Kamis, 20 September 2012 - 08:30:04 WIB
Proyek Rumah Transmigrasi Ketapang Senilai Rp9,4 M Diduga Gunakan Material Kayu IlegalKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 911 kali

Baca Juga:Tartilah Ishak Mekki Terima Satya Lencana Melati dari PresidenKanit Reskrim Polsek Renggel Tuban Ancam Tembak WartawanSering Tidak Qorum, Paripurna Molor, BK GeramResahkan Masyarakat, Oknum Dishub Kota Medan Lakukan Pungutan Liar

Ketapang, Jaya Pos

Pelaksanaan proyek Pembangunan Rumah Transmigrasi dan Jamban Keluarga (RTJK), serta pembangunan jalan, jembatan dan lahan senilai Rp9,4 milyar, tahun anggaran 2012, yang dibuka di Desa Pelang, Kecamatan MHS, Kabupaten Ketapang, Pro­vinsi Kalimantan Barat di­du­ga keras pelaksanaannya me­nggunakan bahan material kayu ilegal. Pasalnya, asal–usul kayu yang dipergu­na­kan untuk pembangunan rumah transmigrasi tersebut dipasok dari supplier yang di­duga keras tidak mengantongi Izin Pemanfaatan Kayu (IPK).

Proyek RTJK tersebut, dilaksanakan melalui Satuan Kerja Dinsosnakertrans Kabupaten Ketapang, dengan menggunakan dana yang bersumber dari APBN murni tahun anggaran 2012, yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya dengan metode pelaksanaan dikontrakkan, melalui kontrak nomor: SPK.12/STKT/APBN/TP.O6/KTP/2012, tanggal 7 Mei 2012, limit masa kontrak selama dua ratus sepuluh hari kalender.

Kepala Dinas Sosnakertrans Kabupaten Ketapang, Joko Prastowo ketika dikonfirmasi Jaya Pos via pesan singkat (sms) tentang ada atau tidaknya dukungan perusahaan pemengang IPK yang mendampingi pelaksanaan proyek tersebut, belum memberikan jawaban yang jelas. Joko Prastowo hanya menjawab (sms) bahwa dirinya sedang berada di luar kota.

Sementara menurut sumber Jaya Pos yang tidak mau disebutkan namanya, didalam pelaksanaan proyek tersebut terutama pada item pembangunan rumah, diduga keras menggunakan kayu ilegal.

Masih menurut sumber, kayu – kayu yang dipasok tersebut berasal dari sawmill-sawmill liar yang diduga keras tidak mengantongi izin. “Kayu – kayu itu dipasok dari sawill–sawmill liar terutama dari arah Desa Negeri Baru,” ucap sumber.

Hal tersebut, dibenarkan oleh beberapa buruh bangunan yang bekerja di proyek tersebut. “Kayu sebagian dipasok dari sawmill Desa Negeri Baru,” ungkap salah seorang buruh bangunan di lokasi proyek kepada Jaya Pos ketika ditanya darimana asal–usul bahan material kayu  yang digunakan untuk bahan rumah transmigrasi di Desa Pelang.Hardi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59929)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54183)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51775)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15269)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14352)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14064)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13613)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13470)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9566)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik