Selasa, 13 November 2018 - 19:30:35 WIB
SMP N 6 Nanga Pinoh Ditunjuk Sebagai Sekolah SehatKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 227 kali

Baca Juga:DPRD Natuna Geram, Ada Mark Up di Disdik NatunaPria Bisu Tertangkap Bawa GanjaPeri Ananta: Kapal Penangkap Ikan Tingkatkan Kesejahteraan NelayanProyek Jalan Lingkungan Tahun 2011 Rusak Parah

Kab. Melawi, Jaya Pos -  Sekolah yang layak adalahharapan seluruh masyrakat Indonesia terutama para murid, begitu juga dengan SMP N 6 Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat yang perlu dukungan Pemerintah untuk membenahi segala ke kurangan-kekurangan sekolah tersebut.

“Sekolah ini sudah layak dijadikan contoh sekolah sehat kalau kita lihat dari kategeri pemilihan sekolah sehat yang dimaksud,” ujar Camat Nanga Pinoh Daniel usai mengikuti upacara HUT Sumpah Pemuda (12/11/2018) di area lapangan SMPN 6 Nanga Pinoh.

Daniel menilai, untuk tahun 2019 sekolah kategori sehat di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh adalah SMP N 6. Tentu sebelum dipilih menjadi sekolah sehat perlu ada pembenahan-pembenahan, diantaranaya lapangan, kebersihan lingkungan, pola sehat dan penunjang sarana dan  prasarana kepentingan sekolah, termasuk WC dan penambahan lokal.

“Semua hal itu harus didukung pihak pemerintah dan masyarakat, terutama orang tua murid, karena kepala sekolah dan guru maupun petugas pegawai lainnya hanya pelaksana didik, tidak punya anggaran tersendiri membangun sarana prasarana tersebut. Dari hasil peninjauan hari ini, SMP N 6 layak terpilih sekolah sehat,” terang Daniel.

Dalam kesempatan itu, Daniel menaburkan bibit ikan di kolam sekolah yang kebetulan dicetak sendiri oleh pihak sekolah SMP N 6.

Pada saat itu juga Daniel berjanji akan menyumbang bibit ikan bila pihak sekolah mau mencetak kolam tambahan.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Desa Taufik mengatakan, saya sebagai kades sangat mendukung pihak pemerintah terkait menjadikan sekolah ini kategori  sekolah sehat.

“Sudah wajar kami rasa, walaupun sekolah ini jauh dari pemukiman warga tapi selalu aman nyaman dan bersih. Kami warga setempat berharap kepada pemerintah agar diberi dukungan sepenuhnya,” jelasnya.

Kepala sekolah SMP N 6, Damayanti Sarumpaet mengakui untuk dijadikan sekolah yang dipimpinnya menjadi sekolah sehatsudah layak bila dinilai dari beberapa kategori, tapi masih ada beberapa aitem yang perlu dipenuhi, salah satunya kurangnya satu unit ruang kelas baru, ruang lab, ruang BP, prasarana UMBK, UKS, penjaga sekolah, kantin dan pagar serta bomiler sekolah.

Untuk mencapai sekolah sehat kami, kata Damayanti, mulai dari makanan jajanan sehat, yaitu makanan tanpa instan, minuman saset, lingkungan sehat dan aman serta nyaman. Selain pendidikan formal kami dasari kebiasaan sopan santun, bertata krama antara guru dan murid dan ini semua tidak terlepas keterlibtan pemerintah pada khususnya kementerian terkait, yaitu MenDikBud, lingkungan hidup, kementerian, agama dan kesehatan. Kami sebagai tenaga didik di sekolah ini selalu kerja sama dengan tim pengelola yang terbentuk dari seluruh guru maupun tenaga didik lainya yang diketuai, Ika Diah Nursiska, Sp.d selalu kerjasama dan terus sharing memberi masukan satu dengan yang lainnya dengan tujuan mencapai sekolah sehat dan standard Nasional.

Di sekolah ini sudah ada tenaga medis khusus sekolah sebagai tenaga medis honorer yang bekerjasama dengan dinas kesehatan. Dari semua pencapaian itu, kami sangat berharap kerja sama dukungan orang tua murid, termasuk keterbukaan orang tua kepada guru tentang kelemahan anak-anak nya.

“Untuk Pemkab Melawi, kami sebagai tenaga didik semangat mengapresiasi dukungan Bupati Kab. Melawi terhadap peretasan pendidikan ini menjadi sinergi bagi pendidikan di Kab. Melawi. Beliau sangat kooperatif tentang pendidikan,” jelasnya. (Pangaribuan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59211)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51048)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19645)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14386)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13825)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13521)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13442)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12821)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8901)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8840)
Bedah JayaposDiduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanSubang, Jaya Pos Aparat penegak hukum diminta segera mengusut hingga tuntas terkait dugaan bancakan dana ...


Bermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin Beringas
Laporan KhususSanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Bintan, Jaya Pos Sanggar Tuah Pusaka kembali menjuarai Festival Tari Tingkat Kabupaten Bintan Tahun 2019. ...


Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko Widodo