Sabtu, 08 Desember 2018 - 06:29:17 WIB
Soal Irigasi Senilai 4,8 M di Benakat Minyak Jadi Sorotan DPRD PALIKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 60 kali

Baca Juga:Mesin Partai Mandul Foke-Nara KalahDana Alokasi Cukai Kabupaten Tulungagung Diduga Jadi Ajang KorupsiTidak Respon Publik, Wakil Bupati Garut Dinilai AroganPembangunan Tower Ilegal Marak di Kota Tangerang

Ketua DPRD H Soemarjono menerima laporan dari warga bahwa di Benakat Minyak ada bangunan irigasi sawah yang menelan dana sekitar hampir 5 miliar hanya untuk 7 keluarga.

PALI, Jaya Pos

Proyek irigasi tersier di Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dikerjakan oleh PT Bahana Pratama Konstruksi dengan kontrak Rp 4.893.219.000, mendapat sorotan dari kacamata Ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono dan Ketua Komisi 2 bidang Pengawasan dan Pembangunan H Amran SH, serta
Anggota DPRD Sudarmi.

Terkati itu, dalam waktu dekat DPRD berjanji akan memanggil pihak Sub Kontraktor dan dinas terkait, soal pembangunan irigasi di Desa Benakat Minyak itu.

Dikatakan Anggota DPRD sekaligus Ketua Komisi 2 H Amran SH di Balai Desa Benakat Minyak, sebelum memulai pengerjaan proyek, dinas terkait bersama konsultan, subkon proyek, masyarakat dan pemerintah desa harus saling berkordinasi untuk menentukan titik nol.

“Jangan seperti ini, tau-tau ada pengerjaan proyek, jangankan masyarakat dan pemerintah desa yang tidak mengetahui ada proyek, kami sebagai dewan saja tidak mengetahuinya,” ujar Amran dengan nada geram, Selasa (4/12).

Sedangkan Ketua DPRD H Soemarjono mengatakan, ia datang kesana sebenarnya hanya mengecek laporan masyarakat yang menyatakan bahwa di Benakat Minyak ada bangunan irigasi sawah yang menelan dana sekitar hampir 5 miliar hanya untuk 7 keluarga.

“Logika saya berpikir kalau irigasi 5 miliar hanya untuk 7 keluarga,” kata Ketua DPRD PALI yang kerap disapa Pa De. “Itu tidak logis, saya datang langsung ke lokasi dan cek ternyata benar adanya,” imbuhnya.

Disinggung soal masyarakat dan pemerintah desa tidak pernah diajak komunikasi, Soemarjono menjelaskan, kalau informasi dari Kades dan perangkat desa, masyarakat dan pemerintah desa tidak pernah diajak bicara oleh pihak perusahaan dan dinas terkait soal irigasi. “Irigasi ini timbul pasti atas proposal dari masyarakat dan cara pengelolaan pemerintahan usulan masyarakat itu mestinya diketahui kepala desa,” sebutnya.

Dirinya menyebut supaya proposal legal tentu harus diketahui kepala desa setempat. “Sehingga, kalau ada kejadian atau masalah seperti ini, kami cukup berkoordinasi dengan kepala desa,” celetuknya.

Sebenarnya kata dia, ini bagus dan sangat membantu. Hanya saja masalahnya setelah diseberang sana kenapa irigasinya tidak nyambung. “Itu yang perlu saya tanyakan, mengapa langsung ke hilir padahal sudah ada badan aliran, kiri-kanan sawahnya bagus-bagus, kalau saya berpendapat secara umum proyek ini sangat bermanfaat bagi petani. Lalu, kenapa di hulunya tidak ada sumber air dan tidak ada embung? Pembangunan irigasi ini semacam normalisasi parit, dengan memakan dana sebesar itu saya rasa tidak logis,” tadasnya.(Irzan)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58988)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50857)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14147)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13628)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13294)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12582)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8611)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7790)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7717)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6625)
Bedah JayaposSejumlah Bumdes Di Kecamatan Sukaresmi Diduga Tidak JelasPandeglang Jaya Pos Sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)yang ada di Kecamatan Sukaresmi diduga tidak ...


Pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Pertijo Terkesan Asal-AsalanGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasProyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke Lapas
Laporan KhususBupati Resmikan Jembatan Cileuleuy CiambarSukabumi, Jaya Pos Guna mewujudkan optimalisasi infrastruktur yang ada di Kecamatan Ciambar, Bupati Sukabumi ...


Wabup Tutup MTQ XXXV Tingkat Kabupaten, Peureulak Juara UmumBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarUnit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SH