Minggu, 23 September 2012 - 10:30:48 WIB
Tak Cukup Saksi, Kapolsek Kakap Bebaskan Pencuri DurenKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 445 kali

Baca Juga:Gelapkan Pupuk, Supir Digiring ke Mapolres DumaMasyarakat Oku Waspadai Gigitan TomcatGuru Tua, Penentu Ibukota Sulteng di Palu, Presiden Soekarno Pemberi Nama Bandara MutiaraPungli dan Calo Merajarela di Satpas Polres Blitar

Kubu Raya, Jaya Pos

Warga Jalan Karya Parit Haruna Desa Pal 9 Kec Kakap Kab Kubu Raya berunjukrasa dengan mendatangai kantor Polsek Kakap untuk mempertanyakan kasus penangkapan pencuri buah duren, atau lebih dikenal dengan penjantuk, yang diserahkan warga ke polsek dengan harapan dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun warga mendapatkan informasi, pencuri tersebut diduga telah dibebaskan bersyarat oleh Polsek Sui Kakap tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak pelapor.                            

Karena merasa jengkel dengan keputusan Kapolsek, pihak pelapor beserta masyarakat beramai-ramai mendatangi mapolsek untuk mempertanyakan perihal tersebut.

H Udin Husen, selaku tokoh masyarakat Parit Haruna sangat menyayangkan putusan polsek yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat yang merasa dirugikan oleh pelaku. “Kalaulah kasus-kasus kecil seperti ini tidak direspon secara positif dikhawatirkan akan dapat merusak generasi muda kedepannya, mengingat dengan mudahnya hukum dapat dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atau hanya mementingkan kepentingan pribadi,” ucap H Udin. Ditambahkannya, sebenarnya warga sudah mengeluarkan peraturan sendiri di daerah setempat dimana jika didapati pencuri buah maka akan dinakan hukuman denda sebanyak Rp 500 ribu per buah, dan hal itu sudah disepakati warga dan telah berlangsung sejak lama.

Namun, dengan kasus ini, masyarakat ingin agar pencuri buah mendapatkan efek jera dari kepolisian, makanya diserahkan ke kantor polisi. “Sebab di daerah kami seringkali terjadi pencurian buah-buahan jika musim panen buah dan kadang kala pemilik terancam keselamatannya dari pelaku. Karena itu kami sepakat membuat suatu peraturan agar mendapat dukungan dari semua pihak dan jika para pelaku tidak dapat memenuhinya, kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” sebutnya.

Namun sangat disayangkan, lanjutnya, pelaku yang diserahkan ke kepolisian malah ditangguhkan penahannya dengan alasan tidak cukup bukti.

Pada kesempatan terpisah, AKP Sunaryo, Kapolsek Sui Kakap membenarkan bahwa pelaku yang diduga sebagai pencuri buah telah dibebaskan, dengan alasan tidak memiliki bukti kuat telah melakukan pencurian. “Saksi tidak ada, sehingga kami tidak bisa melakukan penahanan seperti yang diinginkan masyarakat. Jika ada saksi dari masyarakat, maka pelaku akan segera kami proses”, tegasnya.Ismail


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66340)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52715)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18422)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16278)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15540)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14711)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing