Senin, 08 Oktober 2018 - 06:07:57 WIB
Penggugat Harapkan Majelis Hakim PT Jakarta Berlaku AdilKategori: Jakarta - Dibaca: 144 kali

Baca Juga:Sebanyak 237 Pejabat Dapat Promosi dan RotasiSeni Jadi Kepribadian BangsaKadisdik Kabupaten Pandeglang Segera Berikan Sanksi, Oknum Guru SDN Karya Utama 1 Nyambi Calo PNSSDN Leuwigajah Mandiri 1 Cimahi Program Pendidikan Mutu

Dengan alasan juridis Pembanding/Penggugat, memohon Ketua Majelis Hakim Tinggi Jakarta untuk mengadili sendiri dengan adil tanpa diintervensi dari pihak manapun.

Jakarta, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang memeriksa kasus banding perkara Nomor 507/Pdt/PT.DKI dalam putusannya diminta tak kenal intervensi dan memberi keadilan sesuai fakta.

Hal ini terkait dengan perkara putus Pengadilan Ne­geri Jakarta Utara (PN Jakut) yang diketuai Majelis Hakim Mulyad SH MH, yang dinilai telah memanipulasi data putusan dalam perkara perdata gugatan wanprestasi dengan No 603/Pdt.G/2017/PN.JKT.UT antara Herman Yusuf sebagai Penggugat melawan Soeseno Halim (Tergugat I), Arifin Lie (Tergugat II), Triadi Budi Setijono (Tergugat III), dan Halim Purnama alias Cun Liang (Tergugat IV), dengan Majelis Hakim PN Jakut Mulyadi SH MH, dengan anggota Salman Alfaris SH, Drs Tugiyanto Bc Ip SH MH, PP Efa Cendrakasih SH, dan PP Boby SH.

Salah satu hakim tinggi yang tidak mau disebut namanya ketika dikonfirmasi Jaya Pos melalui telepon mengemukakan bahwa terkait kasus tersebut dirinya menemui banyak kejanggalan.

“Saya sudah banyak baca koran terkait berita ini maupun putusan PN Jakarta Utara. Ya, memang putusan tersebut banyak kejanggalan, tunggu saja putusan PT DKI, saya yakin pemohon akan mendapat keadilan,” ucapnya membaca putus PN Jakarta Utara yang diketuai Majelis Hakim Mulyad SH MH, yang telah memanipulasi data putusan dalam Perkara Perdata Gugatan Wanprestasi, dengan Nomor: 603/Pdt.G/2017/PN.JKT.UT.

Menurut penggugat, manipulasi data putusan dilakukan majelis hakim terlihat saat agenda putusan. Dimana saat isi putusan dibacakan, Hakim Mulyadi memasukkan jawaban Tergugat I/Soeseno Halim yang tidak memberikan jawaban pada saat agenda jawaban semestinya.

Hal inipun sudah terbukti dalam Replik Penggugat/Herman Yusuf, dimana poin ke 1 yang mencantumkan bahwa tergugat I tidak mengajukan jawaban atas gugatan wanprestasi dan tuntutan ganti rugi dari pembanding/penggugat. Dan juga diperkuat oleh Kontra Memori Banding dari Terbanding I/Tergugat 1 Suseno Halim yang dalam kontra memori bandingnya telah mengakui (Bukti BTI-1) jawaban dan gugatan/rekopensi Tergugat I dan Duplik Tergugat I (Bukti BTI-2) diserahkan pada tahap 4 tanggal 21 Febuari 2018, pada saat agenda duplik dan diterima oleh majelis.

Berdasarkan uraian dan bukti fakta persidangan tersebut, maka putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara No 603/PDT.G/2017/PN.Jkt.UTR tanggal 16 Mei 2018 jelas cacat hukum, dan harus dibatalkan demi tegaknya tahapan-tahapan proses persidangan perkara perdata sesuai dengan Hukum Acara Perdata untuk memenuhi terwujudnya kepastian hukum acara perdata.

Berdasarkan uraian tersebut, dengan alasan juridis maka Pembanding/Penggugat, memohon Ketua Majelis Hakim Tinggi Jakarta untuk memeriksa dan mengadili perkara ini, memutus dan mengadili sendiri dengan adil dan sesuai kebenaran tanpa mau diintervensi dari pihak manapun.(Tim)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59089)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50946)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14252)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13814)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13718)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13398)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13352)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12701)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8737)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8257)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani