Rabu, 12 Desember 2018 - 06:36:11 WIB
Warga Tewah, Korban Lakalantas di Sumur Mas Terancam Cacat PermanenKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 71 kali

Baca Juga:Kepala Inspektorat Diduga Tilep Biaya SPJ 30%Tunjangan Guru Diduga DikorupsiMesin Partai Mandul Foke-Nara KalahDana Alokasi Cukai Kabupaten Tulungagung Diduga Jadi Ajang Korupsi

Kuala Kurun, Jaya Pos

Warga RT 6, Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), Sahruni (24), korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan lintas Tewah-Tumbang Jutuh di Km 40 Desa sumur Mas, terancam cacat permanen.

Pasalnya, luka patah kaki yang dialami korban, akibat lakalantas tersebut tidak ditangani secara maksimal oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun karena tidak yang menjamin biaya operasinya.

Hal itu diungkapkan Sahruni dan istrinya Mira (25), saat ditemui Jaya Pos di kediamannya, di Jl Nyai Balau, Tewah, Rabu, (5/12/18). “Setelah kecelakaan itu, sekitar 1 jam lebih suami saya di Puskesmas Tewah dibiarkan di atas meja tidak dirawat.

Setelah saya desak baru mereka memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Kuala Kurun. Di Rumah Sakit Kuala Kurun juga lama baru ditangani, menunggu penanggung jawab, karena yang menabrak kata­nya bertanggung jawab, janjinya malam itu menyusul ke Kurun, ternyata tidak, 2 hari kemudian baru muncul,” ucap Mira, istri Sahruni.

Menurut Sahruni, lakalantas yang dialaminya itu terjadi, ketika dia dan pamannya, Luhan (50) dalam perjalanan hendak kembali ke Tewah dari Tumbang Manggu, Katingan pada Jumat (15/10/18), melewati Jl Tewah-Tumbang Jutuh menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX KH 2642 TH.

Saat melintas di KM 40 Desa Sumur Mas, motor yang dikendarai mereka tiba-tiba ditabrak mobil Toyota Innova KH 1434 AG yang dikemudikan Odoi Gaser SPd (53) dari arah Tewah yang mengambil jalur mereka, yang katanya untuk menghindari lobang, sehingga mengakibatkan kakinya patah dan pamannya cidera pada kaki dan tangannya.

Terkait lakalantas tersebut, pengendara mobil yang menabrak Sahruni. Odoi Gaser SPd dan istrinya mengaku bertanggung jawab dan mengajak pihak keluarga Sahruni berdamai. Namun, anehnya ketika pihak RSUD ingin melakukan operasi terhadap kaki Sahruni yang patah, mereka malah menyarankan agar Sahruni berobat menggunakan obat kampung.

“Katanya mereka bertanggung jawab, tapi setelah berdamai mereka hanya membayar biaya saat keluar dari Rumah Sakit saja, sebesar Rp 6,5 juta. Setelah itu mereka lepas tangan, tidak mau menanggung biaya pengobatan suami saya. Padahal akbiat kejadian ini suami saya tidak bisa lagi bekerja, kami butuh biaya untuk hidup,” ucap Mira.

Bahkan menurut Mira, sejak ke­luar dari rumah sakit sampai saat ini, Odoi Gaser dan istrinya tidak pernah menjenguk Sahruni. Dan membiarkan mereka mengobati sendiri kaki Sahruni yang patah, tanpa mendapat santunan Jasaraharja, sehingga mengakibatkan Sahruni terancam cacat permanen. (Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58988)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50858)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14147)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13628)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13295)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12582)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8611)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7793)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7717)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6625)
Bedah JayaposSejumlah Bumdes Di Kecamatan Sukaresmi Diduga Tidak JelasPandeglang Jaya Pos Sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)yang ada di Kecamatan Sukaresmi diduga tidak ...


Pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Pertijo Terkesan Asal-AsalanGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasProyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke Lapas
Laporan KhususBupati Resmikan Jembatan Cileuleuy CiambarSukabumi, Jaya Pos Guna mewujudkan optimalisasi infrastruktur yang ada di Kecamatan Ciambar, Bupati Sukabumi ...


Wabup Tutup MTQ XXXV Tingkat Kabupaten, Peureulak Juara UmumBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarUnit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SH