Selasa, 25 September 2012 - 07:09:53 WIB
Kapolda Riau Diminta Usut Pencuri Barang BuktiKategori: Riau - Dibaca: 380 kali

Baca Juga:PT Pertamina Akan Gelar Diklat Bagi Guru NatunaPT AMT Kebal Hukum, Diminta Obyektif dan Selektif Penuhi Janji dan KewajibanDireskrimsus Polda Riau Usut Terus Damkar Tempuling Pasar Tradisional Siantan, Belum Diresmikan, 70% Kios Rusak

Pekanbaru, Jaya Pos

Kapolda Riau Brigjen Pol. Suedi Husen, beserta jajaranya diminta segera mengusut tuntas pelaku pengrusakan dan pencurian barang bukti dalam kasus laka lantas yang terjadi di wilayah Polres Kampar, agar membuat terang kasus itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Elpreth, SH, Ketua Kantor Bantuan Hukum Cahaya Keadilan, kepada Jaya Pos. Menurut Elpreth, hilangnya sebagian barang bukti tersebut saat barang itu berada di dalam pengawasan Polres Kampar. Dimana kasus bini berawal setelah terjadi kecelakaan pada 30 Agustus 2012 antara mobil Avanza BM1896 JL dengan mobil Daihatsu Grand Max BM 1165 FV, di Jalan Umum Pekanbaru - Sumbar Km. 75/76, tepatnya di depan rumah makan “DENSIKO” Desa Merangin, Kecamatan Bangkinang Barat, Kabupaten Kampar.

Lalu mobil Avansa tersebut ditarik ke Pos Polisi Rantau Berangin. Dimana mobil itu sudah rusak pada bagian bemper depan, lampu, badan mobil sebelah kanan tergores/ rusak, kapak-kapak mobil rusak, tetapi box persneling masih utuh (masih ada dalam posisinya).

Kemudian, lanjut Elpreth, kliennya bersama John Kennedy mendatangi Satlantas Polres Kampar menemui Brigadir Jhoni Saputra dan Briptu Joko Susilo untuk mengajukan permohonan pinjam pakai mobil. Tetapi kliennya disuruh menyediakan dana Rp 1 juta. “Usai nego, permohonan pinjam pakai tidak diterima oleh Kasat tanpa diberitahu alasan penolakannya,” kata Elpreth.

Mendengar itu, kliennya bertanya kepada Aiptu Nurzaman tentang permohonan pinjam pakai yang telah diajukan namun ditolak, lalu dijawab, dapat diproses dengan penambahan dana Rp 500 ribu.

“Sehingga keseluruhan uang yang diminta menjadi sebesar Rp 1,5 juta, yang diserahkan kepada Aiptu Nurzaman.Tetapi kemudian uang itu dikembalikan ke klien saya sambil mengatakan bahwa mobil tidak dapat dipinjam pakai tanpa memberikan alasan yang jelas. Sehingga membuat klien saya kecewa dan merasa dipermainkan,” tuturnya.

Pada tanggal 5 September 2012, kliennya menemui Aiptu Nurzaman di Satlantas Polres Kampar minta izin memasang onderdil mobil yang rusak seperti kapak-kapak mobil, juga tak diizinkan. “Anehnya, pada hari yang sama, klien saya mengecek mobil tersebut sudah ada perubahan.

Dimana box persneling tidak ada lagi alias hilang. Lucunya lagi, Aiptu Nurzaman, Brigadir Jhoni Saputra dan Briptu Joko Susilo tida dapat mmberikan jawaban yang patut, bahkan menantang klen saya. Bapak boleh ribut disini tapi jangan ribut di dalam kantor. Begitu ucapan Brigadir Jhoni Saputra. Bahkan box persneling itu, katnya, hilang di tempat kejadian perkara,” paparnya.

Namun berdasarkan fakta-fakta di lapangan, tambahnya, apa yang dikatakan anggota polisi itu sangat bertentangan. Hasil wawancaranya, tidak ada yang membongkar alat-alat mobil di TKP. Mulai dari kejadian sampai mobil ditarik polisi, masyarakat masih ramai di TKP dan mobil tersebut tetap dilakukan penjagaan sampai dengan dilakukan penarikan ke Pos Polisi Rantau Berangin.

Dengan berbagai kejanggalan-kejanggalan itu, pihaknya sudah meaporkan hal itu ke Kapolda Riau dan Propam Polda Riau. “Kita berharap Kapolda beserta jajarannya segera mengungkap dalang atau aktor dibalik kejadian ini.Sebab, kejadian seperti ini sudah sangat memalukan dan mencoreng nama baik institusi kepolisian. Jika hasil pemeriksaan Propam nanti ada oknum polisi yang bermain di sini, maka oknum itu akan diancam dengan pasal 362 dan atau pasal 374 KUHP,” ujarnya. Tam/Tun


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59948)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54327)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51794)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14562)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14370)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14079)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13640)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13590)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9584)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik