Senin, 17 Desember 2018 - 06:15:34 WIB
Sales Motor Yang Dituduh Bobol Deposito Bank Mandiri Jalani Sidang Perdana di PN JakbarKategori: Jakarta - Dibaca: 212 kali

Baca Juga:Kejari Bandung Tahan 3 Tersangka Korupsi Perpusda, NSK Mengaku Sebagai Saudara Jamwas Marwan EffendPupuk UPS Tak Laku DijualDugaan Korupsi Rp 4 M, Patron Minta Kejati Ambil Alih Kasus Disdik Kab TangerangKepala Inspektorat Diduga Tilep Biaya SPJ 30%

Jakarta, Jaya Pos

Sidang dengan kasus dugaan pembobolan surat deposito berjangka Bank Mandiri dengan terdakwa Murfy Aditya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (12/12) dengan agenda pembacaan surat dakwaan. Setelah mengajukan upaya praperadilan dan Hakim Tunggal Agus Setiawan menolak permohonan Murfy Aditya seorang sales motor yang diduga terlibat dalam pembobolan surat deposito berjangka Bank Mandiri atas nama Sumadi Gunawan seorang pengusaha kelapa sawit di Sumatera, menghadapi sidang perdana.

Hari yang tak terlupakan oleh Murfy Aditya, yang dituduh terlibat dalam perencanaan pembobolan rekening seorang pengusaha besar di bidang perkebunan berinisial “ SG ”. tidak tanggung tanggung dana yang mau dibobol komplotan yang sangat rapi ini adalah sekitar Rp 50.000.000.000 ( Lima Puluh Milyar Rupiah ), dan bank yang mau di coba adalah bank nasional yang sangat ternama.

Secara kasus dalam laporan yang dilakukan oleh pihak bank tersebut dengan nomor laporan LP/1332/IX/2018/PMJ/Restro Jakbar tertanggal 21 September tersebut membuat 6 orang tersangka mendekam di jeruji besi, yang dimana dalam upaya pembobolan bank tersebut dilakukan oleh 3 orang. Mengapa Murfy menjadi tersangka hingga saat ini Murfy Aditya tidak mengerti dan bahkan tidak tau apa yang telah ia perbuat.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU ) bahwa Murfy menerima orderan untuk membuatkan KTP tersebut untuk proses leasing, sehingga terdakwa Murfy tidak mengetahui jika KTP tersebut digunakan untuk proses pembobolan Bank Mandiri senilai Rp.50 milyar. Perbuatan Murfy sebagaimana diatur dan diancam Pasal 263 ayat 2 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1.

Kuasa Hukum Murfy, Riesqi Rahmadiansyah mengharapkan agar Jaksa menghadirkan saksi korban, dimana ini semua menjadi awal mula terjadinya proses pembobolan tersebut.

“Dari dakwaan terlihat tidak ada mens rea (niat berbuat jahat ) dan saya yakin bahwa jika hakim jenih, perkara ini maka Murfy wajib dibebaskan,” jelasnya. “Bank Mandiri juga harus mempelajari bagaimana bobolnya data surat deposito berjangka tersebut,” ungkapnya.

Riesqi juga menjelaskan terdakwa harus menjalani proses hukum sehingga pernikahannya yang mestinya dijalankan pada tanggal 8 Desember 2018 kemarin tertunda. Terkait hal tersebut Murfy meyakinkan akan menghadirkan 4 orang saksi yang akan menjelaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pembobolan tersebut. (@d2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59211)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51048)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19645)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14386)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13825)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13521)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13442)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12821)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8901)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8840)
Bedah JayaposDiduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanSubang, Jaya Pos Aparat penegak hukum diminta segera mengusut hingga tuntas terkait dugaan bancakan dana ...


Bermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin Beringas
Laporan KhususSanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Bintan, Jaya Pos Sanggar Tuah Pusaka kembali menjuarai Festival Tari Tingkat Kabupaten Bintan Tahun 2019. ...


Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko Widodo