Kamis, 08 November 2018 - 05:36:54 WIB
Abaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal PasangKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 298 kali

Baca Juga:Dua Perusahaan Tambang Bidik Pasir Besi di BuolPetani Pangkep Menuju AlsintanDiduga Oknum PT Pos Tilep Dana Pensiun TNIJalan dan Jembatan Rusak Warga Perbaiki Secara Swadaya

Surabaya, Pemasangan PJU guna penerangan bagi pengguna jalan sangat diperlukan karena membantu lancarnya aktivitas pengguna jalan.
Pemerintah kota pusat lewat penyelenggara program kegiatan pembangunan adalah DKP melalui Satker Dinas Kebersihan dan Tata Ruang Terbuka Hijau, Kota Surabaya segera akan melaksanakan kegiatan tersebut.

Dari serapan anggaran APBD 2018 terdapat alokasi biaya pemasangan PJU Jalan Jagir Wonokromo dengan kode kegiatan 1.1.1.03.04.0001 yaitu belanja modal pengadaan jaringan listrik (5.2.3.16.02) yang harus dilaksanakan sesuai persyaratan dokumen BOQ, Gambar, RAB dan specifikasi teknik yang sudah dibuat beserta penanda tanganan pakta intregritas yang harus d sanggupi dan dipatuhi oleh rekanan.

Terlaksananya paket bersumber dari APBD 2018 melalui lelang terferivikasi dan terkoreksi oleh panitia lelang putaran XIV dengan banyak peserta yang dimenangkan oleh PT. Pendowo Bagus Jaya. Pemilik dan direktur atas nama Suhadi ST dan Bagus Hadi Prasetya sebagai komisaris dengan asosiasi AKLI berdomisili Jalan Nuri-3 Blok RM.9 No.28 daerah Benowo, Kota Surabaya NPWP. 66.642.840.4-604.000 nama tenaga kerja merangkap pengurus dengan susunan portal pagu Rp.1323.576.100.00 HPS.Rp.518.381.108.00 dengan nilai penawaran Rp.446.342.482,00 tanggal. kontrak 04 Juni 2018 klasifikasi K1sub bidang memiliki EL 007 dan EL 010.

Sedangkan nilai KD (Kemampuan Dasar) tidak ada pengalaman kosong. Padahal untuk pekerjaan pemasangan PJU seharusnya bila melihat SE Permen PU No. IK 0201-Kk/978

Untuk pekerjaan ini akan lebih baik memakai (SBUKBLI) kualifikasi instalasi Mekanikal dan Elektrikal atau (ASMET) subidang jaringan distribusi tenaga listrik beserta perawatannya (24007).

Dari pantauan Jaya Pos di lapangan terdapat banyak kejanggalan sehingga terkesan asal jadi. Nama susunan yang berkepentingan PT minimal nama komanditer tidak terlihat di lapangan padahal sudah tertuang ketentuan dalam PERPRES 54 2010, ketentuan pinjam bendera alhasil terindikasi mensiasati mencari celah guna mencari keuntungan sebatas wajar dalam pekerjaan karena ketidaksesuaian dokumen dan beberapa item yang harus dipatuhi menerangkan terdapat ke­perluan yang dibutuhkan yaitu : 1. Kabel Twisted 2x16mm 2.645M1.,2. Bongkar instansi lama 2.464 M1
3. Pembongkaran Armatur 70 buah, 4.Pemasangan Armatur 123 buah, 5. Service kabel 113 bh, 6.konektor 204 bh, 7.Ornamen 2 M dan 3M 1 bh, 64 bh, 8. Pembongkaran Ornamen 69 Bh, 9.Panel PJU 3.500 VA 1phase 1unit dan 4 unit, 10. Pondasi PJU 33 titik dan pasangan strous 33 titik.

Keseluruhan kegiatan agar terlaksananya pemasangan 100 titik penerangan sesuai harapan dan masih banyak lagi item yang lainnya. Dalam item pembuatan panel seharusnya dari plat baja tebal 1.8- 2 M dan berisi peralatan/perangkat keras,serta perangkat lunak untuk aliran listrik dan pengaturan waktu penyalaan PJU, macnetic LC 1D25, LC 1-D 40 daya 3.500 VA,5.500 VA, time switch (sul 181 h/sul 181 d) MCB iC60N atau barang yang setara dan depan box panel pintu diberi tulisan PJU Pemkot 2018 Jalan Jagir Wonokromo beserta nomer idpel,bila melihat detail gambar pada box panel posisi pintu bawah terdapat lubang tembus penyegelan ke box panel akan tetapi tidak terlihat,posisi belakang dengan beugel plat besi lebar 5 CM ; tebal 5 MM dan UNP bolt nut dan washer lebar 50 CM,sedangkan untuk item pondasi cor dengan campuran speci 1pc : 2ps : 3 kr guna mendapatkan karakteristik yang dipersyaratkan, lebih berkualitas lagi bila terdapat uji lab atau tertera mix desig, keseluruan berjumlah 33 titik tidak maximal. Bahkan pasir cor bawah pasangan strous sedalam 2 m setebal 15 cm tidak dilakukan.

Karena banyaknya kejanggalan dalam pekerjaan lapangan, Jaya Pos mencoba konfirmasi pada salah satu Satker Dinas Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya berinisial BGO melalui Via Watcsh Ap seakan menutupi diduga ada konspirasi pembelaan melindungi terhadap pekerjaan rekanan nakal. Padahal sudah tertuang PP 29 Tahun 2000 sebagai penyelenggara tindak tegas minimal efek jera atau sanksi black list bukan malah tutup mata. Matanya tertutup dan melakukan pembiaran.

Terkait hal ini temuan lapangan serta lemahnya pengawasan dari Dinas RTH Bidang PJU Kota Surabaya paket berlokasi Jagir Wonokromo yang patut disorot Jaya Pos meminta tanggapan aktivis penggiat dan pemerhati pembangunan LSM WAR (Wadah Aspirasi Rakyat), Drs. ZainaL Abidin ST MT yang menerangkan, “Kita perlu memonitoring adanya indikasi kecurangan dalam pembangunan selama masih bersumber anggaran APBD dari hasil pajak rakyat apalagi dalam proses mekanisme terindikasi melawan hukum dan merugikan keuangan negara yang dilakukan oleh oknum berkepentingan dengan syarat tujuan tertentu, terdapat proses tersendiri masa PHO dan FHO juga ada ketentuan PP 71 tahun 2000 yang akan diperjelas dengan Presiden dengan mendapatkan bonus nilai dan penghargaan yaitu PP 43 tahun 2018 peran serta masyarakat terhadap indikasi kecurangan dalam kinerja sebagai penyelenggara, biar masyarakat menilai proses bagaimana seorang penyelenggara harus terbuka sesuai SOP yang juga tertuang UUD No.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dalam regulasi pengadaan barang dan jasa serta mekanisme proses lapangan,” ujarnya.
(Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59364)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51240)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32880)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14714)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14005)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13841)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13597)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13009)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9891)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9017)
Bedah JayaposWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikTidak hanya soal air bersih saja yang menjadikan penyebab kesulitan di Huntara, lampu penerangpun bagian dari ...


Bobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?
Laporan KhususPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixCiamis, Jaya Pos Persoalan rencana pengaspalan hotmix jalan kabupaten lintas Buniseuri-Jalatrang yang ...


Lakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari Ramadhan