Sabtu, 01 Desember 2018 - 07:24:33 WIB
Proyek Senilai 3,8 M di Kapuas Disoal Diduga Tak Sesuai SpekKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 181 kali

Baca Juga:Bupati Karawang Tinjau Pembangunan InfrastrukturOknum di SMPN 1 Kuala Tungkal Diduga Mark Up dana APBNKetua Komisi 4 DPRD Batam Ricky Syolihin Diduga Back-up Perusahaan NakalPengurusan Dokumen Clearence Rambu Kapal Banyak Pungutan Liar

Konstruksi geotextile dan timbunan ta­nah pilihan atau laterit, serta timbunan base crouse pada pekerjaan pe­ningkatan Jalan dan Jembatan dari Pulau Kupang menuju Jajangkit di Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas dinilai tidak sesuai standard spesifikasi teknis

Palangka Raya, Jaya Pos

Lagi-lagi, proyek di Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah diduga dikerjakan asal jadi alias tidak sesuai kontrak. Adalah peningkatan Jalan dan Jembatan dari Pulau Kupang menuju Jajangkit di Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, anggaran dana mencapai Rp 3,8 miliar lebih.

Dari pengamatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Kabupaten Kapuas, proyek yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Afiat Mitra Sejahtera Pusat Buntok, berdasarkan kontrak nomor: 03/DPA-SKPP-N tahun 2018 Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kabupaten Kapuas, tersebut diduga dikerjakan asal jadi alias tidak sesuai spesifikasi teknis (Spek).

Ketua KIB Kapuas Suriyadi mengatakan, konstruksi geotextile dan timbunan tanah pilihan atau laterit, serta timbunan base crouse pada pekerjaan peningkatan jalan tersebut, sepanjang 1.950 meter dinilai tidak sesuai standard spesifikasi teknis. Karena base crouse yang digunakan secara kasat mata menurutnya tidak berkualitas dan sangat rapuh, serta tidak dapat diklasifikasikan sebagai timbunan lapisan pondasi agregat kelas C (LPC), maupun lapisan pondasi agregat kelas B (LPB).

“Itu yang kita pertanyakan, apakah pengerjaan proyek itu sesuai spek atau tidak, ternyata pihak Dinas PUPRPKP Kab Kapuas sampai saat ini tidak bisa menjelaskan, tinggi timbunan laterit berapa, base crouse berapa, karena kalau kami lihat tipis,” ucap Suriyadi.

Selain itu, dia juga menya­but nilai kontrak sebesar Rp 3,8 miliar yang dianggarkan untuk pembangunan jalan tersebut, dengan konstruksi seperti itu sangat besar dan tidak sesuai. Karena jalan yang dibangun hanya sepanjang 1.950 meter.

“Menurut mereka dari pihak DPU, peningkan jalan tersebut panjangnya 1.950. Itu kata mereka, tapi menurut saya tidak sampai, karena kalau dilihat dari ujung ke ujung kelihatan dekat, karena kalau jarak 2 kilometer panjang sekali,” sebut Suriyadi.(Mandau)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59434)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51308)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (37025)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14784)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14085)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13902)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13659)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13087)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10230)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9081)
Bedah JayaposBangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Melakukan Sidak Pasuruan, Jaya Pos Setelah adanya pemberitaan oleh harian jaya pos terkait ada­nya bangunan ...


LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA Akan Turunkan Tim Investigasi Terkait PompanisasiKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MAPBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM Bersubsidi
Laporan KhususBupati Bantaeng Pantau Proses Terminal Darah PuskesmasBantaeng, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus melakukan inovasi di sektor kesehatan. Salah ...


DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2018DPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoSerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut