Jumat, 08 Februari 2019 - 06:00:21 WIB
Imigrasi Ketapang Amankan 16 TKA Di PT. Sultan Rafli MandiriKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 209 kali

Baca Juga:Kasus Judi Terkatung, Diduga Kajari Simalungun Terima SuapOknum Penyidik Polres Trenggalek Diduga Rekayasa BAPKapolda Riau Diminta Usut Pencuri Barang BuktiPT Pertamina Akan Gelar Diklat Bagi Guru Natuna

Ketapang, Jaya Pos

Imigrasi Kelas III Kabupaten Ketapang, Prov. Kalbar amankan 16 orang Tenaga kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di lokasi tambang emas milik PT. Sultan Rafli Mandiri yang terletak di Dusun Muatan Batu, Desa Naga Kelampai, Kecamatan Tumbang Titi pada Selasa (22/01).

Menurut keterangan Ru­di Adriani, S. Sos selaku Kepala Imigrasi Kelas III Ketapang menjelaskan, tim imigrasi saat melakukan pemeriksaan di perusahaan tersebut mengamankan 16 orang TKA yang bekerja di perusahan karena tidak bisa menunjukan legalitas mereka. Kepala Imigrasi menjelaskan sampai hari ini masih melakukan pemeriksaan jika terbukti bersalah maka ke 8 orang tersebut akan di deportasi i pulang ke negara asal.

Hal ini dikatakan Rudi Adriani, S. Kepada Jaya Pos saat dikonfirmasi pada Rabu (23/01) di ruang kerjanya, “Saat kami melakukan pemeriksaan TKA di PT. Sultan Rafli Mandiri, kami mengamankan 16 orang Tenaga Kerja Asing karena tidak bisa menunjukan dokumen legalitas. Jika terbukti melanggar aturan negara, kami deportasi kembali kesegara asal”. ujarnya

Tidak Pernah Melaporkan TKA

Untuk mengetahui laporan TKA PT. Sultan Rafli Mandiri secara berkala di Dinas Ketenagakerjaan, Jaya Pos lakukan konfirmasi, Agusmadi selaku Kabid Ketenagakerjaan Disnaker Kab. Ketapang pada Kamis (24 /01) di ruang kerja­nya, “Sampai saat ini tidak pernah ada laporan jumlah TKA yang bekerja di PT Sultan Rafli Mandiri,” ujarnya. (Agustinus)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59631)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51483)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48890)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14973)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14241)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14069)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13796)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13293)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11789)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9260)
Bedah JayaposProyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekBangka Belitung, Jaya Pos Proyek pembangunan talud pengaman Pantai Pering Kelapa Kampit Belitung diduga ...


APBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususRaperda Perubahan APBD 2019 DisahkanDepok, Jaya Pos Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, menggelar Rapat Paripurna dalam rangka ...


20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujui