Senin, 24 September 2012 - 07:09:59 WIB
Pembangunan Dermaga Pelabuhan Paotere Sarat KongkalikongKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 462 kali

Baca Juga:Oknum Perawat RSUD Gambiran Kediri Diduga Potong Kaki PasienWalikota Dada Kembali Diuji Pembangunan Hotel De 'Java Diduga BermasalahBaru Dibangun Jalan Rusak LagiDirektur Polisi Air Daerah Sumatera Utara Galakkan Polmas di Lautan

Makassar, Jaya Pos

Pembangunan dermaga sebanyak empat buah di kawasan Pelabuhan Paotere Makassar tahun 2012, sepertinya sarat dengan kongkalingkong, serta menjadi proyek siluman pertama yang ditemukan beberapa aktivis LSM pada tahun 2012 ini.

Pasalnya, proyek yang tengah dibangun itu tidak diketahui siapa kontraktor pelaksananya, berapa anggrannya, serta sejak kapan proses lelangnya dilaksanakan, siapa konsultan perencananya, begitu pula siapa konsultan pengawasnya. Semuanya tidak jelas, serta tidak terdapatnya papan proyek dalam lokasi. Patut dicurigai, dan sebaiknya aparat penegak hokum jangan cuma tinggal diam melihat proyek seperti ini.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Investigasi LSM Lembaga Pemantau Penyalahgunaan Anggaran (LSM LAPPAN) Hendra Ceko kepada Jaya Pos, di Kantor Kejati Sulsel. “Kami sedang melakukan investigasi terhadap pembangunan dermaga yang ada di Pelabuhan Paotere tersebut, dan dalam waktu dekat, jika semua kelengkapan bukti-bukti pelanggaran telah terkumpul, maka kami akan melaporkan hal ini ke penegak hukum. Coba anda bayangkan, masa ada proyek yang dibangun di tengah keramaian lalu lintas laut, namun tidak jelas siapa yang mengerjakannya. artinya, poroyek tersebut tidak ada transparansi ke publik, karena pihak pemberi pekerjaan atau yang mengerjakannya secara sengaja menutup diri, sehingga proyek yang saat ini berlangsung dan dalam penyelesaian tersebut semuanya tidak ada penjelasan sama sekali.

Proyek seperti ini sarat dengan kongkalingkong serta merupakan proyek siluman dan bisa dikategorikan jika proyek ini dibangun dengan dana siluman pula. Untuk jelasnya, silakan teman-teman media lihat sendiri,” terang Hendra.

Dari pantauan Jaya Pos di lokasi proyek, tidak terlihat dengan jelas, siapa yang melaksanakan proyek, berapa nilai anggarannya, siapa konsultan perencana dan pengawasannya, serta sejak kapan kontrak dilaksanakan.

Para pekerja yang hendak dikonfirmasi pun sama sekali tidak tahu menahu tentang proyek ini. “Kami hanya bekerja saja,” kata salah seorang tukang yang dimintai komentarnya.

Sementara Kepala Kantor Kawasan Pelabuhan Paotere bernama Johan, berulang kali hendak dikonfirmasi soal proyek ini, tidak berada di tempat. TIM


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49391)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11856)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres