Jumat, 14 Desember 2018 - 06:33:14 WIB
Pembangunan RKB SDN 005 Tapung Dinilai Tidak Sesuai SpekKategori: Pendidikan - Dibaca: 138 kali

Baca Juga:Dugaan Korupsi Rp 4 M, Patron Minta Kejati Ambil Alih Kasus Disdik Kab TangerangKepala Inspektorat Diduga Tilep Biaya SPJ 30%Tunjangan Guru Diduga DikorupsiMesin Partai Mandul Foke-Nara Kalah

Pekanbaru, Jaya Pos

Proyek pembangunan gedung sekolah baru SD N 005 Tapung yang terjadi di Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar diduga kuat tidak sesuai spesifikasi teknis. Bangunan RKB SDN 005 yang menelan anggaran senilai Rp 162.344.000, APBD Kabupaten Kampar tahun 2018, terkesan jadi ajang korupsi.

Kegiatan penambahan RKB SDN 005 Tapung sebanyak satu ruang yang dikerjakan oleh CV. Putra Bata dengan jangka waktu 90 hari kalender diduga sarat penyimpangan serta terkesan asal-asalan. Pasalnya, bangunan tersebut diduga kuat tidak sesuai bestek dan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Berdasarkan pantauan Jaya Pos di lokasi pembangunan gedung sekolah baru SD Negeri 005 Tapung dari awal hingga 80% kondisi bangunan nampak selesai, banyak item yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang dinilai keluar dari RAB. Diantaranya tiang teras, ring balok, balok sloof hanya berukuran 14x17 yang seharusnya berukuran 15x20 sesuai RAB serta listpplank papan kayu 3/25 tapi yang digunakan listpplank papan kayu ukuran 2/22.

Bukan hanya itu saja, saat pencoran sisi balok nampak tidak sempurna juga diduga campuran adonan semen tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain itu, kap pasangan kuda-kuda dan reng yang mengunakan baja ringan terkesan tidak sesuai yang diharapkan membuat atap seng longspan yang digunakan agak cembung.

Proyek pembangunan gedung sekolah baru SD Negeri 005 Tapung Kab Kampar yang dinilai keluar dari RAB bisa berpotensi merugikan keuangan negara. Pekerjaan pembangunan yang diduga menyimpang dari spesifikasi teknis dan tidak sesuai dengan Undang-Undang No 18 tahun 1999 tentang Jasa Kontruksi Pasal 43 ayat( 2) yaitu, Barang siapa yang melakukan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang bertentangan atau tidak sesuai dengan ketentuan keteknikan yang telah ditetapkan dan mengakibatkan kegagalan pekerjaan konstruksi atau kegagalan bangunan dikenakan pidana paling lama 5 tahun penjara atau dikenakan denda paling banyak 5% dari nilai kontrak.

Ayat (3) yaitu, Barang siapa yang melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi dengan sengaja memberi kesempatan kepada orang lain yang melaksanakan pekerjaan konstruksi melakukan penyimpangan terhadap ketentuan keteknikan dan menyebabkan timbulnya kegagalan pekerjaan konstruksi atau kegagalan bangunan dikenai pidana paling lama 5 tahun penjara atau dikenakan denda paling banyak 10% dari nilai kontrak.

Terkait kejadian ini, Kepsek SD Negeri 005 Tapung Kab Kampar yang bernama Subandi tidak dapat ditemui di kantornya, saat Jaya Pos menyambangi ke kantornya Rabu (5/12/18) serta dihubungi melalui No ponsel 081268321*** milik Kepsek yang ada pada Jaya Pos juga tidak mau jawab. Sementara No Hp tersebut beberapa kali Jaya Pos hubungi dalam kondisi aktif hingga berita ini diturunkan tidak mau jawab.(Dh)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58988)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50857)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14147)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13628)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13295)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12582)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8611)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7791)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7717)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6625)
Bedah JayaposSejumlah Bumdes Di Kecamatan Sukaresmi Diduga Tidak JelasPandeglang Jaya Pos Sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)yang ada di Kecamatan Sukaresmi diduga tidak ...


Pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Pertijo Terkesan Asal-AsalanGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasProyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke Lapas
Laporan KhususBupati Resmikan Jembatan Cileuleuy CiambarSukabumi, Jaya Pos Guna mewujudkan optimalisasi infrastruktur yang ada di Kecamatan Ciambar, Bupati Sukabumi ...


Wabup Tutup MTQ XXXV Tingkat Kabupaten, Peureulak Juara UmumBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarUnit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SH