Rabu, 17 Oktober 2018 - 05:51:16 WIB
Tersangka Jansaiman Saragih Menguasai Asset GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 488 kali

Baca Juga: Wawako batam Tinjau Lokasi Penertiban PKLKedapatan Berpesta Sabu Digelandang ke Polrse Tanjungbalai Bupati Simalungun DR JR Saragih “Suap” Uspida Terkait Pemberian 1 Unit Sepeda MotorKasus Sabu 2000 Gram Divonis 10 Tahun, Keluarga Terdakwa Mengamuk

Pekanbaru, Berlanjutnya kasus tersangka JS menjadi perhatian public. Setelah kasus ini P2 1 oleh Polda Riau dan diserahkan kepada pihak Kejaksaan, perjalanan kasus ini semakin membuka mata publik. Khususnya para Pendeta, Gembala Cabang di kalangan umat Kristiani.

Dengan berjalannya kasus ini yang ditangani oleh Kejari Pekanbaru, dimana JS menguasai asset Gereja Cabang GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru dan tidak melaksakan Surat Keputusan (SK) dari BPH dan BPD GBI Riau. Pernyataan ini telah dibenarkan oleh Ketua BPD GBI Riau, Pdt. Gede Widiada. Menurutnya, BPD Riau sudah melaksanakan upaya upaya untuk menyelesaikan Kasus JS ini dengan pihak GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru.

Berikut ini upaya-upaya yang sudah dilakukan pihak BPD GBI Riau untuk menangani masalah yang timbul antara Pdm. Jansaiman Saragih dengan GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru. BPD Riau GBI sebagai koordinator dan fasilitataor GBI Se Riau sudah melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan masalah yang timbul antara Pdm.Jansaiman Saragih dengan GBI ICC, antara lain :

Tanggal 19 Juli 2016, BPD Riau GBI mengundang para pihak untuk menyelesaikan masalah yang timbul melalui cara damai atau kekeluargaan. Tim Ad Hok GBI Riau memberikan saran kepada Sdr. Pdm. Jansaiman Saragih untuk mengembalikan assets yang menjadi hak milik dari GBI ICC serta mengganti nama GBI Arengka dengan GBI lain. Tim Ad Hok juga bersedia memfasilitasi pertemuan secara pribadi antara pihak Pdm Jansaiman Saragih dengan GBI ICC.

Tanggal 18 November 2016, BPD Riau GBI memberikan surat kepada Pdm. Jansaiman Saragih, mengingatkan untuk merealisasikan pertemuan tanggal 19 Juli 2016. Tanggal 14 Juli 2017, BPD Riau GBI mengundang kembali para pihak untuk menyelesaikan masalah yang timbul. Tim Ad Hok BPD memberikan saran kepada para pihak untuk menyelesaikan secara pribadi dan persuasif.

Tanggal 13 September 2017, BPD Riau memberikan surat kepada Sdr. Jansaiman Saragih, mengingatkan untuk merealisasikan pertemuan tanggal 19 Juli 2016 dan 14 Juli 2017. Tanggal 05 Desember 2017, BPD Riau mengirim surat perihal pelimpahan masalah ini kepada Badan Pekerja Harian (BPH) untuk dicarikan solusi penyelesaian.

Tanggal 16 Januari 2018, para pihak mendapat undangan dari BPH untuk menyelesaikan masalah di atas. Namun karena ketidak hadiran para pihak, maka pertemuan ditunda. Tanggal 09 April 2018, para pihak mendapat undangan dari BPH untuk menyelesaikan masalah di atas.

Hasilnya ; BPH membuat Surat Keputusan yang isinya perdamaian para pihak yang bermasalah. Tanggal 18 April 2018, BPD Riau GBI, mengingatkan para pihak untuk melaksanakan surat keputusan BPH yang isinya perdamaian para pihak. Tanggal 13 Juni 2018, BPD Riau GBI, mengundang para pihak untuk melaksanakan surat keputusan BPH yang isinya perdamaian para pihak.

Tanggal 14 Juni 2018 , BPD Riau menyaksikan serah terima assets yang dilakukan oleh Pdm. Jansaiman Saragih dengan pihak GBI ICC di Arengka serta ditandatangani surat perdamaian para pihak. Tanggal 15 September 2018, BPD Riau GBI menulis surat kepada BPH agar kasus Pdm.Jansaiman Saragih yang sudah ditahan oleh Kejaksaan dapat ditangani dengan segera. Tanggal 9 Oktober 2018, BPH GBI mengutus Bapak Pdt. Heru Cahyono (Supervisi GBI Wilayah Barat) dan Bapak Raja (LBH BPH) untuk menyelesaikan masalah yang timbul.

Menurut Gembala GBI ICC, Pdt. Ricky Nelson Tampubolon tidak ada terbersit sedikitpun untuk membawa kasus ini ke ranah hukum dan sudah diupayakan untuk diselesaikan secara damai dan kekeluargaan sesuai dengan arahan BPH dan BPD GBI Riau. Akan tetapi dari pihak JS menolak dengan alasan tidak merasa bersalah.

Setelah kasus ini memasuki P2 1 barulah JS mengembalikan asset tersebut yang disaksikan pihak BPD Riau GBI. Akan tetapi tanggapan dari pihak Kejaksaan adalah pelapor tidak bisa intervensi karena ini adalah delik pidana murni.

Dengan ditahannya JS di Rutan Sialang Bungkuk oleh Kejaksaan Pekanbaru menimbulkan Pro dan kontra di kalangan para Pendeta. Hal ini menyebabkan pihak GBI ICC Rayon 11 dipersalahkan oleh sebahagian para pendeta tanpa mengetahui kronologis sebenarnya dan upaya-upaya yang sudah pernah dilakukan. Dengan adanya kasus seperti ini, Gembala pusat mengharapkan agar para Gembala Cabang tunduk kepada aturan tatanan Gereja Pusat.(Tamba)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59629)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51482)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48825)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14969)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14240)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14065)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13795)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13291)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11774)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9257)
Bedah JayaposAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesSidoarjo, Jaya Pos Kepala Desa Pademonegoro Ispriyanto diduga cenderung tertutup dan memonopoli dalam ...


Realisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruPenggunaan ADD di Jorong Silungkang Tidak Transparan
Laporan Khusus20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahPadang Panjang, Jaya Pos Sebanyak 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang ...


Ilyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujuiPublikasi Kinerja Sekda Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2019