Rabu, 19 September 2012 - 07:13:37 WIB
Peri Ananta: Kapal Penangkap Ikan Tingkatkan Kesejahteraan NelayanKategori: Riau - Dibaca: 581 kali

Baca Juga:Proyek Jalan Lingkungan Tahun 2011 Rusak ParahSayur-Mayur di Senggerang Balocci BergejolakMantan Lurah Birobuli Utara Rentan MasalahRehabilitas Ruang Kelas di Kecamatan Pasar Kemis, Disinyalir Beraroma Korupsi

Pekanbaru, Jaya Pos

Pengadaan kapal penangkap ikan yang diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dengan program seribu kapal, sudah dilaksanakan sejak tahun 2010 lalu. Tujuan pengadaan kapal penangkap ikan tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan.

Hal itu disampaikan oleh Perry Ananta, Kepala Bagian Bina Program Dinas Perikanan Provinsi Riau, kepada Jaya Pos, baru-baru ini, di kantornya. “Pada tahun 2010 Propinsi Riau mendapat alokasi anggaran untuk pengadaan dua unit kapal dari Kementerian Kelautan melalui APBN. Kemudian pada tahun 2011 Riau mendapatkan alokasi dana untuk pembelian delapan unit kapal penangkap ikan, sementara pada tahun 2012 juga mendapat alokasi dana untuk pembelian delapan unit penangkap ikan, sehingga saat ini Riau memiliki 19 unit kapal penangkap ikan,” ujar Perry Ananta.    

Pada tahun 2009, produksi ikan Riau sebesar 123.851 ton per tahun, sementara pada tahun 2010 meningkat menjadi 137.990 ton kemudian pada tahun 2011 meningkat menjadi 195.194,9 ton. Produksi ikan tangkapan nelayan Provinsi Riau bisa diperkirakan akan  terus bertambah mengingat banyaknya petani budidaya ikan keramba, dan bantuan kapal penangkap ikan yang diberikan oleh pemerintah.

Ferry menjelaskan, sejumlah kapal tersebut diserahkan kepada koperasi yang dianggap mampu untuk melaksanakan operasional kapal tersebut, tetapi sebelum kapal diserahkan, terlebih dulu dilakukan pelatihan oleh pemerintah kabupaten yang memiliki wilayah perairan, jadi tidak langsung diserahkan begitu saja. Ada kriteria koperasi yang bisa mendapatkan kapal tersebut.
“Jadi, dengan adanya bantuan kapal ini kita harapkan hasil tangkapan ikan nelayan bisa maksimal,” harapnya.

Ia mengatakan, produksi ikan laut dari daerah pesisir Riau juga saat ini sangat bagus, mengingat daerah pesisir Riau memiliki daerah yang panjang, dan memiliki kekayaan habitat perikanan yang bagus, seperti daerah Bagan Siapiapi, Kota Dumai, Bengkalis, Meranti dan Indragiri Hilir.

Pesisir pantai daerah Riau berada di pinggiran pantai Selat Malaka, jadi hasil perikanan di daerah tersebut sangat menjanjikan, dan terbukti hasil perikanan laut kita selama ini sangat bagus, meski masih belum sebagus daerah lain seperti Sumatera Barat dan Sumatra Utara. “Namun ke depan bisa juga menghasilkan produksi ikan yang lebih besar,” katanya.

Budidaya ikan kolam/keramba di Provinsi Riau mempunyai produksi yang cukup besar karena budidaya ini lagi berkembang pesat di Riau, terutama daerah yang memiliki  aliran sungai  seperti sungai Kampar, Sungai Rokan dan sungai Indragiri. “Saat ini kami sudah mengatur program pengembangan budidaya ikan keramba di beberapa daerah yang sangat potensial seperti di Kabupaten Kampar,

Rokan Hulu dan Rokan Hilir, karena sangat menjanjikan ke depan, terutama budidaya ikan jenis patin dan ikan lele,” terangnya.
“Melalui program budidaya ikan keramba dan bantuan kapal penangkap ikan yang diberikan oleh pemerintah, kesejahteraan masyarakat Riau khususnya nelayan maupun petani ikan dapat lebih meningkat,” pungkas Ferry.Tam/Tun


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (113920)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (83034)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (15800)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (12396)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (9207)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (8857)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (8721)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (8496)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (7820)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (7086)
Bedah JayaposPerubahan Jenis Tanaman PTPN VII Unit Usaha Bekri IlegalLampung Tengah, Jaya Pos Perkebunan yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan dari tahun 1996 yang ...


Selamatkan Danau Toba ( I ), Pembabatan Hutan oleh GDS Ancam Keselamatan Pulau SamosirInfrastruktur di Desa Sei Landak Sangat Minim PengawasanBandar Narkoba Dilepas Kinerja Kapolres Sergai DipertanyakanPembangunan jalan Nasional, PT. Inti Indokomp Cs Diduga Kuat Gunakan Material NonstandarPupuk Bersubsidi Menghilang di Pasaran Petani Pantura Subang KelimpunganDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKKejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM Tirtawening
Laporan KhususPembangunan Jembatan Desa Mendapat Apresiasi Dari MasyarakatIndramayu, Jaya Pos Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah dalam setiap pertemuannya menekankan tentang arti ...


Dr. Tigor Gembira, HKBP Perhatikan Masalah Pendidikan dan KesehatanIbu Petani, Kini Jadi Anggota DPRD Kota Pematang SiantarGelar Lomba Cipta Menu B2SAPSN Menjadi Budaya Hidup Bersih Sepanjang MasaPemkot Mojokerto Gelar Pameran UMKM dan Industri Kreatif Jatim 2014Rano Karno Resmikan Pembangunan Ruas Jalan Citeras-TigaraksaUpacara Peringatan HUT RI Ke 69 di Ogan Ilir Berlangsung Khidmat