Kamis, 08 November 2018 - 16:58:26 WIB
Kepala Sekolah SDN 52 Korong Batu Diduga Gelapkan Dana BOS Kategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 176 kali

Baca Juga:Rehabilitas Ruang Kelas di Kecamatan Pasar Kemis, Disinyalir Beraroma KorupsiKepala SMPN 11 Cimahi Jemput Bola ke WargaDua Perusahaan Tambang Bidik Pasir Besi di BuolPetani Pangkep Menuju Alsintan

Bantaeng, Jaya Pos -Terkait penggunaan dana BOS yang diduga menyimpang di SDN 52 Korong Batu, Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan terlihat kondisi sekolah begitu memprihatinkan.

Dilapangan ditemukan beberapa keserusakan, diantaranya plafon sekolah yang sudah rusak, tiga ruang kelas yang dindingnya sudah hancur dan kondisi lapangan voli yang rabat betonnya sudah terkelupas.

Adanya keserukan tersebut diduga Kepala Sekolah SDN 52 Korong Batu tidak ada niat baik untuk memperbaiki padahal di dalam pertangung jawaban tahun anggaran 2017/2018  yang sudah dibuat oleh Kepala Sekolah dan bendahara  sudah menghabiskan dana sekitar Rp.85 juta dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang seharusnya diperuntukkan untuk sarana dan prasarana sekolah.

Dana BOS yang seharusnya digunakan untuk peningkatan kualitas pendidikan yang  diduga penggunaannya tidak sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) membuat sekolah ini terlihat kumuh. 

Atas hal tesebut, Wakil Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA SULSER-BAR) Muh Yamin angkat bicara. Dia mengatakan bahwa dugaan kuat Kepala Sekolah SDN 52 Korong Batu, Nurwati, S.Pd tidak memberikan kenyamanan kepada para guru dan khususnya kepada para murid dalam hal fasilitas. Sekolah tersebut merupakan sekolah negeri, bila dilihat dilapangan kondisinya sangat memprihatinkan karena diduga Kepala Sekolah hanya  menentingkan diri sendiri dan semata-mata mencari keuntungan pribadi padahal anggaran Dana Bos yang dikelolanya untuk pendidikan sebesar ratusan juta pertahun yang dikucurkan oleh pemerintah dari APBN/ APBD.

Lajut dia, sarana dan prasarana sebagaimana yang kita ketahui adalah salah satu  penunjang kegiatan belajar mengajar, yang sangat mempengaruhi kualitas pendidikan seorang anak didik. Apalagi anak didik yang masih dijenjang sejolah dasar (SD).

Anak pada usia sekolah dasar mengalami pertumbuhan karakter awal yang akan membentuk jati diri anak sebagai generasi baru suatu bangsa, maka itu kondisi pendidikan anak di sekolah dasar perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah. Dalam tugas kontrol pemeriksaan yang ketat oleh Lembaga Badan Pemerintah (Inspektorat) Kabupaten dan Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan untuk audit secara serius dilakukan pembinaan kepada kepala sekolah sehingga para guru, kepala sekolah dan komponen pendidikan bisa mengerjakan tanggung jawabnya dengan baik untuk pengingkatan kualitas pendidikan, khusus dalam mengelola anggaran dana bantuan operasional (BOS).

“Untuk itu, tidak ada salahnya penegak hukum, Polres Bantaeng dan Kejaksaan Negeri Bantaeng untuk melakukan langkah awal memanggil kepala sekolah SDN 52 Borong Batu, Nurwati, S.Pd untuk diklarifikasi tentang dugaan korupsi yang dilakukannya,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN 52 Korong Batu, Nurwati, S.Pd mengatakan bahwa sudah tranparan dalam mengelola dana BOS tersebut.

“Kami sudah transparan dengan menulis semua anggaran yang kami kelola dalam Dana BOS. Sudah kami tulis  dipapan informasi Dana Bos. Silakan Bapak lihat terpasang di dinding sekolah. Mengenai dana untuk sarana prasarana sekolah saya belanjakan sudah betul sebesar Rp.85 juta untuk perbaikan lapangan voli mini dan juga kami membeli 1 sebuah laptop,” ujarnya melalui telepon genggam miliknya, Selasa (6/11). (Mudahri)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51684)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50692)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13966)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13106)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12377)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8457)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7093)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6201)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6046)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD