Jumat, 08 Februari 2019 - 06:02:57 WIB
Sekda Akui Pemkab Gumas Kekurangan PegawaiKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 132 kali

Baca Juga:Kasus Judi Terkatung, Diduga Kajari Simalungun Terima SuapOknum Penyidik Polres Trenggalek Diduga Rekayasa BAPKapolda Riau Diminta Usut Pencuri Barang BuktiPT Pertamina Akan Gelar Diklat Bagi Guru Natuna

Kuala Kurun, Jaya Pos

Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), Yansiterson mengakui, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas masih kekurangan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kita sudah berupaya untuk mengisi pegawai (ASN) di kelurahan hingga kecamatan, namun dengan keterbatasan jumlah pegawai yang kita punya, hal itu masih belum dapat terpenuhi dengan maksimal,” kata, Yansiterson, Senin (28/1/19).

Sehingga akibat kekurangan tersebut, menurutnya masih ada kecamatan dan kelurahan yang strukturnya belum terisi. “Masih ada kok kecamatan yang strukturnya belum terisi, apalagi kelurahan, ini karena kita masih kekurangan,” tambahnya.

Mantan Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Gumas ini mengatakan, seandainya formasi pegawai bisa ditentukan oleh Pemkab Gumas dan tidak ditentukan oleh pemerintah pusat, kekurangan pegawai di kelurahan dan kecamatan di Gumas bisa diatasi. “Selama kita tergantung dengan pemerintah pusat, dengan formasi yang terbatas, dengan jenis jabatan yang ditentukan pemerintah pusat, kita tetap akan kesulitan memenuhi kekurangan pegawai yang ada di kelurahan dan kecamatan,” jelas pejabat yang cukup berpengaruh ini.

Terkait kekurangan pegawai di Kelurahan Tumbang Marikoi, Kecamatan Damang Batu, Yansiterson mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat (kalau dizinkan oleh Kementrian Dalam Negeri) akan melakukan pelantikan, sebab ada beberapa seksi di kelurahan tersebut yang akan terisi.

“Mudah-mudahan nanti ada sebagian pegawai yang bisa kita drop dari sini atau dari kecamatan untuk ditempatkan di Kelurahan Tumbang Marikoi,” ujarnya.

Menurutnya, pemerataan pegawai itu memang perlu, dan pihaknya juga menyadari kalau di Kabupaten Gunung Mas ada pejabat eselon empat yang tidak ada stafnya, kecuali hanya Pegawai Tidak Tetap (PTT). “Ini juga jadi perhatian kita, tapi kembali ke persoalan, kita memang masih kekurangan pegawai,” tuturnya.

Sebelumnya, Uhing, Lu­­rah Tumbang Marikoi Ke­camatan Damang Batu mengeluhkan kelurahan yang dipimpinnya minim pegawai, baik PNS (Pegawai Negeri Sipil) maupun PTT (Pegawai Tidak Tetap). “Kami butuh penambahan PNS dan PTT untuk ditugaskan di Kelurahan Tumbang Marikoi. Yang ada sekarang, PNS hanya ada dua dan PTT empat orang,” sebutnya.

Apalagi Kelurahan Tumbang Marikoi, menurut Uhing mendapat tambahan DAU (Dana Alokasi Umum) sebesar Rp 370.138.000.00. “Oleh karenanya, kami butuh penambahan (PNS dan PTT) untuk pejabat penatausahaan keuangan, bendahara pembantu dan pembantu pejabat penatausahaan keuangan untuk pelaksanaan kegiatan dari dana itu (DAU tambahan),” tutur Uhing. (Kominfosp/Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59631)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51483)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48886)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14973)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14241)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14069)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13796)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13293)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11789)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9260)
Bedah JayaposProyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekBangka Belitung, Jaya Pos Proyek pembangunan talud pengaman Pantai Pering Kelapa Kampit Belitung diduga ...


APBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususRaperda Perubahan APBD 2019 DisahkanDepok, Jaya Pos Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, menggelar Rapat Paripurna dalam rangka ...


20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujui