Selasa, 25 September 2018 - 06:12:51 WIB
Kades Cimanis - Sobang Diduga Korup Dana DesaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 299 kali

Baca Juga:Pdt Willem TP Simarmata MA Terpilih Sebagai Ephorus HKBP Priode 2012-2016Swasembada Daging Jadi TargetIstri Oknum Polisi Simpan Narkoba dan GranatDireskrimsus Polda Sedang Lidik, Mobil Damkar Tempuling Diduga Kuat Bodong

Pandengglang, JAYAPOS - Berawal dari pengaduan warga Desa Cimanis, Kec, Sobang yang tidak mau disebut namanya, dalam keterangan ke Jaya Pos menjelaskan bahwa adanya penyerapan anggaran Dana Desa ada dugaan unsur penyelewengan anggaran, seperti halnya pengadaan sepeda gayung yang seharusnya dianggarkan tahap satu DD (Dana Desa), ternyata tidak dibelikan.

Anggaran berkaitan dengan Banprov yang keperuntukannya terkait pembangunan gedung Bumdes, namun oleh kepala desa tersebut untuk pembangunan pagar embung, sehingga anggaran pembangunan Bumdes sendiri diduga menggunakan dana permodalan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa).

Dalam menyikapi pengaduan tersebut Jaya Pos berusaha menemui Tasma selaku Kepala Desa Cimanis Kec Sobang, Namun saat berita ini dirilis Kepala Desa tersebut belum bisa ditemui bahkan pada tanggal (15/9) tepatnya hari Sabtu, Jaya Pos sempst hubungi via telepon, Tasma tidak mau mengangkat telepon tersebut.

Berbeda halnya dengan Drs Subro Mulisi, Selaku Camat Sobang saat ditemui di kantor kecamatan membenarkan hal tersebut. Ketika ditanya tetkait pencairan anggaran berikutnya kok bisa cair sedang­kan peksanaan tahap pertamanya terjadi kendala Drs,Subro.M pun menjelaskan, “Kalau urusan mencairkan DD itu urusan Pemdes bukan urusan kecamatan dan pengajuan untuk dana DD tahap kedua itu kan berdasarkan proposal pengajuan di tiap tiap desa.Kecamatan hanya mejembatani dan mengajukan proposal tersebut Ke Pemdes. Adapun cair apa tidaknya DD tahap berikutnya itu bukan urusan kecamatan tapi urusan Pemdes,” ujarnya.

Drs Subro.M menambahkan, “Yang jelas kalau mau menanyakan terkait pelaksanaan penyerapan DD di tiap desa se Kecamatan Sobang. Langsung saja ke Pak Sekmat Selaku Ketua Tim Verifikasi kecamatan,” jelasnya.

Arif Mahmut,SS selaku Ketua Tim Verifikasi Kecamatan saat ditemui di kantornya menjelaskan, “Terkait adanya pembelian sepeda gayung untuk Desa Cimanis sudah kita tanyakan namun karena ada kendala maka Kepala Desa Cimanis pun minta untuk pembelian sepeda mau dibarengkan ke tahap kedua sekalian dan kepala desapun saat kita suruh buat berita acara ternyata cuma menyodorkan surat pernyataan interen Kepala Desa, Saya sendiri juga kurang tahu. Adapun terkait pembangunan pemagaran embung yang menggunakan anggaran Banprov, Silahkan tanya langsung sama kepala desa bahkan di situ ada juga pembangunan kantor Bumdes pakai anggaran permodalan Bumdes pun saya juga kurang tau,” ujarnya. Afif.M.SS juga menambahkan, “Terkait kenapa anggaran DD tahap betikutnya bisa cair tadi sudah dijelaskan oleh Bapak Camat,” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut persatuan aktifis Sobang mulai menaruh curiga terhadap pihak kecamatan yang kurang tegas. Karena bisanya anggaran DD di tiap tiap desa bisa dicairkan, harus ada rekom atupun campur tangan dari kecamatan.

“Yang paling tidak kita mengeti kenapa di tahap pertama aliran DD (Dana Desa) bermasalah namun pihak kecamatan selaku Tim Verifikasi tetap merekom turunya anggaran berikutnya, ini tidak bisa dibiarkan. Pasalnya dengan adanya penyerapan anggaran Desa Cimanis Kec Sobang tersebut diduga ada penyalagunakan Anggaran DD tersebut, Maka kami berharap aparat penegak hukum atau intansi terkait segera ambil langgkah tegas untuk melakukan audit desa tersebut untuk membuat efek jera oknum kepala desa tersebut,” ujar aktivis tersebut. (Aan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59631)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51483)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48893)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14973)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14241)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14069)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13796)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13293)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11789)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9260)
Bedah JayaposProyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekBangka Belitung, Jaya Pos Proyek pembangunan talud pengaman Pantai Pering Kelapa Kampit Belitung diduga ...


APBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususRaperda Perubahan APBD 2019 DisahkanDepok, Jaya Pos Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, menggelar Rapat Paripurna dalam rangka ...


20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujui