Sabtu, 22 September 2012 - 05:36:16 WIB
Pembangunan Tower Ilegal Marak di Kota TangerangKategori: Tangerang - Dibaca: 484 kali

Baca Juga:Pensiunan PTPN V Tidak Terima Gaji Selama 12 TahunBupati Karawang Tinjau Pembangunan InfrastrukturOknum di SMPN 1 Kuala Tungkal Diduga Mark Up dana APBNKetua Komisi 4 DPRD Batam Ricky Syolihin Diduga Back-up Perusahaan Nakal

Tangerang, Jaya Pos

Pada era globalisasi saat ini, pembangunan membutuhkan media komunikasi yang efektif, salah satunya adalah penyelenggaraan pos dan telekomunikasi, karena perlu dilakukan pengaturan terhadap piranti lunak maupun piranti keras, serta memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat terhadap penyelenggaraan pembangunan itu, adanya aturan yang jelas.

Ironisnya, banyak pembangunan menara atau tower yang didirikan oleh kontraktor Protel sebagian besar tidak mengantongi izin, baik dari lingkungan maupun pemerintah daerah setempat. Pasalnya dalam pantauan Jaya Pos di lapangan marak pembangunan tower ilegal di Kota Tangerang, salah satunya di Gang Villa Komplek Pondok Bahar Rt 06/02 Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang Banten serta di wilayah Kedaung Wetan Rt 02/03 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang.

Menurut salah satu tokoh masyarakat, Pa’de mengatakan kepada Jaya Pos di lokasi mengatakan, adanya pembangunan tower tersebut sangat rentan dan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Pasalnya jarak tower tersebut dengan pemukiman warga sangat berdekatan sehingga akan berdampak merusak estetika lingkungan.

Lanjut Pa’de, izin menara atau tower harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku juga mendapatkan rekomendasi seperti surat pertimbangan yang dikeuarkan Tim Teknis Pengawas dan Pengendalian Menara Telekomunikasi untuk digunakan sebagai dasar permohonan izin mendirikan bangunan menara telekomunikasi dan harus berdasarkan kriteria kepadatan bangunan lalu lintas komunikasi dan model/bentuk menara telekomunikasi.

Novan, dari kontraktor Protel melalui telepon seluler, mengatakan bahwa di Kota Tangerang akan dibangun 20 menara atau tower (pembangunan sedang berjalan) dan diupayakan pembangunan menara atau tower tersebut selesai secepat mungkin.

Kendati demikian, selaku Tim Investigasi Lapangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuk KKN, Nana, mengatakan, yang pertama harus mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No 02/PER/M.KOMINFO/3/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan penggunaan menara bersama telekomunikasi.

Dalam hal pembangunan tersebut harus memperhatikan diantarnya, melindungi kepentingan umum dan keamanan khususnya masyarakat daerah serta pada umumnya bangsa Indonesia, mengantisipasi perkembangan teknologi dan tuntutan global, melaksanakan pembinaan dan usulan-usulan perencanaan dan perumusan standarisasi serta melibatkan peran serta masyarakat dalam memberikan kontribusi pemikiran sesuai perkembangan industri pos dan telemonikasi dan wajib memenuhi standar persyaratan teknis sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk itu dirinya berharap agar Pemerintah Kota Tangerang dapat segera menindak tegas para kontraktor pembangunan tower ilegal yang sedang marak. Sebab tidak menutup kemungkinan ada oknum instansi terkait yang terlibat demi meraup keuntungan pribadi,” tegasnya.Usdo


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59358)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51235)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32430)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14705)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13995)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13834)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13591)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13004)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9845)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9011)
Bedah JayaposRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiPekanbaru, Jaya Pos PT ACS (Asrindo Citraseni Satria) merupakan rekanan Chevron Pacifik Indonesia dalam ...


SHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?Diduga Oknum DPRD Labuhanbatu Kerjakan Proyek Siluman di Kecamatan PangkatanDugaan Kegiatan Fiktif di Desa Kedung Bocok
Laporan KhususPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPemkab Humbahas menerima 3 kali WTP secara berturut-turut, ini semua dipersembahkan untuk masyarakat Humbang ...


Patik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari RamadhanKedua Kalinya, Sergai Raih WTP dari BPK RIPemilu Sudah Usai Saatnya Duduk Bersama Membangun Daerah