Senin, 24 September 2012 - 07:23:01 WIB
PT AMT Kebal Hukum, Diminta Obyektif dan Selektif Penuhi Janji dan KewajibanKategori: Sumatera Barat - Dibaca: 287 kali

Baca Juga:Direskrimsus Polda Riau Usut Terus Damkar Tempuling Pasar Tradisional Siantan, Belum Diresmikan, 70% Kios RusakKakan Distrik Navigasi Makassar DipolisikanPembangunan Dermaga Pelabuhan Paotere Sarat Kongkalikong

Solsel, Jaya Pos

H Zulkhairi, Anggota DPRD Solok Selatan mempertanyakan legalitas pengusaha kayu balak PT AMT yang hingga kini masih tetap bertahan di wilayah itu.

Hal itu dikemukakan mengingat tidak ada kelayakan dan kewajaran perusahaan itu menancapkan kukunya di wilayah itu, sebab dari hasil pengamatannya di lapangan, AMT beraktifitas sebagai perambah hutan dan itu sangat menyalahi aturan.

Dikatakan demikian sebab poin-poin dalam perjanjian tidak ditepati alias dilanggar, diantaranya tidak adanya reboisasi (penanaman kembali dalam konteks peremajaan), izin amdal tidak bisa dipertanggungjawabkan bahkan sama sekali tidak ada, uang pembayaran reklamasi sebagai jaminan keberadaan suatu investor yang mengelola suatu lahan perkebunan atau hutan yang berdampak negatif sangat dominan, pertama erosi longsor akibat penebangan debet air berkurang. Uang reklemasi diartikan perjanjian sebelum beraktifitas suatu perusahaan yang bisa mengakibatkan rusaknya infrastruktur jalan. Dengan uang reklamasi tersebut, insfrastruktur dibenahi.

Selain itu, selama beraktifitas namanya penebangan/perambahan menggunakan alat-alat mesin berkapasitas besar pasti berdampak negatif dan berujung kematian baik pelaku maupun dengan lingkungan dan sangat tidak terlepas dengan kerugian peladangan di sekitarnya.

Dari sisi kerugian, mata pencaharian masyarakat dari petani dan kebun jelas terganggu bilamana dilakukan perambahan atau penebangan liar. Ini artinya tidak ada pengawasan dari Dinas Kehutanan yang akan memberikan petunjuk agar tidak berdampak negatif terhadap masyarakat petani.

Selain itu, debit air akan berkurang, curah hujan pun terganggu karena ekosistem juga terganggu. Dampaknya, kekeringan berkepanjangan atau kemarau tak terhindari, bahkan hujan yang turun spontanitas akan merepotkan petani, kendati petani masih tetap kekurangan air.

Dikemukan, sudah 30 tahun lebih perusahaan perambah hutan ini beroperasi di Solsel tanpa ada tindakan dari pihak terkait, kendati ditemukan banyak melanggar kesepakatan.  Untuk itu, masyarakat meminta agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas sehingga PT AMT Cs perambah hutan itu hengkang agar warga Solok Selatan mendapatkan ketenangan hidup. End



0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59541)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51404)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42931)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13732)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13185)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10950)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9167)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020