Senin, 08 Oktober 2018 - 06:07:57 WIB
Penggugat Harapkan Majelis Hakim PT Jakarta Berlaku AdilKategori: Jakarta - Dibaca: 96 kali

Baca Juga:Sebanyak 237 Pejabat Dapat Promosi dan RotasiSeni Jadi Kepribadian BangsaKadisdik Kabupaten Pandeglang Segera Berikan Sanksi, Oknum Guru SDN Karya Utama 1 Nyambi Calo PNSSDN Leuwigajah Mandiri 1 Cimahi Program Pendidikan Mutu

Dengan alasan juridis Pembanding/Penggugat, memohon Ketua Majelis Hakim Tinggi Jakarta untuk mengadili sendiri dengan adil tanpa diintervensi dari pihak manapun.

Jakarta, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang memeriksa kasus banding perkara Nomor 507/Pdt/PT.DKI dalam putusannya diminta tak kenal intervensi dan memberi keadilan sesuai fakta.

Hal ini terkait dengan perkara putus Pengadilan Ne­geri Jakarta Utara (PN Jakut) yang diketuai Majelis Hakim Mulyad SH MH, yang dinilai telah memanipulasi data putusan dalam perkara perdata gugatan wanprestasi dengan No 603/Pdt.G/2017/PN.JKT.UT antara Herman Yusuf sebagai Penggugat melawan Soeseno Halim (Tergugat I), Arifin Lie (Tergugat II), Triadi Budi Setijono (Tergugat III), dan Halim Purnama alias Cun Liang (Tergugat IV), dengan Majelis Hakim PN Jakut Mulyadi SH MH, dengan anggota Salman Alfaris SH, Drs Tugiyanto Bc Ip SH MH, PP Efa Cendrakasih SH, dan PP Boby SH.

Salah satu hakim tinggi yang tidak mau disebut namanya ketika dikonfirmasi Jaya Pos melalui telepon mengemukakan bahwa terkait kasus tersebut dirinya menemui banyak kejanggalan.

“Saya sudah banyak baca koran terkait berita ini maupun putusan PN Jakarta Utara. Ya, memang putusan tersebut banyak kejanggalan, tunggu saja putusan PT DKI, saya yakin pemohon akan mendapat keadilan,” ucapnya membaca putus PN Jakarta Utara yang diketuai Majelis Hakim Mulyad SH MH, yang telah memanipulasi data putusan dalam Perkara Perdata Gugatan Wanprestasi, dengan Nomor: 603/Pdt.G/2017/PN.JKT.UT.

Menurut penggugat, manipulasi data putusan dilakukan majelis hakim terlihat saat agenda putusan. Dimana saat isi putusan dibacakan, Hakim Mulyadi memasukkan jawaban Tergugat I/Soeseno Halim yang tidak memberikan jawaban pada saat agenda jawaban semestinya.

Hal inipun sudah terbukti dalam Replik Penggugat/Herman Yusuf, dimana poin ke 1 yang mencantumkan bahwa tergugat I tidak mengajukan jawaban atas gugatan wanprestasi dan tuntutan ganti rugi dari pembanding/penggugat. Dan juga diperkuat oleh Kontra Memori Banding dari Terbanding I/Tergugat 1 Suseno Halim yang dalam kontra memori bandingnya telah mengakui (Bukti BTI-1) jawaban dan gugatan/rekopensi Tergugat I dan Duplik Tergugat I (Bukti BTI-2) diserahkan pada tahap 4 tanggal 21 Febuari 2018, pada saat agenda duplik dan diterima oleh majelis.

Berdasarkan uraian dan bukti fakta persidangan tersebut, maka putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara No 603/PDT.G/2017/PN.Jkt.UTR tanggal 16 Mei 2018 jelas cacat hukum, dan harus dibatalkan demi tegaknya tahapan-tahapan proses persidangan perkara perdata sesuai dengan Hukum Acara Perdata untuk memenuhi terwujudnya kepastian hukum acara perdata.

Berdasarkan uraian tersebut, dengan alasan juridis maka Pembanding/Penggugat, memohon Ketua Majelis Hakim Tinggi Jakarta untuk memeriksa dan mengadili perkara ini, memutus dan mengadili sendiri dengan adil dan sesuai kebenaran tanpa mau diintervensi dari pihak manapun.(Tim)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55716)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50748)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13525)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13187)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12466)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8511)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7318)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6433)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6227)
Bedah JayaposKontrak Kerja Sudah Habis Pengerjaan Puskesmas Palembayan Masih LanjutAgam, Jaya Pos Proyek pembangunan Puskesmas Palembayan di Kab. Agam Sumbar, sudah menjadi gonjang ganjing ...


Diduga Terlibat Proyek, LSM Penjara Desak KKP Periksa Sejumlah Anggota DPRD Kota ManadoCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanDinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta Rupiah
Laporan KhususDesa Kendalrejo Gunakan Dana Desa Untuk Tingkatkan PembangunanTrenggalek, Jaya Pos Program pemerintah melalui Dana Desa serta Alokasi Dana Desa yang langsung diterima ...


APBD Tanah Datar 2019 DisepakatiHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan Warga