Rabu, 07 November 2018 - 07:18:54 WIB
Diduga Korupsi DD Kades Cimanis Sobang Akan DipolisikanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 371 kali

Baca Juga:Diduga Oknum PT Pos Tilep Dana Pensiun TNIJalan dan Jembatan Rusak Warga Perbaiki Secara SwadayaRuang Anggrek RS Anuntaloko Parigi BauFPSS Demo, Bupati Wabup Simalungun Merasa Diasingkan Bupati

Anggaran kemasyarakatan, khususnya insentif guru mengaji yang setiap tahun dianggarkan diduga tidak dibagikan.

Pandeglang, Tasma Hidayat, Kepala Desa (Kades) Cimanis Kecamatan Sobang digeruduk warganya, pasalnya kades diduga telah melakukan pe­nyimpangan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.

Dalam orasinya, warga masyarakat mengutarakan ada kejanggalan dalam me­ngelola anggaran Dana Desa yang berkaitan pambangunan fisik ataupun anggaran kemasyarakatan, khususnya insentif guru mengaji yang setiap tahun dianggarkan diduga tidak dibagikan. “Selain hal tersebut masih banyak dugaan penyimpangan anggaran yang pernah diberitakan di media namun sampai sekarang belum ada tindakan tegas dari aparat terkait,” celetuk salah seorang pendemo, Rabu (24/10).

Sahri warga Binong/Calung yang merupakan perwakilan pendemo mengungkapkan, masyarakat menuntut pertanggungjawaban kepala desa agar segera menyelesaikan pembangunan pengerasan jalan di Kampung Binong/Calung yang hanya digelar sekrup tanpa ada batu belah bahkan pemadatan (stump) sedangkan dalam anggaran ada. “Saya tidak mengerti, dikemanakan anggarannya,” kata dia.

Selain pengerasan jalan, menurut dia, ada juga pemasangan bis gorong-gorong sebanyak 2 unit yang sudah direncanakan, namun sampai sekarang tidak ada dan tidak dilaksanakan.

Lain hal Agus, warga Desa Cimanis mengaku dalam orasi mewakili MUI Desa Cimas Kecamatan Sobang ini ingin mempertanyakan anggaran insentif guru ngaji yang sudah dianggarkan dari dulu namun untuk tahun 2016 sampai tahun 2018 tidak direalisasikan. “Dikemanakan ang­garannya sampai dua tahun tidak diberikan,” keluhnya. Untuk itu dirinya meminta Tasma Hidayat selaku Kades Cimanis agar mempertanggungjawabkannya.

Sementara itu, Tasma Hidayat Kades Cimanis saat dimintai tanggapan terkait adanya demo dan tuntutan warganya tersebut mengaku pusing atas kejadian itu. Kendati demikian dirinya berjanji akan merealisasikan tututan masyarakat tersebut. “Saya nanti akan beresken betiu ang­garan Dana Desa tahap ketiga turun,” dirinya berjanji.

Menanggapi hal ini, Mukri Adiaksa alias Si Bola, Aktivis RP NKRI menegaskan hal ini tidak bisa dibiarkan, apalagi Tasma selaku Kades mau merealisasikan tuntutan warga begitu DD tahap tiga turun. “Itu jelas sudah tidak masuk akal, toh yang dipertanyakan anggaran yang sudah ada, dikemanakan? Kalau untuk anggaran DD tahap tiga juga sudah ada alokasinya sendiri, Dalam aturan kan sudah jelas, ketika dalam penyerapan DD terjadi kendala atau bermasalah, maka untuk anggaran tahap berikutnya tidak akan diturunkan, kenapa Kades Cimanis bicara seperti itu?” sebutnya.
Untuk itu dirinya berharap agar intansi dan aparat terkait sigap dalam menyikapi hal ini, “Yang jelas, ini adalah dugaan penyimpangan dana, apalagi insentif guru ngaji tidak diberikan,” tegasnya seraya berharap agar kades tersebut layak untuk ditindak secara hukum, agar ada efek jera.(Aan)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59629)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51482)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48826)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14969)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14240)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14065)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13795)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13291)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11775)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9257)
Bedah JayaposAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesSidoarjo, Jaya Pos Kepala Desa Pademonegoro Ispriyanto diduga cenderung tertutup dan memonopoli dalam ...


Realisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruPenggunaan ADD di Jorong Silungkang Tidak Transparan
Laporan Khusus20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahPadang Panjang, Jaya Pos Sebanyak 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang ...


Ilyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujuiPublikasi Kinerja Sekda Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2019