Rabu, 26 September 2012 - 12:22:22 WIB
Oknum Adpel Samsat Bojonegoro Diduga Legalkan Pungli dan PercaloanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 575 kali

Baca Juga:Pembangunan Puskesmas Galsel Ditolak Warga, Kades Bontokasi Angkat BicaraJalur Pariwisata Tanjungbalai Port Klang Kian DiminatiKasus Judi Terkatung, Diduga Kajari Simalungun Terima SuapOknum Penyidik Polres Trenggalek Diduga Rekayasa BAP

Bojonegoro, Jaya Pos

Praktek terselubung calo, joki, dan pungli belakangan ini masih marak terjadi di pelayanan Samsat Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Disinyalir kuat, ini masih melibatkan oknum pegawai dinas pendapatan yang diduga mendapat mandat dari oknum kepala administrator pelayanan (Adpel) yang baru menjabat satu bulan ini, Darsono, SH.

Beberapa warga Bojonegoro dan sekitarnya, selama ini tidak menyadari praktek calo, pungli yang dilakukan oknum, namun beberapa kalangan juga menyayangkan akan hal tersebut. Beberapa warga Bojonegoro yang diwawancarai tim investigasi Jaya Pos, yang sedang mengantri di pelayanan Samsat Bojonegoro. “Jujur, kami sangat risih dengan beberapa calo atau biro jasa di sekitar areal dalam Samsat mas. Masak, begitu kami turun dari kendaraan langsung dihadang dan ditawari beberapa kelebihan dibanding harus antri di dalam. Rata-rata mereka menjanjikan bisa memperpanjang surat tanpa bawa BPKB, KTP, dan harga bisa nego. Masak harga di calo dan biro jasa legal, kayak harga sembako saja bisa ditawar,” kata T, warga Kapas Bojonegoro dengan nada kesal.

Sementara beberapa spanduk terpampang dengan jelas di depan kantor bersama Samsat Bojonegoro oleh Polres Bojonegoro, yang intinya menyebut “pelayanan dengan hindari calo, dan mengutamakan pelayanan”. Namun, itu tidak membuat jera para oknum maupun calo.

Beberapa calo, joki, biro jasa nakal yang melakukan operasi di sekitar Samsat Bojonegoro bercerita kepada Jaya Pos. “Ya, kami hanya memberikan jasa kepada warga daripada harus antri di loket dalam. Memang kami bisa melakukan perpanjangan pajak kendaraan tanpa harus pakai KTP, BPKB dengan syarat ada uang lebih. Kami biasanya menarik ongkos antara Rp 50-100 ribu, jika tidak ada KTP atau BPKB,” kata D, salah satu calo Samsat Bojonegoro.

Dirinya juga mengaku berani memberikan garansi 10 menit, surat pajak tahunan langsung jadi, karena ada kedekatan dengan oknum Ka Adpel Samsat Bojonegoro. “KA Adpel yang ini mas agak ada hubungan sanak famili dengan saya.

Jadi, kami sangat mudah bekerja sebagai calo disini,” imbuhnya dengan nada angkuh.
Disinyalir, praktek nakal para joki, calo ini juga melibatkan oknum dinas pendapatan daerah, dan terjadi semenjak dijabat Darsono,SH, dengan dugaan bagi hasil antara orang dalam dinas pendapatan dengan para calo di samsat sendiri.

“Yang jelas, kita juga setor sebagian uang kerja kita kepada oknum dinas pendapatan. Sebagian buat kita sendiri mas,” tutur DK, salah satu calo di Samsat Bojonegoro ini. Saat hal ini dikonfirmasi kepada KA Adpel Darsono, SH, malah akan memberikan uang ke wartawan harian Jaya Pos, namun ditolak. ady


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59438)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51314)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (37286)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14789)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14089)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13906)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13663)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13095)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10264)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9088)
Bedah JayaposMantan Plt Camat Kapuas Murung Divonis 4 Tahun Penjara, Denda 200 JutaPalangka Raya, Jaya Pos Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Ti­pikor) Palangka Raya ...


Pelebaran Jalan Lingkar Samosir Kurang ProfesionalBangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Melakukan Sidak LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA Akan Turunkan Tim Investigasi Terkait PompanisasiKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MAPBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan Listrik
Laporan KhususKorem 071/Wk Halal Bihalal Pererat Silaturahmi dan KebersamaanBanyumas, Jaya Pos Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana SSos MM MHan didampingi Ketua Persit Kartika ...


Sonny Budaya Putra Jabat Sekda Padang PanjangBupati Bantaeng Pantau Proses Terminal Darah PuskesmasDPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2018DPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoSerahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang Dihotmix