Senin, 11 Februari 2019 - 06:53:42 WIB
Imigrasi Kelas III Ketapang Deportasi 10 TKA Ilegal PT. Sultan Rafli MandiriKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 41 kali

Baca Juga:Oknum Adpel Samsat Bojonegoro Diduga Legalkan Pungli dan PercaloanPembangunan Puskesmas Galsel Ditolak Warga, Kades Bontokasi Angkat BicaraJalur Pariwisata Tanjungbalai Port Klang Kian DiminatiKasus Judi Terkatung, Diduga Kajari Simalungun Terima Suap

Ketapang, Jaya Pos

Imigrasi Kelas III Kabupaten Ke­tapang, Provinsi Kalimantan Barat deportasi 10 Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal yang bekerja di lokasi tambang emas PT. Sultan Rafli Mandiri.

Bertempat di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang pada 31/01, pukul 12.00 WIBb petugas imigrasi yang terdiri dari Dhani Saputra, Ahmad Afif Azhari, Muhammad Arbain, Fahri Reza, dan Muhammad Abdul Mugni bersama 10 (sepuluh) Warga Negara Asing (WNA) yang bernama Lu Qi, Zhu Shanyou, Li Wei, Chen Jinke, Yang Yanlun, Yang Fengping, Yang Zhiping, Liang Juliang, Qin Shuyuan, Tang Chengshou berangkat menuju Bandara Rahadi Oesman Kab. Ketapang.

Keberangkatan petugas beserta 10 (sepuluh) WNA diawali dengan penerbangan menggunakan Maskapai Wings Air IW1347 pada pukul 13.20 WIB s.d pukul 14.15 WIB dengan tujuan Pontianak.

Sesampainya di Bandara Internasional Supadio Pontianak petugas melakukan proses administrasi pendeportasian 10 (sepuluh) orang WNA berupa, check in di konter Maskapai Air Asia, peneraan cap keberarangkatan pada paspor dan boarding pass 10 (sepuluh) WNA oleh Pejabat Imigrasi Bandara Internasional Supadio Pontianak dan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Deteni oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang kepada petugas Kantor Imigrasi Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Pada pukul 17.10 WIB setelah melaksanakan proses administrasi pendeportasian terhadap 10 (sepuluh) WNA pada Kantor Imigrasi Bandara Internasional Supadio Pontianak, petugas mengawal 10 (sepuluh) WNA tersebut menuju ke ruang tunggu. Pada pukul 19.15 WIB, 10 (sepuluh) WNA melakukan boarding tujuan Shenzen dan Guanzhou China dengan Maskapai Air Asia AK 479 transit Kuala Lumpur.

Hal ini d ungkapkan oleh Rudi Adriani, S. Sos selaku Kepala Imigrasi Kelas III Ketapang via telpon pada Kamis (07/02). Lanjut Rudi Ardiani, S.Sos total WNA yang ditahan di PT Sultan Rafli Mandiri beberapa waktu lalu ada 16 orang, dimana 6 orang bisa menunjukan visa saat pemeriksaan lanjutan, sedangkan 10 orang lainya dideportasi kembali ke negara asal karena tidak bisa menunjukan visa saat pemeriksaan. (Agustinus)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59089)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50946)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14252)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13814)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13718)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13398)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13352)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12701)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8737)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8257)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani