Sabtu, 12 Januari 2019 - 06:35:14 WIB
Guru Banyumas Ikuti Workshop Penyusunan Soal USBN Berbasis HOTSKategori: Pendidikan - Dibaca: 105 kali

Baca Juga:Guru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaWalikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di Pesanggrah

Banyumas, Jaya Pos

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menggelar workshop penyusunan soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD/MI Selasa (8/1) di The Garden Resto Purwokerto. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membekali guru agar lebih berkompeten dalam menyusun soal.

“Selain workshop, para guru juga diseleksi untuk menyusun soal USBN. Sehingga diharapkan akan menghasilkan butir soal yang berkualitas dan berstandar,” kata Ani Widosari selaku ketua panitia.

Ani menjelaskan bahwa USBN akan menggunakan soal yang berbasis HOTS, artinya soal yang tersedia akan memaksimalkan potensi daya olah pikir tinggi dan keterampilan peserta didik secara optimal.

“HOTS merupakan akronim dari High Order Thinking Skill, dimana setiap soal bersifat kontekstual dan tidak mengedepankan soal yang sukar. Soal yang suskes bukan berarti harus sukar dikerjakan, namun sesuai dengan konteks pembelajaran yang dilakukan,” terangnya.

Dikatakan, mulai tahun ini kewenangan soal mutlak ada pada Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota. Sehingga setiap daerah mengatur sendiri kebutuhan soal secara independen, transparan dan kontekstual serta akuntabel. “Seluruh peserta workshop diberi tugas untuk menyusun soal USBN berbasis HOTS. Peserta membuat soal untuk tiga mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan oleh panitia,” jelasnya.

Salah satu peserta workshop, Lutfi Widad, guru asal MI Ma’arif NU 1 Batuanten, Cilongok menyampaikan bahwa perubahan Kurikulum 2013 revisi mengisyaratkan perubahan mendasar dalam penyusunan soal.

“Setiap butir soal harus sesuai dengan perkembangan peserta didik. Hal ini tentu berkonsekuensi pada kontekstualisasi terhadap indikator dan kompetensi dasar pembelajaran,” jelas guru perempuan yang mengampu Kelas VI itu.

Lutfi berharap dengan workshop ini dapat memberikan satu persepsi dalam penyusunan dan hasil butir soal. “Sehingga setiap butir soal tidak menimbulkan kesukaran dan pemahaman yang ganda,” tambah Lutfi.

“Apabila soal HOTS dapat diterapkan, akan mempermudah bagi guru untuk mengambil konteks pembelajaran yang diajarkan dikelas. Peserta didik akan merasa nyaman dalam mengerjakan, sebab soal yang nantinya mereka kerjakan telah dilakukan sebagai pengalaman hasil pembelajaran,” pungkasnya. (Jhon/Nas)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59434)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51308)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (37024)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14784)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14085)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13902)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13659)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13087)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10230)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9081)
Bedah JayaposBangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Melakukan Sidak Pasuruan, Jaya Pos Setelah adanya pemberitaan oleh harian jaya pos terkait ada­nya bangunan ...


LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA Akan Turunkan Tim Investigasi Terkait PompanisasiKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MAPBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM Bersubsidi
Laporan KhususBupati Bantaeng Pantau Proses Terminal Darah PuskesmasBantaeng, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus melakukan inovasi di sektor kesehatan. Salah ...


DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2018DPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoSerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut