Sabtu, 12 Januari 2019 - 06:35:14 WIB
Guru Banyumas Ikuti Workshop Penyusunan Soal USBN Berbasis HOTSKategori: Pendidikan - Dibaca: 67 kali

Baca Juga:Guru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar GanjaWalikota Jaksel dan Jajarannya Tidak Tanggap, PT Codefin Group Jarah Lahan Fasos-Fasum di Pesanggrah

Banyumas, Jaya Pos

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menggelar workshop penyusunan soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD/MI Selasa (8/1) di The Garden Resto Purwokerto. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membekali guru agar lebih berkompeten dalam menyusun soal.

“Selain workshop, para guru juga diseleksi untuk menyusun soal USBN. Sehingga diharapkan akan menghasilkan butir soal yang berkualitas dan berstandar,” kata Ani Widosari selaku ketua panitia.

Ani menjelaskan bahwa USBN akan menggunakan soal yang berbasis HOTS, artinya soal yang tersedia akan memaksimalkan potensi daya olah pikir tinggi dan keterampilan peserta didik secara optimal.

“HOTS merupakan akronim dari High Order Thinking Skill, dimana setiap soal bersifat kontekstual dan tidak mengedepankan soal yang sukar. Soal yang suskes bukan berarti harus sukar dikerjakan, namun sesuai dengan konteks pembelajaran yang dilakukan,” terangnya.

Dikatakan, mulai tahun ini kewenangan soal mutlak ada pada Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota. Sehingga setiap daerah mengatur sendiri kebutuhan soal secara independen, transparan dan kontekstual serta akuntabel. “Seluruh peserta workshop diberi tugas untuk menyusun soal USBN berbasis HOTS. Peserta membuat soal untuk tiga mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan oleh panitia,” jelasnya.

Salah satu peserta workshop, Lutfi Widad, guru asal MI Ma’arif NU 1 Batuanten, Cilongok menyampaikan bahwa perubahan Kurikulum 2013 revisi mengisyaratkan perubahan mendasar dalam penyusunan soal.

“Setiap butir soal harus sesuai dengan perkembangan peserta didik. Hal ini tentu berkonsekuensi pada kontekstualisasi terhadap indikator dan kompetensi dasar pembelajaran,” jelas guru perempuan yang mengampu Kelas VI itu.

Lutfi berharap dengan workshop ini dapat memberikan satu persepsi dalam penyusunan dan hasil butir soal. “Sehingga setiap butir soal tidak menimbulkan kesukaran dan pemahaman yang ganda,” tambah Lutfi.

“Apabila soal HOTS dapat diterapkan, akan mempermudah bagi guru untuk mengambil konteks pembelajaran yang diajarkan dikelas. Peserta didik akan merasa nyaman dalam mengerjakan, sebab soal yang nantinya mereka kerjakan telah dilakukan sebagai pengalaman hasil pembelajaran,” pungkasnya. (Jhon/Nas)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59211)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51048)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19645)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14386)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13825)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13521)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13442)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12821)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8901)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8840)
Bedah JayaposDiduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanSubang, Jaya Pos Aparat penegak hukum diminta segera mengusut hingga tuntas terkait dugaan bancakan dana ...


Bermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin Beringas
Laporan KhususSanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Bintan, Jaya Pos Sanggar Tuah Pusaka kembali menjuarai Festival Tari Tingkat Kabupaten Bintan Tahun 2019. ...


Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko Widodo