Selasa, 13 November 2018 - 19:30:35 WIB
SMP N 6 Nanga Pinoh Ditunjuk Sebagai Sekolah SehatKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 263 kali

Baca Juga:DPRD Natuna Geram, Ada Mark Up di Disdik NatunaPria Bisu Tertangkap Bawa GanjaPeri Ananta: Kapal Penangkap Ikan Tingkatkan Kesejahteraan NelayanProyek Jalan Lingkungan Tahun 2011 Rusak Parah

Kab. Melawi, Jaya Pos -  Sekolah yang layak adalahharapan seluruh masyrakat Indonesia terutama para murid, begitu juga dengan SMP N 6 Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat yang perlu dukungan Pemerintah untuk membenahi segala ke kurangan-kekurangan sekolah tersebut.

“Sekolah ini sudah layak dijadikan contoh sekolah sehat kalau kita lihat dari kategeri pemilihan sekolah sehat yang dimaksud,” ujar Camat Nanga Pinoh Daniel usai mengikuti upacara HUT Sumpah Pemuda (12/11/2018) di area lapangan SMPN 6 Nanga Pinoh.

Daniel menilai, untuk tahun 2019 sekolah kategori sehat di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh adalah SMP N 6. Tentu sebelum dipilih menjadi sekolah sehat perlu ada pembenahan-pembenahan, diantaranaya lapangan, kebersihan lingkungan, pola sehat dan penunjang sarana dan  prasarana kepentingan sekolah, termasuk WC dan penambahan lokal.

“Semua hal itu harus didukung pihak pemerintah dan masyarakat, terutama orang tua murid, karena kepala sekolah dan guru maupun petugas pegawai lainnya hanya pelaksana didik, tidak punya anggaran tersendiri membangun sarana prasarana tersebut. Dari hasil peninjauan hari ini, SMP N 6 layak terpilih sekolah sehat,” terang Daniel.

Dalam kesempatan itu, Daniel menaburkan bibit ikan di kolam sekolah yang kebetulan dicetak sendiri oleh pihak sekolah SMP N 6.

Pada saat itu juga Daniel berjanji akan menyumbang bibit ikan bila pihak sekolah mau mencetak kolam tambahan.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Desa Taufik mengatakan, saya sebagai kades sangat mendukung pihak pemerintah terkait menjadikan sekolah ini kategori  sekolah sehat.

“Sudah wajar kami rasa, walaupun sekolah ini jauh dari pemukiman warga tapi selalu aman nyaman dan bersih. Kami warga setempat berharap kepada pemerintah agar diberi dukungan sepenuhnya,” jelasnya.

Kepala sekolah SMP N 6, Damayanti Sarumpaet mengakui untuk dijadikan sekolah yang dipimpinnya menjadi sekolah sehatsudah layak bila dinilai dari beberapa kategori, tapi masih ada beberapa aitem yang perlu dipenuhi, salah satunya kurangnya satu unit ruang kelas baru, ruang lab, ruang BP, prasarana UMBK, UKS, penjaga sekolah, kantin dan pagar serta bomiler sekolah.

Untuk mencapai sekolah sehat kami, kata Damayanti, mulai dari makanan jajanan sehat, yaitu makanan tanpa instan, minuman saset, lingkungan sehat dan aman serta nyaman. Selain pendidikan formal kami dasari kebiasaan sopan santun, bertata krama antara guru dan murid dan ini semua tidak terlepas keterlibtan pemerintah pada khususnya kementerian terkait, yaitu MenDikBud, lingkungan hidup, kementerian, agama dan kesehatan. Kami sebagai tenaga didik di sekolah ini selalu kerja sama dengan tim pengelola yang terbentuk dari seluruh guru maupun tenaga didik lainya yang diketuai, Ika Diah Nursiska, Sp.d selalu kerjasama dan terus sharing memberi masukan satu dengan yang lainnya dengan tujuan mencapai sekolah sehat dan standard Nasional.

Di sekolah ini sudah ada tenaga medis khusus sekolah sebagai tenaga medis honorer yang bekerjasama dengan dinas kesehatan. Dari semua pencapaian itu, kami sangat berharap kerja sama dukungan orang tua murid, termasuk keterbukaan orang tua kepada guru tentang kelemahan anak-anak nya.

“Untuk Pemkab Melawi, kami sebagai tenaga didik semangat mengapresiasi dukungan Bupati Kab. Melawi terhadap peretasan pendidikan ini menjadi sinergi bagi pendidikan di Kab. Melawi. Beliau sangat kooperatif tentang pendidikan,” jelasnya. (Pangaribuan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59434)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51308)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (37024)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14784)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14085)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13902)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13659)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13087)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10230)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9081)
Bedah JayaposBangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Melakukan Sidak Pasuruan, Jaya Pos Setelah adanya pemberitaan oleh harian jaya pos terkait ada­nya bangunan ...


LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA Akan Turunkan Tim Investigasi Terkait PompanisasiKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MAPBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM Bersubsidi
Laporan KhususBupati Bantaeng Pantau Proses Terminal Darah PuskesmasBantaeng, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus melakukan inovasi di sektor kesehatan. Salah ...


DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2018DPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoSerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut