Kamis, 08 November 2018 - 11:02:45 WIB
Novarina Diduga Gelapkan Dana Miliaran Milik Primpop Yustisia Babinkum TNIKategori: Jakarta - Dibaca: 78 kali

Baca Juga:Kepala SMPN 11 Cimahi Jemput Bola ke WargaDua Perusahaan Tambang Bidik Pasir Besi di BuolPetani Pangkep Menuju AlsintanDiduga Oknum PT Pos Tilep Dana Pensiun TNI

Jakarta, Jaya Pos  -Sidang kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Novarina yang dipimpin Majelis Hakim Ketua Siti Zamzamah digelar di Pengadilan Negeri Jakarya Timur dengan agenda pembacaan surat dakwaan, Selasa (6/11).

Surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Handri menjelaskan bahwa sekitar bulan Januari 2017 terdakwa selaku orang tua dari saksi Lustika (yang penuntutanya dilakukan secara terpisah) menemui saksi MARKONI selaku Primkop Yustisia Babinkum TNI, Cilangkap Jakarta Timur.

Menurut Handri, terdakwa menyatakan kepada saksi Markoni bahwa usaha/bisnis milik saksi Lustika, yaitu pertambangan batu andesit yang berlokasi di Lampung sedang berjalan sangat baik dan saat ini sudah ada pesanan dari PT WIKA. Karena perusahaan milik saksi Lustika, yakni PT Anugerah Mandiri Persada merupakan perusahaan rekanan dari PT Wika. 

Atas hal tersebut, terdakwa menyampaikan bahwa saksi Lustika membutuhkan modal kerja sebesar Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) yang akan dikembalikan dalam jangka waktu 1 (satu) bulan.  Untuk menyakinkan saksi Markoni, terdakwa dan saksi Lustika diberikan jaminan berupa 1 (satu) lembar cek tunai Bank Mandiri No : GZ 146804 dengan tanggal jatuh tempo yakni tanggal 3 Maret 2018.

Selanjutnya, terdakwa bersama Lustika juga meyakinkan saksi Yuyun Sopyan selaku Ketua Koperasi Yustisia Babinkum bahwa pihak Primkop Yustisia Babinkum TNI akan dilibatkan dalam pembelian bahan solar dan sewa alat berat di pertimbangan tersebut.

Kemudian pada tanggal 8 Februari 2017, saksi Yuyun Sopyan memberikan dana sebesar Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) kepada saksi Lustika dengan cara saksi YUYUN SOPYAN mengambil tunai dana dari Koperasi Primer Babinkum, kemudian saksi ISO SUHERMAN menyetor tunai ke rekening Mandiri PT CBM dengan nomor 1220007592226.

Handri menambahkan bahwa terdakwa dan saksi Lustika kembali meminta dana sebesar Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) dengan alasan bahwa terdapat keperluan mendesak untuk keperluan proyek batu andesit dengan menyakinkan saksi Yuyun Sopyan dengan memberikan jaminan berupa SKBDN dan cek tunai dengan nomor GW 500758 senilai Rp.550.000.000,- (lima ratus lima puluh juta rupiah) yang jatuh tempo tanggal 8 Maret 2018.

Lebih lanjut, tanggal 20 Februari 2017 saksi Yuyun Sopyan memberikan dana sebesar Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) kepada terdakwa dengan cara saksi Yuyun Sopyan mengambil tunai dana dari Koperasi Primer Babinkum, kemudian saksi Iso Suherman menyetor tunai ke rekening Mandiri PT CBM dengan nomor 1220007592226.

Kemudian saksi Yuyun Sopyan bersama saksi Ade Junjunan dan saksi Iso Suherman mencairkan cek Bank Mandiri yang diberikan oleh terdakwa dan saksi Lustika dengan No : GZ 146804 dan cek tunai dengan No : GW 500758 senilai Rp.550.000.000,- (lima ratus lima puluh juta rupiah) di Bank Mandiri Cabang, Jakarta Ratu Plaza. Selanjutnya diketahui bahwa cek No : GZ 146804 tidak dapat dicairkan dengan alasan rekening sudah ditutup atas permintaan pemilik rekening yaitu saksi Lustika, sedangkan cek No : GW 500758 tidak dapat dicairkan dengan alasan rekening restricted atau tidak ada dananya.

Lebih lanjut,  terdakwa bersama Lustika datang ke Babinkum TNI menemui saksi Yuyun Sopyan yang intinya akan menyelesaikan permasalahan yang terjadi, lalu terdakwa dan Lustika memberikan kuasa kepada saksi Yuyun Sopyan untuk menarik dana sebesar Rp.2.100.000.000,- di Bank UOB dengan nomor rekening 6683700891 pada tanggal yang di tentukan oleh saksi Lustika, yaitu pada tanggal 10 Mei 2017.

Namun saat saksi Yuyun Sopyan dan saksi  datang ke Bank UOB, terdakwa dan Lustika tidak datang ke Bank UOB sehingga diketahui  bahwa dana yang ada pada rekening UOB tersebut tidak mencukupi karena dananya dibawah Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah).

Akibat perbuatan terdakwa dan saksi Lustika (yang penuntutanya dilakukan secara terpisah) Primkop Yustisia Babinkum TNI mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp.1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) atau berkisar dari jumlah tersebut.

Atas Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378, Jo. Pasal 55 KUHP. Dan Pasal 372 KUHP. (@d2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51683)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50692)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13966)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13453)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13106)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12377)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8457)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7093)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6201)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6046)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD