Jumat, 08 Februari 2019 - 06:02:57 WIB
Sekda Akui Pemkab Gumas Kekurangan PegawaiKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 38 kali

Baca Juga:Kasus Judi Terkatung, Diduga Kajari Simalungun Terima SuapOknum Penyidik Polres Trenggalek Diduga Rekayasa BAPKapolda Riau Diminta Usut Pencuri Barang BuktiPT Pertamina Akan Gelar Diklat Bagi Guru Natuna

Kuala Kurun, Jaya Pos

Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), Yansiterson mengakui, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas masih kekurangan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kita sudah berupaya untuk mengisi pegawai (ASN) di kelurahan hingga kecamatan, namun dengan keterbatasan jumlah pegawai yang kita punya, hal itu masih belum dapat terpenuhi dengan maksimal,” kata, Yansiterson, Senin (28/1/19).

Sehingga akibat kekurangan tersebut, menurutnya masih ada kecamatan dan kelurahan yang strukturnya belum terisi. “Masih ada kok kecamatan yang strukturnya belum terisi, apalagi kelurahan, ini karena kita masih kekurangan,” tambahnya.

Mantan Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Gumas ini mengatakan, seandainya formasi pegawai bisa ditentukan oleh Pemkab Gumas dan tidak ditentukan oleh pemerintah pusat, kekurangan pegawai di kelurahan dan kecamatan di Gumas bisa diatasi. “Selama kita tergantung dengan pemerintah pusat, dengan formasi yang terbatas, dengan jenis jabatan yang ditentukan pemerintah pusat, kita tetap akan kesulitan memenuhi kekurangan pegawai yang ada di kelurahan dan kecamatan,” jelas pejabat yang cukup berpengaruh ini.

Terkait kekurangan pegawai di Kelurahan Tumbang Marikoi, Kecamatan Damang Batu, Yansiterson mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat (kalau dizinkan oleh Kementrian Dalam Negeri) akan melakukan pelantikan, sebab ada beberapa seksi di kelurahan tersebut yang akan terisi.

“Mudah-mudahan nanti ada sebagian pegawai yang bisa kita drop dari sini atau dari kecamatan untuk ditempatkan di Kelurahan Tumbang Marikoi,” ujarnya.

Menurutnya, pemerataan pegawai itu memang perlu, dan pihaknya juga menyadari kalau di Kabupaten Gunung Mas ada pejabat eselon empat yang tidak ada stafnya, kecuali hanya Pegawai Tidak Tetap (PTT). “Ini juga jadi perhatian kita, tapi kembali ke persoalan, kita memang masih kekurangan pegawai,” tuturnya.

Sebelumnya, Uhing, Lu­­rah Tumbang Marikoi Ke­camatan Damang Batu mengeluhkan kelurahan yang dipimpinnya minim pegawai, baik PNS (Pegawai Negeri Sipil) maupun PTT (Pegawai Tidak Tetap). “Kami butuh penambahan PNS dan PTT untuk ditugaskan di Kelurahan Tumbang Marikoi. Yang ada sekarang, PNS hanya ada dua dan PTT empat orang,” sebutnya.

Apalagi Kelurahan Tumbang Marikoi, menurut Uhing mendapat tambahan DAU (Dana Alokasi Umum) sebesar Rp 370.138.000.00. “Oleh karenanya, kami butuh penambahan (PNS dan PTT) untuk pejabat penatausahaan keuangan, bendahara pembantu dan pembantu pejabat penatausahaan keuangan untuk pelaksanaan kegiatan dari dana itu (DAU tambahan),” tutur Uhing. (Kominfosp/Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59089)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50947)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14252)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13815)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13718)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13399)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13352)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12701)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8738)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8257)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani