai Spek dan RAB Pekerjaan TPT AmbrolPembangunan Pamsimas Di Desa Putat Diduga Mark Up
Laporan KhususKantor Balai Desa Lamaran Tarung Direhab Indramayu, Jaya Pos Sesuai dengan hasil musyawarah dan sudah banyak perbaikan pemba­ngunan ...


PENCAPAIAN TARGET PAJAK BPHTB BAPPENDA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Solsel Terima Penghargaan WTPDisbun Jatim Genjot Produktifitas Kakao JatimFESTIVAL SITU FRONT CITY (SFC) TAHUN 2019Kembangkan Geopark, Pemkab Sukabumi MoU dengan JepangRaih WTP Lima Kali Berturut, Pemkab Tanah Datar Dianugerahi Penghargaan Tingkat NasionalWabup Shodiq Pastikan Warga Terdampak Kabut Asap Terlayani