Minggu, 23 September 2012 - 10:01:01 WIB
Satres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaKategori: Jawa Barat - Dibaca: 388 kali

Baca Juga:Walikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di PesanggrahBupati Simalungun DR JR Saragih "Suap" UspidaKejari Bandung Tahan 3 Tersangka Korupsi Perpusda, NSK Mengaku Sebagai Saudara Jamwas Marwan EffendPupuk UPS Tak Laku Dijual

Majalengka, Jaya Pos

Komitmen Kasatres Narkoba Polres Majalengka AKP Jaya Sofyan memerangi penyalahgunaan pemakaian narkoba di wilayah hukumnya bukan Lips Service semata. Sejak Sofyan menjabat Kasatres Narkoba, berbagai kasus penyalahgunaan narkoba di daerah ini dapat diungkap dan pelakunya berhasil diringkus.

Ironisnya, tindakan tegas Sofyan bukannya membuat ciut nyali para pengedar barang haram ini, bahkan cenderung semakin meningkat.
Medio September tahun ini, Satrekrim Unit Narkoba kembali mengungkap sindikat peredaran ganja di wilayah hukumnya. Tiga pengedar narkoba masing-masing Beni Akbar (25) warga Kampung Palalanggon Rt 01/05 Desa Calincing Kabupaten Cianjur, Asep Suherlan (30) warga Desa Ciparay Kecamatan Lewimunding Majalengka dan Tata Sugiarta (32) warga Blok Puhun Rt 04/01 Desa Bakom  Kecamatan Darma Kuningan berhasil diringkus serta mengamankan barang bukti berupa ganja.

Beni Akbar diringus Jumat (7/9) sekitar pukul 22.00 Wib disaat mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Maja. Sikap teler Beni akibat ganja yang dikomsumsinya mengundang perhatian anggota Satres Narkoba saat melakukan investigasi di daerah ini.

Atas kecurigaan tersebut, etugas mengawasi gerak-geriknya. Beni diringkus saat melakukan transaksi barang haram dan 1 paket besar ganja kering siap edar berhasil disita sebagai barang bukti.

Asep Suherlan ditangkap petugas Senin (10/9) sekitar pukul 20.00 WIB di rumahnya begitu kembali dari Jakarta. Asep sudah lama menjadi TO Satres Narkoba akibat ditengarai sering membawa ganja dari Jakarta guna diedarkan di daerah ini.

Tata yang berprofesi sebagai kuli bangunan di Jakarta ini terkenal licin bagai belut. Begitu usai mengedarkan barang haramnya Tata kembali ke Jakarta. Namun sepandai pandai tupai melompat sekali waktu pasti jatuh demikian pula Tata.

Malam itu petugas menerima informasi Tata baru kembali dari Jakarta. Informasi berharga itu tak disiasiakan. Kasat Narkoba AKP Jaya Sofyan memerintahkan Kanit Narkoba Aiptu Agus Malik SH bersama anggotanya meluncur ke rumah Tata guna menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Tata yang tak menduga kedatangan petugas tak dapat berkutik.

Petugas berhasil mengamankan 1 paket besar ganja kering siap edar dari lemari pakaian. Guna pemeriksaan lebih lanjut, Tata bersama barang bukti digelandang ke Mapolres.  

Sugiarta diamankan petugas di daerah rekrasi Waduk Darma, Kamis (13/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, Tata sering mengedarkan ganja di wilayah hukum Polres Majalengka.

Saat ditangkap, petugas tidak menemukan barang bukti membuat Tata sempat berkelit. Namun hasil test urine positif sebagai penggua narkoba membuatnya tak berkutik dan mengakui perbuatannya. Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja yang disembunyikannya di rumpun pohon bamboo di Blok Cipadung Desa Sindang Jaya Cikijing.


Kasat Narkoba Polres Majalengka AKP Jaya Sofyan ketika ditemui membenarkan penangkapan tersebut. Para tersangka dijerat  UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan acaman pidana penjara maksimal 10 tahun kurungan atau denda maksimal 10 miliar.“Kita tidak mentolelir setiap penyalahgunaan narkoba jenis apapun di daerah ini,” ucapnya.

Jaya mengharapkan peran serta masyarakat membantu tugas kepolisian dalam upaya memberantas peredaran narkoba di daerah ini dengan menyampaikan informasi kepada petugas. “Idenrtitas diri pelapor dijamin kerahasiannya,” ucap Jaya kepada Jaya Pos.Alexander


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59645)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51491)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49331)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14074)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13804)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11848)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres