Senin, 15 Oktober 2018 - 06:50:12 WIB
Dirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 142 kali

Baca Juga:Bupati Simalungun DR JR Saragih “Suap” Uspida Terkait Pemberian 1 Unit Sepeda MotorKasus Sabu 2000 Gram Divonis 10 Tahun, Keluarga Terdakwa MengamukSTKIP PGRI Pontianak Masih Buka Kerjasama Dengan PemdaBandar Ganja Dibekuk di Kandang Ayam

Jambi, Pertemuan antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Anggota DPR RI yang berlangsung di Kantor Gubernur Jambi diwarnai dengan aksi demo yang dilakukan belasan masyarakat yang mengatas namakan dirinya Lembanga Pengawas Pembangunan pada Selasa (9/10/18).

Mereka menuntut untuk pencopotan, Direktur Rumah Sakit Umum Raden Mataher, dr Iwan. Karena yang bersangkutan diduga telah menyalahi wewenang yang ada. Menurut mereka pengurusan yang terjadi di dalam Kompleks Rumah Sakit Umum tanpa memberikan solusi apa pun. Padahala sebelumnya mereka sudah memiliki surat izin untuk berjualan di dalam kompleks.

Peserta aksi yang me­ngaku dirinya seorang janda mengatakan, bahwa selama puluhan tahun dirinya berjualan tidak ada penggusuran karena telah memiliki izin. Namun mengapa saat ini baru ada penggusuran secara paksa.

Dirinya menambahkan hampir seluruh pedagang yang berjualan sebagian besar seorang janda. Bahkan dia mengaku dimintai dana sebesar 16 juta rupiah agar bisa berjualan.

“Kami diusir secara paksa. Tanpa memberiakan solusi. Dan kami juga di mintai uang 16 juta agar tetap bisa berjualan” ujar salah satu ibu ibu.
Mendengar namanya dicatut dalam aksi tersebut Plt Dirut Rumah Sakit Umum Raden Mataher, dr Iwan Hermawan saat dikonformasi via whatsaap mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tempat yang layak di kantin Sosro yang biayanya 100 ribu/bulan.

Pemindahan tersebut sudah sesuai dengan peraturan rumah sakit dimana dilarang jualan di dalam di lingkungan Rumah Sakit. Karena jika dibiarkan akam melanggar aturan Rumah Sakit dan akreditasi. Iwan menambahkan jika itu bagian dari upaya untuk mencegah penyebaran penyakit. Karena 1 lalat saja hinggap di jualan mereka maka penyebaran penyakit.

“Yang jelas mereka sudah kita akomodir di tempat yang lebih layak. Tidak ada pengusuran paksa. Pedangan cuma dipindahkan ke tempat lebih layak saja. Dan tidak ada itu jualan di dalam rumah sakit” ujar dr Iwan. Saat berita ini diterbitkam Dirut Rumah Sakit Umum Raden Mataher belum berkomentar.(Rizal)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59194)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51030)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (18581)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14355)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13800)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13501)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13426)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12799)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8819)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8772)
Bedah JayaposGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasLabuhanbatu,  Jaya Pos Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Pemantau Kinerja Aparatur Negara ...


Tiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP TersangkaKurang Etis Terhadap Wartawan, Forum Wartawan OKI Sesalkan Sikap Bupati IskandarKoordinator BPP Kecamatan Kamang Magek Diduga Kerahkan Massa Ketika Wartawan Lakukan Investigasi Ten
Laporan KhususDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoKhusus untuk Kota Pangkalpinang, Mensos menjelaskan Bansos Tahap I sebesar Rp. 5.081.825.000, di peruntukkan ...


Disdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan DPRD Depok Paripurnakan Hasil ResesDuet Irdinansyah Zuldafri Bertabur Prestasi