Senin, 08 Oktober 2018 - 06:18:07 WIB
Hibah Pemprov Jatim 2016 Terindikasi Mark Up Warga GeramKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 194 kali

Baca Juga:Sebanyak 237 Pejabat Dapat Promosi dan RotasiSeni Jadi Kepribadian BangsaKadisdik Kabupaten Pandeglang Segera Berikan Sanksi, Oknum Guru SDN Karya Utama 1 Nyambi Calo PNSSDN Leuwigajah Mandiri 1 Cimahi Program Pendidikan Mutu

Surabaya, Penggelontoran dana yang tepat sasaran, adalah harapan masyarakat. Terutama pemberian dana untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi. Tetapi sayang, faktanya se­ring terjadi ketidaksesuaian dokumen antara perencanaan dan pelaksanaan. Bahkan sering terindikasi adanya mark up,. Ada dugaan korupsi pada program dana hibah Pemprov Jatim.

Dugaan korupsi dana hibah itu kini, menyeret nama petinggi Partai PDIP Jatim. Hal itu berawal dari pengajuan proposal yang diajukan Pokmas Trisakti kepada Pemrov Jatim melalui Dinas Perumahan Rakyat Pemukiman Tata Ruang dan Cipta Karya (DPRPTRCK) sebagai leading sector yang bertanggung jawab dalam pengawasannya.

Yang dimaksud pengajuan dana hibah Pokmas tersebut untuk pembangunan gedung di Desa Kambingan, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Menurut Sumiati Kepala desa Kambingan bahwa Pokmas Tri sakti yang diketuai oleh Siti Muafiayah yang sekarang juga sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik, pernah meminta tanda tangan untuk pengajuan proposal, terkait pembangunan yayasan tersebut.

“Ya pernah kesini mas meminta tanda tangan untuk pengajuan proposal ke provinsi, terkait pembangunan yayasan di tempat tersebut, dan tanah yang dibangun gedung yayasan itu juga milik pak Bambang Suhartono yang sekarang menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur,” papar Kades kepada awak media.

Namun, Siti Muafiyah Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik, berkilah bahwa tidak ada Pokmas Tri Sakti. Dan dirinya memang dulu pada tahun 2016 pernah mengajukan proposal untuk pembangunan yayasan, namun ditolak karena dengan alasan Bambang Suhartono itu suaminya. “Pembuatan proposal saat itu ditolak mas, sebab Pak Bambang itu suami saya mas,” terangnya kepada awak media.

Apa yang dikatakan Muafiyah berbeda dengan data yang disampaikan oleh SKPD terkait. Dalam data ada nama Pokmas Trisakti yang masuk sebagai penerima hibah. Hal ini amat disayangkan terkait pembangunan gedung yayasan tersebut dengan pencairan dana Rp 1,3 Milyar rupiah itu tidak sesuai dengan kenyataannya.

Sementara itu keterangan salah satu warga Dusun Karangan yang pekerjaanya sebagai tukang bangunan juga pada waktu awak media temui di lapangan mengatakan bahwa untuk pembangunan gedung tersebut hanya menghabiskan anggaran Rp 500 juta. “Kira kira cuma habis kurang lebih 500 juta rupiah mas, kalau 1,3 milyar bangunannya ya gak kayak begini mas,” ujar bapak paruh baya itu yang tidak mau namanya disebutkan.(Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55716)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50749)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13525)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13187)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12466)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8512)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7318)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6433)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6227)
Bedah JayaposKontrak Kerja Sudah Habis Pengerjaan Puskesmas Palembayan Masih LanjutAgam, Jaya Pos Proyek pembangunan Puskesmas Palembayan di Kab. Agam Sumbar, sudah menjadi gonjang ganjing ...


Diduga Terlibat Proyek, LSM Penjara Desak KKP Periksa Sejumlah Anggota DPRD Kota ManadoCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanDinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta Rupiah
Laporan KhususDesa Kendalrejo Gunakan Dana Desa Untuk Tingkatkan PembangunanTrenggalek, Jaya Pos Program pemerintah melalui Dana Desa serta Alokasi Dana Desa yang langsung diterima ...


APBD Tanah Datar 2019 DisepakatiHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan Warga