Kamis, 15 November 2018 - 13:37:06 WIB
Rocky Pertahankan Lembaga Wali NanggroeKategori: Aceh - Dibaca: 246 kali

Baca Juga:isip Unsri Puji Pembangunan di OKINatuna Minta 35% Pembagian Hasil MinyakDPRD Natuna Geram, Ada Mark Up di Disdik NatunaPria Bisu Tertangkap Bawa Ganja

Aceh Timur, Jaya Pos - Wacana segelintir tokoh Aceh di Jakarta yang menyatakan Lembaga Wali Nanggroe (LWN) tidak dibutuhkan lagi menuai protes dari Kepala Daerah (KDh) di Aceh, salah satunya Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM. Thaib yang siap mempertahankan LWN hingga darah penghabisan. 

“Siapapun yang tidak menyukai Lembaga Wali Nanggroe (LWN) itu sama artinya tidak menyukai perdamaian Aceh, karena lembaga ini lahir berkat perjuangan masyarakat Aceh dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berakhir dengan penandatanganan MoU antara pemerintah RI - GAM di Helsinki,” kata H. Hasballah HM.Thaib atau akrap disapa Rocky ketika meresmikan Yayasan Pendidikan Anak Desa (YPAD) Madat di Madat, Aceh Timur, Rabu (14/11/2018). 

Perlu diketahui, lanjut Rocky, kehadiran LWN pasca perdamaian yang dibentuk dengan Qanun Aceh yang disetujui oleh DPRA. Jika lembaga tersebut dibubarkan maka sama artinya telah menghilangkan salah satu Qanun Aceh dan akan menimbulkan reaksi ditengah-tengah masyarakat Aceh.

“Lembaga Wali Nanggroe ini milik rakyat Aceh, bukan milik GAM. Seharusnya kita bangga dengan kekhususan yang kita miliki, bahkan daerah lain berkeinginan untuk memiliki lembaga tersebut,” katanya didepan unsur Muspika Madat.

“Tapi malah sebagian tokoh Aceh berkeinginan untuk menghapus LWN, ini ide aneh. Jika ini dilakukan saya khawatir akan melukai hati mantan-mantan GAM yang sudah berjuang di hutan belantara dan berakhir dengan perdamaian setelah disepakati butir-butir MoU Helsinki,” tambah Rocky didepan seratusan tamu undangan. 

Dia menganggap aneh tokoh Aceh yang disegani oleh para mantan GAM dan masyarakat di Jakarta tiba-tiba mewacanakan penghapusan lembaga WN, karena kekhususan Aceh terlihat dari adanya lembaga tersebut.

“Bahkan para imum mukim diseluruh Aceh berada dibawah naungan lembaga yang terhormat ini,” katanya.

Selama ini, Presiden/Wakil Presiden RI sangat menghargai Lembaga Wali Nanggroe, bahkan Pemerintah Pusat tidak pernah mewacanakan untuk membubabarkan lembaga tersebut.

“Tapi tiba-tiba kenapa tokoh Aceh menggulirkan isu ini. Sekali lagi saya tegaskan, jika wacana ini benar-benar dilakukan, maka saya sebagai mantan GAM akan berada digaris depan untuk mempertahankan Lembaga Wali Nanggroe,” tandas Rocky.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YPAD Madat, Dr. A. Rani Usman, M.Si, dalam laporannya mengatakan, yayasan tersebut sudah berdiri sejak tahun 1937 atau sebelum merdeka. Kala itu, melalui yayasan dikumpulkan modal untuk ikut memerdekan RI dari tangan penjajah.

“Pra kemerdekaan, YPAD Madat ini berkembang hingga mampu menyekolahkan anak-anak Madat menjadi orang besar, salah satunya Usmanuddin,” katanya.

Begitu juga dengan lahan pendidikan MI, SD, MTs dan MA di Madat juga wakaf dari YPAD Madat. Oleh karenanya, diminta MA sebagai lembaga pendidikan yang saat ini berstatus swasta segera dinegerikan, sehingga YPAD Madat dapat lebih fokus terhadap pembangunan Boording School.

“Kami juga berharap dukungan Pemkab Aceh Timur, untuk memajukan lembaga ini, karena disini nanti akan kita lahirkan para hafiz-hafizah dan ulama yang mampu membaca kitab kuning,” ujar Dr. A. Rani Usman. (Torkis/Panjaitan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52466)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51553)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15043)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12433)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9334)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik