Rabu, 12 Desember 2018 - 06:29:09 WIB
Banyumas Galakan Gerakan Membaca Buku KIAKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 80 kali

Baca Juga:Kepala Inspektorat Diduga Tilep Biaya SPJ 30%Tunjangan Guru Diduga DikorupsiMesin Partai Mandul Foke-Nara KalahDana Alokasi Cukai Kabupaten Tulungagung Diduga Jadi Ajang Korupsi

Banyumas, Jaya Pos

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas menggalakan “Gerakan Membaca Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)” bagi ibu hamil dan keluarganya. Kegiatan akan dilaksanakan di berbagai forum PKK, Posyandu dan kegiatan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas mengatakan, gerakan membaca Buku KIA merupakan wujud perhatian dari pemerintah terhadap kesehatan ibu hamil dan kesehatan keluarga, sebagai upaya mengurangi angka kematian saat ibu melahirkan. Kalau semua ibu hamil menyempatkan membaca Buku KIA yang sudah diberikan kepada semua ibu hamil, kehamilan yang tidak sehat dan angka kejadian stunting dapat dikurangi karena dalam buku tersebut ada petunjuk makan makanan sehat sesuai aturan, setelah melahirkan harus menyusui minimal 6 bulan.

“Kalo semua melakukan dan bisa melaksanakan pandauan dalam buku, akan mengerti dan memahami sehingga Banyumas akan terhindar dari masalah kesehatan kehamilan dan angka stunting juga akan berkurang karena bayi lahir dalam kondisi sehat. Buku KIA juga memberi informasi apa yang seharusnya dilakukan, sehingga kemungkinan sekecil apapun sudah dituangkan dalam buku, dan cara mengambil tindakan,” katanya.

Tujuan kegiatan ini agar kesehatan keluarga khususnya ibu–ibu hamil, terjaga kesehatan pada saat melahirkan baik kesehatan ibu dan bayinya.
Atik Novita Hidayah, Staf Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas mengatakan bahwa saat ini Banyumas masih dihadapkan pada tingginya angka kematian ibu, dan kematian bayi serta stunting. Kesehatan ibu dan anak menurutnya menjadi PR dari Pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi permasalahan tersebut.

Vita yang juga Bidan di Puskesmas Purwokerto Timur itu mengajak ibu hamil dan keluarga membaca Buku KIA, karena dalam buku KIA telah memberi informasi kehamilan, informasi persalinan dan informasi perawatan balita.

“Buku ini sudah diberikan kepada seluruh ibu hamil di Banyumas, dan sering membawa buku tersebut saat melakukan pemeriksaan kehamilan, namun saat dilakukan survey ibu yang mau membaca buku KIA baru 24 persen saja, padahal semua ibu hamil sudah mendapatkan buku secara gratis dari pemerintah,” katanya.

Dalam buku ini juga memuat tanda bahaya pada diri ibu hamil, dan deteksi dini kemungkinan kelainan dalam kehamilan. Dengan tanda tanda tersebut mereka dapat segera dilakukan penanganan secara tepat dan tepat jika mengalami permasalahan. Dengan membaca buku ini juga dapat mengerti pola perawatan balita yang baik dan benar sehingga mau memberi ASI eklusif dan melanjutkan pemberian menu yang tepat, sehingga anak akan terhindar dari kasus stunting.

“Banyumas saat ini kasus stanting mencapai 24% dari balita. Kita harus menyelamatkan anak, karena anak yang terkena stunting kecerdasanya ada penurunan 20% termasuk ketidakproduktifannya dibandingkan anak normal,” jelasnya.

Untuk itu, Vita mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung adanya Gerakan Membaca Buku KIA, dengan slogan ”Sedina selembar, Biyunge Slamet anake waras”.

“Pernah ada kasus, ibu hamil menjelang melahirkan mengalami kejang-kejang dan demam tinggi. Namun oleh keluarga tidak dilakukan penanganan medis, bahkan ada yang menganggap itu diganggu setan. Baru diketahui setelah ada petugas medis, tetapi sudah terlambat penanganannya yang berakibat ibu dan anak meninggal,” katanya.

Dalam buku KIA, sudah disebutkan bahwa apabila terjadi ibu hamil yang mengalami kejang-kejang itu dinamakan “keracunan kehamilan” cara penanganan yang tepat adalah dengan cara medis.(Jhon/Nas)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58988)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50858)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14147)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13628)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13295)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12582)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8611)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7796)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7717)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6625)
Bedah JayaposSejumlah Bumdes Di Kecamatan Sukaresmi Diduga Tidak JelasPandeglang Jaya Pos Sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)yang ada di Kecamatan Sukaresmi diduga tidak ...


Pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Pertijo Terkesan Asal-AsalanGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasProyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke Lapas
Laporan KhususBupati Resmikan Jembatan Cileuleuy CiambarSukabumi, Jaya Pos Guna mewujudkan optimalisasi infrastruktur yang ada di Kecamatan Ciambar, Bupati Sukabumi ...


Wabup Tutup MTQ XXXV Tingkat Kabupaten, Peureulak Juara UmumBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarUnit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SH