Sabtu, 12 Januari 2019 - 06:22:00 WIB
KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Dinas PUPR Lahat Senilai Rp24 MKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 48 kali

Baca Juga:Guru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaWalikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di Pesanggrah

Massa minta Ketua KPK Agus Raharjo segera meme­riksa mantan Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai dan Kadis PU Perumahan Rakyat Herman Oermar terkait proyek air bersih yang menelan dana Rp 24 milyar yang hingga kini kasusnya mangkrak.

Jakarta, Jaya Pos

Ratusan massa yang mengatasnamakan Nasional Corruption Watch (NCW) Kabupaten Lahat melakukan aksi demo di halaman gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jl Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, kemarin (9/1/2019).

Sekitar 100 orang massa dengan membawa spanduk bertuliskan “Tangkap Koruptor Herman Oemar” terkait. Proyek air bersih Dinas PUPR Kabupaten Lahat senilai Rp 24 milyar tahun 2011-2012 sumber dana APBD Kabupaten Lahat.

Koalisi NCW dan LSM Ratu Adil Indonesia melakukan aksi demo dengan Koordinator Aksi Dodo Arman dan Malik Husaini. Dalam aksinya Dodo meneriakkan agar Ketua KPK Agus Raharjo segera memeriksa mantan Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai dan Kadis PU Perumahan Rakyat Herman Oermar terkait proyek air bersih yang menelan dana Rp 24 milyar yang hingga kini kasusnya mangkrak.

Dodo dalam orasinya di atas mobil didampingi Malik Husaini juga meminta Ketua KPK agar kasus ini segera diproses hukum. Bahkan Dodo mengaku sempat kecewa terhadap Ketua KPK Agus Raharjo karena tidak ada satupun menerima perwakilan dari NCW untuk menyerahkan berkas kasus korupsi yang dibawa oleh Ketua NCW Lahat.

Sementara Ketua LSM Ratu Adil Indonesia Malik Husaini dalam orasinya meneriakan soal kasus Bansos 2013 agar segera ditindaklanjuti, khususnya di Kabupaten Lahat yang hingga kini prosesnya jalan di tempat.

Malik juga meminta kepada lembaga penegak hukum untuk tetap tidak memilah-milah dalam hal penanganan kasus korupsi, seperti yang terjadi di Kabupaten Lahat, yaitu proyek air bersih senilai Rp 24 milyar bersumber dana APBD Tahun 2011/2012 di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kabupaten Lahat.

Aksi demo NCW tersebut mendapatkan pengawalan dari Polda Metro Jaya. Sekitar pukul 14.00 wib berkas satu bendel kasus proyek air bersih senilai Rp 24 milyar tersebut lalu diserahkan oleh Ketua NCW Lahat didampingi Malik Husaini diterima ibu Ita dari Humas KPK.

Di tempat yang sama, Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) yang dikoordinir Suganda Korak, melakukan aksi di gedung KPK, mereka menuntut sekaligus mendukung tindaklanjut dugaan kasus suap mega proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi, menuntut untuk mengusut kasus korupsi di Kementerian PUPR RI. dan KPK juga diminta agar mengusut tuntas korupsi di Kementerian Pemuda dan Olahraga. (David)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58988)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50857)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14147)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13628)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13294)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12582)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8611)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7789)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7717)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6625)
Bedah JayaposSejumlah Bumdes Di Kecamatan Sukaresmi Diduga Tidak JelasPandeglang Jaya Pos Sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)yang ada di Kecamatan Sukaresmi diduga tidak ...


Pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Pertijo Terkesan Asal-AsalanGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasProyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke Lapas
Laporan KhususBupati Resmikan Jembatan Cileuleuy CiambarSukabumi, Jaya Pos Guna mewujudkan optimalisasi infrastruktur yang ada di Kecamatan Ciambar, Bupati Sukabumi ...


Wabup Tutup MTQ XXXV Tingkat Kabupaten, Peureulak Juara UmumBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarUnit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SH