Senin, 17 September 2012 - 07:36:28 WIB
Sertifikasi Tantangan Bagi Para GuruKategori: Pendidikan - Dibaca: 401 kali

Baca Juga:Bupati Kunker ke SepingganSerang Petugas Dengan Sangkur, Residivis DidorSijago Merah Lalap Rumah Bripka Robi AsabiGila ! Pejabat Eselon IV Punya Asset Miliaran Rupiah ?

Pandeglang,Jaya Pos

Pemerintah telah mengeluarkan PP Nomor 52 tahun 2009 tentang tunjangan profesi bagi guru. Oleh karena itu, guru dituntut untuk meningkatkan profesionalitas dan profesionalismenya, terlebih setelah  diberlakukannya sistem Sertifikasi. Hal tersebut tentunya menjadi tantangan  besar bagi para guru yang sudah mempunyai golongan yang layak,

Ucup Sutisna Selaku Kepala UPT Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan  Pulosaril Kabupaten Pandeglang pada saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, sertifikasi tangtangan  bagi guru-guru agar bisa menujukan kerja yang berkualitas dan baik.

Ucup menyatakan, ada rasa was–was dan khwatir bagi seorang guru yang belum memenuhi syarat dan bagi guru yang telah memperoleh sertifikasi, karena seorang guru lambat–laun ditengarai akan kembali ke habitatnya, yaitu harus memiliki nilai-nilai profesionalismenya dan jangan meninggalkan nilai profesionalismenya saat proses sertifikasi.

Lebih lanjut Ucup  mengatakan, guru ditetapkan harus menempuh strata satu (S1) dan itu sesuai dengan program pemerintah “kupas tuntas tahun 2014.”  Meski proses sertifikasi telah selesai namun sampai saat ini profesionalisme guru masih perlu ditingkatkan, terutama dalam kiprahnya  sebagai seorang pendidik.

Seorang guru dalam mencermikan profesinalisnya bisa dilakukan dengan mengoptimalkan kerja pengawas sekolah. Seorang pengawas sekolah diharapkan mampu mengawal secara formal personalitas dan profesionalime guru melalui monitoring maupun pembinaan juga memberikan pemahaman yang belum dimengerti seorang guru setelah sertifikasi.

Salah satu contoh adalah dengan dilakukanya rotasi bagi guru di lingkunganya, dan hal yang harus ditanamkan pada guru adalah peningkatan disiplin bagi para guru yang sudah dapat sertifikasi, khususnya di wilayah UPT Disdik Kec Pulosari, umumnya Kabupaten Pandeglang dan Banten.

Di daerah tertentu, ada seorang guru yang belum paham Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan ketentuan pemenuhan jam mengajar 24 jam per sepekan, pembuatan RPP dan sebagainya, Untuk saat ini masih diperbolehkan teaching team.

Tetapi perlu diketahui, adanya teaching team itu disebabkan kualitas guru yang tidak merata. “Untuk menjaga profesionalime guru maka harus ada upaya yang berkelanjutan,” kata Ucup.Yan/Ham


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59700)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52464)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13851)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12415)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9331)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik