Jumat, 16 November 2018 - 13:41:52 WIB
Program Cabai Terancam Gagal, Distan Provinsi Korbankan PetaniKategori: Banten - Dibaca: 172 kali

Baca Juga:Kepala Inspektorat Pemkab Humbahas Curi Uang APBD?isip Unsri Puji Pembangunan di OKINatuna Minta 35% Pembagian Hasil MinyakDPRD Natuna Geram, Ada Mark Up di Disdik Natuna

Pandeglang, Jaya Pos -Program pengembangan tanaman cabai dibeberapa kelompok tani terancam gagal. Pasalnya jadwal tanam yang seharusnya ditanam bulan Juli sampai sekarang belum dilaksanakan lantaran pupuknya belum diterima oleh kelompok tani.

Hasil informasi yang dihimpun Jaya Pos, penerima program cabai baru saja menerima beberapa item alat saja yang tercantum di Rencana Usulan kelompok (RUK), diantaranya benih, mulsa dan pupuk organik. Sementra yang lainnya belum diterima oleh para kelompok.

Program cabai yang berasal dana APBN tersebut dalam pelaksanaannya dinilai jauh dari jadwal yang sudah ditentukan, mengingat program tersebut dalam pelaksaanya tidak bisa lepas dari kebijakan Dinas pertanian Provinsi Banten.

Ketika mencoba untuk mengkonfimasi Asep Mulya selaku PPK dalam program tersebut namun belum berhasil ditemui. Dalam penjelasanya via Whatsapp, Asep Mulya mengatakan,“Lagi dibuat ganning dan kontrak. Pihak PGN ada kontrak barang sudah ready. Meluncur bertahap insya Allah minggu ini beres,“ ujarnya.

Sementara itu, Agus tauhid Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten mengatakan kepada Jaya Pos,”Silahkan komunikasikan dengan pak Asep selaku PPKnya,“ jawabnya singkat via whatsapp.

Lambatnya pelaksanaan pengadaan sarana dari program cabai tersebut dikeluhkan oleh salah satu penerima program tersebut yang namanya tidak mau disebutkan.

“Kalau seperti ini kita kewalahan pak. Ini sudah musim hujan sementara sarana lainya belum ada dan tau sendiri kalau tanaman cabai ditanam di musim hujan begini bisa-bisa gagal,“ ucapnya.

Lambatnya pelaksanaan program cabai tersebut jelas berdampak bagi para kelompok tani penerima. Bagaimana tidak, dari luas tanam yang sudah ditentukan seluas 50 hektar baru beberapa saja yang menanam, itupun dengan modal sendiri. Sementara kelompok yang tidak mempunyai modal hanya bisa berharap agar sarana lainya yang sudah tercantum segera diberikan oleh pihak Dinas pertanian Provinsi Banten. (Yan) 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59434)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51308)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (37026)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14784)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14085)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13902)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13659)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13087)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10230)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9081)
Bedah JayaposBangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Melakukan Sidak Pasuruan, Jaya Pos Setelah adanya pemberitaan oleh harian jaya pos terkait ada­nya bangunan ...


LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA Akan Turunkan Tim Investigasi Terkait PompanisasiKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MAPBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM Bersubsidi
Laporan KhususBupati Bantaeng Pantau Proses Terminal Darah PuskesmasBantaeng, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus melakukan inovasi di sektor kesehatan. Salah ...


DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2018DPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoSerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut