Minggu, 23 September 2018 - 06:25:01 WIB
Raih WTP 7 Kali, Pemkab OKI: Dampaknya untuk MasyarakatKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 79 kali

Baca Juga:Swasembada Daging Jadi TargetIstri Oknum Polisi Simpan Narkoba dan GranatDireskrimsus Polda Sedang Lidik, Mobil Damkar Tempuling Diduga Kuat BodongPartai Nasdem Cimahi Maksimalkan Pembesaran Partai

Kayuagung, JAYAPOS - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat sebagai pemerintah daerah yang sering meraih opini WTP. Penghargaan itu diberikan atas raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama tujuh kali berturut-turut.

Bupati OKI yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H Husin SPd MM mengungkapkan, raihan opini WTP ini menggambarkan akuntabilitas kinerja dalam laporan keuangan dan hasil kerja di lapangan berupa terwujudnya pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita bersyukur mendapatkan penghargaan WTP yang merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada Kabupaten OKI atas kepatuhan pemkab dalam melaksanakan keuangan negara dan komitmen kepala daerah agar se­tiap OPD bekerja berdasarkan aturan atas kinerja keuangan pemerintah agar tidak ditemukan hal yang tidak wajar (disclaimer) dalam pengelolaan keuangan daerah,” kata Husin usai menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada saat pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2018 di Jakarta, Kamis (21/9/2018).

Husin mengungkapkan, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara tetap penting. Namun yang lebih penting lagi yaitu bagimana dampak belanja terhadap ekonomi, terutama kesejahteraan masyarakat.

“Pencapaian opini atas laporan keuangan itu bukan tujuan akhir. Yang kita perjuangkan agar opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) berkorelasi dengan kinerja pembangunan daerah,” ungkapnya.

Sekda sendiri mendedikasikan penghargaan ini untuk DPRD, FKPD, BPK/BPKP dan para ASN Pemkab OKI yang telah bekerja keras dan konsisten mempertahankan raihan WTP selama tujuh kali berturut-turut.

“Penghargaan ini tentu kita dedikasikan untuk jajaran ASN OKI yang bekerja keras dan secara konsisten serta dorongan DPRD, juga bimbingan FKPD, BPK/BPKP hingga selama tujuh kali berturut-turut bisa mempertahankan WTP ini,” ucapnya.

Sementara, Kepala BPKAD Kabupaten OKI Ir Munim MM mengungkapkan perencanaan, pengorganisasian, hingga pelaksanaan anggaran, termasuk evaluasi keuangan dan evaluasi kinerja di Pemkab OKI dikerjakan secara efektif, efisien, dan berkeadilan.

“Mudah-mudahan hasil akhir yang dirasakan masyarakat berupa ouput dan outcome itu betul-betul menggambarkan anggaran yang kita anggarkan untuk didayagunakan bagi pembangunan masyarakat OKI,” tandasnya.(Toyo)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55720)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50749)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13525)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13187)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12466)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8512)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7318)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6433)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6229)
Bedah JayaposKontrak Kerja Sudah Habis Pengerjaan Puskesmas Palembayan Masih LanjutAgam, Jaya Pos Proyek pembangunan Puskesmas Palembayan di Kab. Agam Sumbar, sudah menjadi gonjang ganjing ...


Diduga Terlibat Proyek, LSM Penjara Desak KKP Periksa Sejumlah Anggota DPRD Kota ManadoCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanDinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta Rupiah
Laporan KhususDesa Kendalrejo Gunakan Dana Desa Untuk Tingkatkan PembangunanTrenggalek, Jaya Pos Program pemerintah melalui Dana Desa serta Alokasi Dana Desa yang langsung diterima ...


APBD Tanah Datar 2019 DisepakatiHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan Warga