Sabtu, 15 September 2012 - 06:35:20 WIB
Urus KTP Rp 850 Ribu, Kasi KTP dan Lurah Tanjung Duren Utara Minta DicopotKategori: Jakarta - Dibaca: 483 kali

Baca Juga:Pdt Willem TP Simarmata MA Terpilih Sebagai Ephorus HKBP Priode 2012-2016Swasembada Daging Jadi TargetIstri Oknum Polisi Simpan Narkoba dan GranatDireskrimsus Polda Sedang Lidik, Mobil Damkar Tempuling Diduga Kuat Bodong

Jakarta, Jaya Pos

Membengkaknya biaya pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang angkanya mencapai Rp 850 ribu seprti dikeluhkan oleh Suharsoyo, salah seorang warga keturunan, mendapat reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat.

Terkait hal ini, Maryono, salah satu Aktivis LSM kepada Jaya Pos mengungkapkan, kebijakan ini benar-benar telah melanggar peraturan daerah (perda) tentang pembuatan KTP.

Untuk itu, dirinya berharap agar Purba Hutapea, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta dan Puji Kasudin Dukcapil Jakarta Barat ataupun H Haris sebagai Kasi pada Sudin Dukcapil Jakarta Barat bertindak tegas terhadap jajarannya yang mengambil kebijakan yang sifatnya meresahkan masyarakat.

Sebagaimana diberitakan pada edisi lalu, H Warkim selaku Kasi KTP di Kelurahan Tanjung Duren Utara diduga telah berkolusi dengan Lurah Dra Hany Wahyuni dalam melayani warga masyarakat yang hendak mengurus pembuatan KTP DKI.

Khususnya bagi warga keturunan Thiong Hoa alias Cina dikenakan biaya sebesar Rp 850 ribu. Seperti dialami oleh Suharsoyo, kelahiran Sungai Liat, 12 Juli 1979, adalah warga Rt 007/07 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Menurut pengakuan Suharsoyo, dia mengurus KTP melalui Wawan selaku calo yang merupakan anak buah H Warkim. Pengurusan sudah dilakukan sejak April 2012 lalu namun hingga saat ini KTPnya belum juga selesai.

Padahal, lanjut Suharsoyo, dirinya sudah memberikan uang sebesar Rp 850 ribu sebagai biaya pengurusan yang dikenakan oleh Kasi KTP, H Warkim melalui calo tersebut.

Suharsoyo mengungkapkan, dalam pencetakan KTP miliknya, terjadi dua kali kesalahan cetak, dimana pertama nama Suharsoyo dicetak menjadi Suharyoso dan yang kedua kelahiran Sungai Liat dicetak Singkawang. “Padahal data-data atau persyaratan pembuatan KTP saya sudah cukup lengkap dengan melampirkan surat  pengantar dari Rt/Rw,” ujarnya.

Ironisnya, kata dia, KTP nya sudah dua kali salah cetak masih tetap saja dimintakan surat pengantar Rt/Rw hingga tiga kali. “Kontan saja, membuat Ketua Rt. 007 Merliana Yasin jadi kebingungan,” ucap Suharsoyo.

Menyikapi masalah ini, Munajat, Ketua DPC Ormas Garda Laskar Jayakarta wilayah Jakarta Barat, kepada Jaya Pos mengungkapkan, dengan begitu dapat dibayangkan dalam pengurusan pembuatan KTP DKI, khususnya bagi warga masyarakat keturunan Tiong Hoa dalam jangka waktu satu bulan sebanyak 100 orang atau sedikitnya 50 orang. Dengan begitu, dana yang berhasil diraup oleh H Warkim bersama Hany Wahyuni dan calo Wawan puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Kemana dana hasil dari pengurusan KTP sebesar itu disetor?

Untuk membuktikan ada tidaknya konspirasi dalam hal pembuatan KTP di wilayah itu, Walikota Jakarta Barat H Burhannudin harus secepatnya melakukan siding dadakan (sidak) ke lapangan. Jika terbukti Kasie KTP Kel Tanjung Duren Utara, H Warkim melakukan KKN yang berkolusi dengan Hany Wahyuni, langkah tepat yang harus dilakukan adalah memberikan saksi adminstrasi atau jabatan, kalau perlu dicopot dari jabatannya.Jhon


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59948)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54326)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51794)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14562)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14370)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14079)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13640)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13590)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9584)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik