Selasa, 12 Februari 2019 - 06:26:27 WIB
Mantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 190 kali

Baca Juga:Oknum Adpel Samsat Bojonegoro Diduga Legalkan Pungli dan PercaloanPembangunan Puskesmas Galsel Ditolak Warga, Kades Bontokasi Angkat BicaraJalur Pariwisata Tanjungbalai Port Klang Kian DiminatiKasus Judi Terkatung, Diduga Kajari Simalungun Terima Suap

Lahat, Jaya Pos

Arifudin terus berjuang untuk mencari keadilan, sebagaimana dia dilaporkan oleh bos PT Bumi Gema Gempinta, Widarto ke Polda Sumsel hingga berujung masuk bui dan kini kembali melaporkan balik Widarto, bos PT Bumi Gema Gempita ke Mabes Polri.

Menurut pengakuan Arifudin, Surat Izin Usaha Pertambangan Operasi Batubara milik PT Budi Gema Gempita (PT BGG) yang ditandatangani oleh Bupati Lahat H Saifuddin Aswari Rivai itu fiktif, (7/2).

Dalam wawancaranya, pernyataan tersebut dibongkar oleh Arifudin yang selama ini telah dituduh, lalu dijebloskan ke penjara selama 3 tahun oleh majelis hakim atas tuduhan penipuan dan penggelapan surat tanah milik PT BGG.

Padahal menurutnya, surat tanah tersebut dibuat fiktif oleh mantan Camat Merapi Timur atas nama Akhmad Hadiyah pada tahun 2011 dan mantan Kades Muara Lawai Sopian Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

Apalagi, kata dia, produksi tambang batubara yang menggunakan surat tanah milik PT BGG itu, telah fiktif sejak tahun 2011 sampai saat ini.

Dengan cara mengintimidasi masyarakat, kemudian surat fiktif (surat hak atas tanah itu) tersebut diperbaharui pada tahun 2014 oleh oknum mantan Camat Merapi Timur, Daniel Riswanto dan mantan Kades Muara Lawai, Sopyan.

“Bukti surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah fiktif yang dibuat pada tahun 2011 oleh mantan Camat M erapi Timur Kabupaten Lahat telah menyebabkan saya terpenjara atas laporan Tim Legal PT BGG, Budi Sukoco SP yang menyebut saya telah menggelapkan surat milik PT BGG,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, mantan Camat Merapi Timur Danil Riswanto SH adalah pelaku pembuat surat-surat tanah fiktif (palsu) untuk kepentingan perusahaan PT Budi Gema Gempita sendiri.

Bahkan, dia mengklaim banyak masyarakat di wilayah Muara Lawai merasa resah atas perbuatan Daniel Riswanto tersebut.

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa mantan Camat Merapi Timur Ahmad Hadiyah juga pelaku pembuat surat pernyataan pelepasan hak atas tanah itu, membuat surat pernyataan fiktip sebanyak 260 berkas atas nama Widarto, Direktur PT BGG sebagai pembeli dari masyarakat Desa Muara Lawai. Padahal yang membeli tanah kepada masyarakat adalah Arifudin.

“Lebih dari 50 orang warga masyarakat telah membuat surat peryataan bahwa “masyarakat Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat tidak pernah menjual tanah kepada pembeli atas nama Widarto (PT BGG), apalagi menerima uang atas penjualan tanah tersebut.”

“Tambang batubara di wiliyah Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur memiliki 260 berkas, dalam 1 berkas lahan tanah seluas 1,5 hektar. Untuk lahan tanah seluas lebih kurang 400 hektar di tahun 2014. Perbuatan camat tersebut jelas telah meresahkan warga masyarakat Desa Muara Lawai,” tegas Arifudin kepada wartawan.

Dia juga memperlihatkan kwitansi yang dipalsukan datanya oleh oknum PT Budi Gema Gempita sekaligus menjadi alat bukti yang kuat di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim, dan menjadikan dirinya sebagai terpidana penggelapan dan penipuan hak atas sertifikat tanah.
Meski tak menyangka dia menyandang gelar status terpidana dan ironi terhadap penegakan hukum dikabupaten muara Enim, namun dia tetap optimis kasus ini akan segera terungkap dan keadilan tetap ditegakkan.

“Apakah rahasia Ilahi, petunjuk dari Allah Swt. Insya Allah akan segera terungkap walaupun ditutupi dan disembunyikan keadilan dan kebenaran pasti akan menang,” tutupnya optimis.

Arifudin akan terus berjuang mencari keadilan, meskipun harus berurusan dengan pemimpin tertinggi sekalipun. “Saya tidak bersalah, saya akan terus mencari keadilan. Dan saya berharap bila perlu dapat dipertemukan kepada pimpinan tertinggi kepolisian bapak Kapolri Tito Karnavian, bahkan sampai ke presiden pun saya siap untuk menegakkan keadilan ini,” ujar Arifudin.(Jamrul)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59567)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51426)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (44031)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14911)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14186)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14014)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13754)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13213)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11114)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9192)
Bedah JayaposPengelolaan Dana Pokir Desa Bojongkeding Diduga Sarat KKNSubang, Jaya Pos Kultur perilaku korup birokrasi di negeri ini kian hari semakin kompleks dan parah. Korupsi ...


Kantor Terbengkalai Rapat Malah Digelar di Rumah KadesAnggaran Pembelian Kendaraan Roda 4 Diduga Mark Up, Kades Ciawi Berdalih Sisa Lebihnnya DisilpakanGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaKetua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan Amburadul
Laporan KhususZAF International Semakin Diminati MasyarakatDepok, Jaya Pos ZAF International merupakan lembaga pendidikan yang berkomitmen dengan pengembangan Sumber ...


Pembangunan Tanggul Banjir Blok Pulo Direspon Positif MasyarakatApri Terima Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Wapres JKBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019