Jumat, 21 Desember 2018 - 06:39:30 WIB
Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke LapasKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 142 kali

Baca Juga:Pungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaWalikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di PesanggrahBupati Simalungun DR JR Saragih "Suap" Uspida

Maros, Jaya Pos

Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros, menjebloskan mantan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Kopumdag), Syamsir ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Kandeapi, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Perovinsi Sulawesi Selatan, Senin (10/12/2018).

Selain Syamsir, Direktur CV Umrah Utama, Nasir juga diseret ke Lapas. Keduanya merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pasar Panjallingan, Kecamatan Bontoa.

Tersangka langsung dise­ret oleh penyidik, setelah empat jam Kepala Kejari Maros, Noor Ingratubun, merilis pe­netapan tersangkanya. Saat Ingratubun merilis, Syamsir dan Nasir sementara menjalani pemeriksaan pemberkasan selama empat jam, mulai pukul 15.00 WITA.

Nasir selaku rekanan, atau pemenang tender pasar tahun 2017 dinilai bekerjasama dengan Syamsir, untuk meraup keuntungan melimpah dan merugikan negara sebesar Rp 1,6 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Maros, Muh Fahrizal mengatakan, dua tersangka ditahan selama 20 hari kedepan, untuk dilakukan proses penuntutan. “Kami tahan dua tersangka pasar Penjailingang selama 20 hari kedepan. Mereka kita titip di Lapas,” katanya.

Para tersangka diangkut dengan menggunakan kendaraan operasional Kejaksaan. Syamsir mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 300 juta diduga total kerugian negara Rp 1,6 miliar. Namun hal tersebut tidak menghilangkan unsur pidananya. (Ahmad H)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59215)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51052)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19654)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14389)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13835)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13525)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13446)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8844)
Bedah JayaposSidang Putusan di PN BLB, Hanya Dibacakan Dua Orang HakimKab Bandung, Jaya Pos Sidang pembacaan putusan perkara Curanmor terhadap terdakwa Dicky Rahmad yang ...


Diduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanBermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung Jawab
Laporan KhususIlyas Panji Alam Ajak Warga OI Budayakan Gotong-RoyongIndralaya, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengajak warganya membudayakan gotong-royong (goro), ...


Sanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea Bulan