Minggu, 23 September 2012 - 10:28:17 WIB
Gelapkan Pupuk, Supir Digiring ke Mapolres DumaKategori: Riau - Dibaca: 450 kali

Baca Juga:Masyarakat Oku Waspadai Gigitan TomcatGuru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres BlitarSatres Narkoba Polres Majalengka, Ringkus Gembong Sindikat Pengedar Ganja

Kota Dumai, Jaya Pos

Jalan Lintas Dumai-Duri-Pekan Baru, Riau, dicurigai banyak sindikat yang menjadikannya sebagai kawasan untuk menampung barang-barang yang diangkut oleh truk jenis gerobak dan tangki, mulai dari CPO, BBM, Pupuk dan lain sebagainya.  Hal ini disebabkan intensitas lalu-lalang kendaraan-kendaraan itu, sehingga ada oknum yang memanfaatkan peluang ilegal tersebut.

Informasi yang dirangkum di Mapolres Dumai pada bulan ini, adanya laporan atas terjadinya penggelapan pupuk jenis MOP/KCL yang dilakukan oleh seorang sopir truk berinisial Sb (38) dan seorang sopir colt diesel DY (27). Dalam laporan Polisi Nomor  LP/282/ IX/ 2012/ RIAU/RES DUMAI, tertanggal 18 September 2012.

Diterangkan bahwa terlapor yang bekerja sebagai supir angkutan PT Alas Cahaya Sejahtera akan mengantarkan pupuk jenis MOP/ KCL sebanyak 425 zak (21.250 kg) milik PT Sasco Indonesia, dengan truk pengangkut BM 9071 ZU. Pupuk tersebut diantarkan ke PT.Steelindo Wahana Perkasa.

Pada saat diperjalanan tepatnya di Jalan Lintas Duri-P Baru, Kecamatan Pinggir Kab Bengkalis, saksi pelapor menjumpai mobil pengangkut pupuk tersebut sedang berhenti dan memindahkan pupuk ke mobil Colt Diesel No Polisi BM 9628 LP. Setelah itu maka saksi bersama teman saksi yang lain langsung mengamankan terlapor dan barang bukti. Selanjutnya terlapor dibawa ke pihak PT Sasco Indonesia serta melaporkan kepada pihak Polres Dumai untuk pengusutan lebih lanjut. Akibat perbuatan tersangka, pemilik barang diperkirakan mengalami kerugian Rp 120 juta.

Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH yang dikonfirmasi melalui Pjs Kasubag Humas AKP Sawaluddin Pane, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan adanya dugaan penggelapan pupuk termasuk pelaku yang diserahkan oleh saksi pelapor.

Namun ia belum dapat memberikan informasi lebih lanjut, sebab pihaknya masih dalam proses penyidikan. “Selain tersangka juga turut diamankan barang bukti antara lain 1 unit truk dengan muatan pupuk sebanyak 20.580 kg, 1 unit colt diesel no polisi 9628 LP dengan muatan pupuk 13 zak, 2 lembar surat pengantar, 2 tiket timbangan dan 4 lembar surat jalan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, bebernya, ketika tersangka diserahkan oleh pelapor ke pihaknya, anggota penjagaan bersama-sama pelapor membawa tersangka ke RS Bhayangkara untuk diambil visum et revertum. Dari hasil pemeriksaan, kondisi tersangka Sb mengalami luka lebam pada bagian kepala belakang, bibir luka robek, lebam pada rusuk kanan serta bengkak pada pipi kanan. Sedangkan tersangka DY mengalami luka pelipis mata serta lebam diatas telinga.

ementara itu, pengusaha ekspedisi lainnya, mengungkapkan bahwa selaku perusahaan jasa ekspedisi sangat resah sebab kemungkinan adanya sindikat penampung pupuk ilegal yang memaksa sopir untuk menggelapkan pupuk yang diangkutnya, terutama di daerah jalan lintas Duri-P Baru. Apalagi, beberapa waktu belakangan, kebanyakan pupuk yang mereka angkut ke lokasi tujuan, banyak mengalami penyusutan bahkan kadar pupuk tersebut sudah bercampur dan tidak original.

“Dari informasi yang kita dapatkan, kita curiga kemungkinan adanya sindikat yang menampung pupuk dari para sopir. Untuk itu kita minta pihak kepolisian dapat bertindak dan mengusut tuntas kebenaran adanya sindikat ilegal itu,” pintanya, namun ia enggan dituliskan namanya. Rön Hs/ BN


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59700)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52465)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13851)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12415)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9331)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik