Minggu, 16 September 2012 - 14:21:52 WIB
Kasus Sabu 2000 Gram Divonis 10 Tahun, Keluarga Terdakwa MengamukKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 329 kali

Baca Juga:STKIP PGRI Pontianak Masih Buka Kerjasama Dengan PemdaBandar Ganja Dibekuk di Kandang AyamSebanyak 237 Pejabat Dapat Promosi dan RotasiSeni Jadi Kepribadian Bangsa

Tanjungbalai, Jaya Pos

Terdakwa Zailani, terkait kasus narkoba seberat 2000 gram, akhirnya dihukum majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai selama 10 tahun penjara. Usai pembacaan putusan, keluarga terdakwa berteriak-teriak sambil memaki-maki majelis hakim dan nyaris merusak fasilitas pengadilan. Tak cukup sampai di situ, sejumlah orang mengucapkan kata-kata bernada tidak senonoh sambil memukul pintu ruangan Ketua PN.

Awalnya, sidang berjalan lancar, ketua majelis hakim Sugiyo Mulyoto yang didampingi anggota Tanti Helen Manalu, dan Firdaus, secara bergantian membacakan amar putusan. Sidang putusan itu disaksikan puluhan pengunjung yang didominasi keluarga terdakwa. Usai mendengar putusan 10 tahun penjara bagi terdakwa, sebagian pengunjung langsung berdiri dan berteriak sambil mengeluarkan kata-kata kotor.

Untung satuan pengamanan dari Polres Tanjungalai dibawah pimpinan AKP Pagaribuan cepat bersikap dan mengamankan situasi.
Tak cukup sampai di situ, Djohan Arifin dan Hasby, penasehat hukum terdakwa, turut bergabung bersama keluarga terdakwa berteriak-teriak tidak karuan. Aparat Kepolisian bersenjata lengkap langsung turun ke lokasi untuk menenangkan situasi.

Tetapi bukannya diam, penasehat hukum terdakwa malah beradu mulut, bersitegang dan nyaris adu jotos dengan polisi di depan majelis hakim. “Anda tidak berhak melarang keluarga terdakwa menyampaikan aspirasinya, hargai kami, kami juga penegak hukum,” tegas Hasby seraya mendorong polisi keluar ruangan.

Menyaksikan hal itu, majelis hakim sempat terdiam sejenak seraya menunggu keributan mereda, dengan maksud agar dapat dijelaskan bahwa terdakwa masih memiliki hak untuk upaya hukum banding ke tingkat yang lebih tinggi.

Tetapi karena kekacauan semakin menjadi-jadi, hakim ketua yang juga Ketua PN Tanjungbalai Sugiyo Mulyoto langsung mengetok palu tanda sidang ditutup. Majelis hakim pun keluar dan kembali ke ruanngannya.

Ternyata keluarga terdakwa tetap tidak terima dan mengejar Ketua PN ke ruangannya. Di depan ruangan itu, lagi-lagi massa membuat keributan dan terjadi adu mulut kembali dengan kepolisian dan petugas pengamanan pengadilan.

Mereka menuding polisi, jaksa dan hakim di Kota Tanjungbalai telah menerima suap terhadap putusan itu. Mereka juga berencana akan melaporkan mejelis hakim ke Komisi Yudisial (KY), Mahkamah Agung (MA) dan DPR RI Komisi III. “Kami akan membawa kasus ini ke Jakarta,” kata Hasby.

Sampai berita ini diturunkan, ketua pengadilan belum bias dikonfirmasi. Sebelumnya, tiga terdakwa narkoba ditangkap oleh BC Teluknibung karena membawa sabu-sabu seberat 2.004 gram pada 12 Desember 2012. Modusnya dengan menyembunyikan sabu dalam 72 kotak minyak rambut dengan menumpang MV Atlantic Jet Star dari Portklang, Malaysia. Mereka adalah Zailani, M Ilham dan Syafrizal. KN


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59700)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52465)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13851)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12415)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9331)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik