Minggu, 10 Februari 2019 - 07:04:45 WIB
Akses Jalan Provinsi Humbahas-Tapteng Nyaris PutusKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 62 kali

Baca Juga:Pembangunan Puskesmas Galsel Ditolak Warga, Kades Bontokasi Angkat BicaraJalur Pariwisata Tanjungbalai Port Klang Kian DiminatiKasus Judi Terkatung, Diduga Kajari Simalungun Terima SuapOknum Penyidik Polres Trenggalek Diduga Rekayasa BAP

Jaya Pos, Humbahas

Jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dengan Tapanuli Tengah (Tapteng) nyaris putus akibat tergerus air dan longsor tepatnya di Dusun Aek Godang, Desa Arban, Kecamatan Onan Ganjang.

Akibat daripada lambannya penanganan dari Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam mengantisipasi perbaikan serta kerusakan jalan lintas provinsi tersebut sehingga menjadi perbincangan masyarakat sekitar serta pengguna kendaraan yang melintas saat itu.

Dari pantauan Jaya Pos di lapangan, Rabu (6/2), kondisi badan jalan hampir 3/4 terlihat sudah longsor akibat hujan yang terus-menerus menggerogoti ruas jalan hingga tak sanggup menahan luapan air. Sehingga membuat kerusakan jalan semakin parah hingga mencapai panjang 50 meter dan menyisakan lebar jalan kurang dari 2,5 meter.

Tak hanya itu, selain mengganggu sistem transportasi serta perekonomian warga untuk memasarkan hasil pertanian/barang dagangan, tidak adanya dek penahan jalan disekitar lokasi membuat pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas harus ekstra hati-hati demi menjaga keselamatan. Karena dihadapkan dengan jurang yang memiliki kedalaman 100 meter lebih disisi kiri dan kanan jalan.

Menurut kesaksian dari masyarakat setempat, Manampin Siringo-Ringo (50), kerusakan jalan hampir 3 tahun dan sangat meresahkan para pengguna jalan. Selama 3 tahun, walaupun ada perbaikan, setiap musim penghujan jalan tersebut tetap mengalami kerusakan, mungkin perbaikannya dibuat asal jadi. Padahal jalur ini satu-satunya akses ke Doloksanggul dari Kecamatan Pakkat, begitu juga sebaliknya dari arah Barus (Tapteng).

“Memang udah berapa kali diperbaiki mulai 3 tahun lalu namun tetap saja longsor, bahkan kondisi terparah 2 bulan terakhir. Ini sangat memprihatinkan sekaligus khawatir sewaktu-waktu bisa putus total jika tidak segera diperbaiki,” ujarnya.

Ditambahkannya, penanganan badan jalan yang longsor hanya dilakukan penyisipan saja, “Setiap hari kondisi jalan semakin sempit, sekarang hanya pas-pasan untuk ukuran satu mobil. masyarakat berharap provinsi segera turun menangani secara serius, jangan seperti kemarin baru diperbaiki, belum apa-apa sudah rusak kembali. Se­perti asal kerja saja, janganlah sampai jatuh korban dulu baru diperhatikan. Bila perlu, kita mohonkan diganti saja dengan jembatan supaya tidak seperti ini terus kondisinya,” sebut Manampin dengan nada kesal. (B. Nababan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59089)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50947)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14252)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13816)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13718)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13399)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13353)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12701)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8738)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8257)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani