Jumat, 21 Desember 2018 - 06:25:58 WIB
Terbengkalainya BWP Mengakibatkan DPRD MeradangKategori: Jawa Barat - Dibaca: 108 kali

Baca Juga:Pungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaWalikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di PesanggrahBupati Simalungun DR JR Saragih "Suap" Uspida

Banjar, Jaya Pos

Banjar Water Park (BWP) sudah beberapa waktu ini terbengkalai dan tidak terurus. Sontak saja sejumlah anggota Komisi 3 DPRD Kota Banjar meradang, bahkan Pemkot Banjar dinilai sengaja menelantarkan aset yang sudah menghabiskan anggaran tak sedikit tersebut.

Salah seorang anggota DPRD Kota Banjar, Budi Sutrisno terang-terangan menuding Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar dianggap dengan sengaja menelantarkan BWP hingga pada akhirnya aset perusahaan daerah itu merugi. “Saya menilai, pemkot terkesan sengaja supaya aset-aset daerah merugi seperti halnya BWP,” katanya.

Jika pemerintah itu memperhatikan dan berpikir, harusnya manajemen BWP sendiri dibenahi. Selama itu pemerintah juga harus melakukan evaluasi kenapa kondisi BWP bisa merugi, jarang sampai orang yang nantinya menduduki direktur orang yang tidak profesional dan paham juga dengan bidangnya. “Evaluasi harus dilakukan. Jangan asal orang yang dijadikan direkturnya supaya tidak seperti sekarang ini,” ucap politisi Partai Demokrat itu.

Hal serupa disampaikan Ketua Komisi 2 DPRD Kota Banjar Sudarsono. Menurut dia, sebagai mitra kerja BWP mengatakan, berdasarkan informasi dari bagian aset pemkot ada penyurutan aset yang mencapai 20 persen dari total aset BWP sebelumnya sebesar Rp 26 miliar. Pemerintah juga menurutnya akan memindahkan pengelolaannya ke pihak ketiga. “Informasi ada penyurutan aset 20 persen,” kata Sudarsono.

Lanjut Sudarsono, pembenahan manajemen juga harus dilakukan. Akan tetapi untuk membicarakan hal itu komisi 2 dengan BWP belum dilakukan. Pasalnya menurut dia, untuk direktur BWP sendiri sampai sekarang belum ada. “Komunikasi belum dilakukan karena direkturnya juga belum ada. Bahkan rapat kerja anggaran 2019 kemarin juga tidak hadir,” terangnya.

Lebih lanjut kata Sudarsono, di tahun anggaran 2019 pemerintah kota sudah menganggarkan sebesar Rp 300 juta untuk siswa-siswi sekolah olah raga renang di BWP. “Anggaran tersebut disimpan di Dispora Kota Banjar,” ujarnya.

Ditemui terpisah, salah seorang karyawan BWP, Yanto, warga Sukarame, yang sedang menggantungkan nasibnya sejak tahun 2011, sangat menyayangkan terbengkalainya aset milik Pemkot Banjar itu, padahal jika dikelola dengan baik akan menghasilkan pendapatan kas daerah.

Semenjak kerja disana, Yanto mengakui belum pernah ada bantuan dari pemerintah untuk dana perawatan atau gaji buat dirinya. “Kita juga sudah beberapa kali menghadap Bu Wali, tetapi jawabannya cuma bilang sabar dan sabar saja. Waktu itu ada sih bantuan, tetapi hanya buat bayar listrik, kalau gaji mah ngambil pendapatan hasil tiket,” ungkapnya.

Dirinya berharap ada pihak ketiga yang mau mengelola BWP sehingga selain mengangkat potensi wahana wisata juga tentunya membantu kesejahteraan masyarakat sekitar. “Lebih baik diserahkan ke pihak ketiga saja lah, biar lebih fokus ngurus dan mudah-mudahan bisa lebih baik tak seperti saat ini,” tukasnya.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59215)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51052)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19653)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14389)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13835)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13525)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13446)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8844)
Bedah JayaposSidang Putusan di PN BLB, Hanya Dibacakan Dua Orang HakimKab Bandung, Jaya Pos Sidang pembacaan putusan perkara Curanmor terhadap terdakwa Dicky Rahmad yang ...


Diduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanBermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung Jawab
Laporan KhususIlyas Panji Alam Ajak Warga OI Budayakan Gotong-RoyongIndralaya, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengajak warganya membudayakan gotong-royong (goro), ...


Sanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea Bulan