Selasa, 25 September 2018 - 06:12:51 WIB
Kades Cimanis - Sobang Diduga Korup Dana DesaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 175 kali

Baca Juga:Pdt Willem TP Simarmata MA Terpilih Sebagai Ephorus HKBP Priode 2012-2016Swasembada Daging Jadi TargetIstri Oknum Polisi Simpan Narkoba dan GranatDireskrimsus Polda Sedang Lidik, Mobil Damkar Tempuling Diduga Kuat Bodong

Pandengglang, JAYAPOS - Berawal dari pengaduan warga Desa Cimanis, Kec, Sobang yang tidak mau disebut namanya, dalam keterangan ke Jaya Pos menjelaskan bahwa adanya penyerapan anggaran Dana Desa ada dugaan unsur penyelewengan anggaran, seperti halnya pengadaan sepeda gayung yang seharusnya dianggarkan tahap satu DD (Dana Desa), ternyata tidak dibelikan.

Anggaran berkaitan dengan Banprov yang keperuntukannya terkait pembangunan gedung Bumdes, namun oleh kepala desa tersebut untuk pembangunan pagar embung, sehingga anggaran pembangunan Bumdes sendiri diduga menggunakan dana permodalan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa).

Dalam menyikapi pengaduan tersebut Jaya Pos berusaha menemui Tasma selaku Kepala Desa Cimanis Kec Sobang, Namun saat berita ini dirilis Kepala Desa tersebut belum bisa ditemui bahkan pada tanggal (15/9) tepatnya hari Sabtu, Jaya Pos sempst hubungi via telepon, Tasma tidak mau mengangkat telepon tersebut.

Berbeda halnya dengan Drs Subro Mulisi, Selaku Camat Sobang saat ditemui di kantor kecamatan membenarkan hal tersebut. Ketika ditanya tetkait pencairan anggaran berikutnya kok bisa cair sedang­kan peksanaan tahap pertamanya terjadi kendala Drs,Subro.M pun menjelaskan, “Kalau urusan mencairkan DD itu urusan Pemdes bukan urusan kecamatan dan pengajuan untuk dana DD tahap kedua itu kan berdasarkan proposal pengajuan di tiap tiap desa.Kecamatan hanya mejembatani dan mengajukan proposal tersebut Ke Pemdes. Adapun cair apa tidaknya DD tahap berikutnya itu bukan urusan kecamatan tapi urusan Pemdes,” ujarnya.

Drs Subro.M menambahkan, “Yang jelas kalau mau menanyakan terkait pelaksanaan penyerapan DD di tiap desa se Kecamatan Sobang. Langsung saja ke Pak Sekmat Selaku Ketua Tim Verifikasi kecamatan,” jelasnya.

Arif Mahmut,SS selaku Ketua Tim Verifikasi Kecamatan saat ditemui di kantornya menjelaskan, “Terkait adanya pembelian sepeda gayung untuk Desa Cimanis sudah kita tanyakan namun karena ada kendala maka Kepala Desa Cimanis pun minta untuk pembelian sepeda mau dibarengkan ke tahap kedua sekalian dan kepala desapun saat kita suruh buat berita acara ternyata cuma menyodorkan surat pernyataan interen Kepala Desa, Saya sendiri juga kurang tahu. Adapun terkait pembangunan pemagaran embung yang menggunakan anggaran Banprov, Silahkan tanya langsung sama kepala desa bahkan di situ ada juga pembangunan kantor Bumdes pakai anggaran permodalan Bumdes pun saya juga kurang tau,” ujarnya. Afif.M.SS juga menambahkan, “Terkait kenapa anggaran DD tahap betikutnya bisa cair tadi sudah dijelaskan oleh Bapak Camat,” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut persatuan aktifis Sobang mulai menaruh curiga terhadap pihak kecamatan yang kurang tegas. Karena bisanya anggaran DD di tiap tiap desa bisa dicairkan, harus ada rekom atupun campur tangan dari kecamatan.

“Yang paling tidak kita mengeti kenapa di tahap pertama aliran DD (Dana Desa) bermasalah namun pihak kecamatan selaku Tim Verifikasi tetap merekom turunya anggaran berikutnya, ini tidak bisa dibiarkan. Pasalnya dengan adanya penyerapan anggaran Desa Cimanis Kec Sobang tersebut diduga ada penyalagunakan Anggaran DD tersebut, Maka kami berharap aparat penegak hukum atau intansi terkait segera ambil langgkah tegas untuk melakukan audit desa tersebut untuk membuat efek jera oknum kepala desa tersebut,” ujar aktivis tersebut. (Aan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55725)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50749)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13525)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13187)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12466)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8512)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7318)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6433)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6229)
Bedah JayaposKontrak Kerja Sudah Habis Pengerjaan Puskesmas Palembayan Masih LanjutAgam, Jaya Pos Proyek pembangunan Puskesmas Palembayan di Kab. Agam Sumbar, sudah menjadi gonjang ganjing ...


Diduga Terlibat Proyek, LSM Penjara Desak KKP Periksa Sejumlah Anggota DPRD Kota ManadoCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanDinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta Rupiah
Laporan KhususDesa Kendalrejo Gunakan Dana Desa Untuk Tingkatkan PembangunanTrenggalek, Jaya Pos Program pemerintah melalui Dana Desa serta Alokasi Dana Desa yang langsung diterima ...


APBD Tanah Datar 2019 DisepakatiHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan Warga